Pentingnya Rasa Ikhlas

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi (Pixabay) Muhammadiyah Jombang

Foto ilustrasi (Pixabay) Muhammadiyah Jombang

Oleh Ubaidillah Ichsan

“A sincere person is never disappointed with the good deeds he has done because he believes Allah is All-seeing and will reward him fairly.”
“(Orang yang ikhlas tidak pernah kecewa dengan amal baik yang telah dia lakukan karena yakin Allah Maha melihat dan akan membalasnya dengan adil)”

Ikhlas merupakan satu-satunya jalan menuju surga. Tanpa keikhlasan suatu amal tidak akan diterima, dan tanpanya juga seorang hamba akan terjerumus ke dalam neraka.

Baca Juga:  Masjid KH Ahmad Dahlan, Masjid Baru Namun Padat Dengan Kegiatan Yang Inspiratif

Berusahalah untuk mengingat hal ini, ketika perasaaan tidak ikhlas itu kembali hadir.

Ikhlas adalah niat murni dalam melakukan sesuatu semata-mata karena Allah SWT, tanpa mengharapkan imbalan duniawi. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya,

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ

Artinya:
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (Qs. Al-Bayinah:5)

Baca Juga:  Bagian 3: Kompetensi Guru dan Kunci Sukses Deep Thinking serta Deep Learning

Yang dimaksud dengan agama yang lurus pada ayat di atas adalah terjauhkannya amal ibadah dari perkara-perkara syirik dan menuju kepada tauhid.

Maka disinilah pentingnya ikhlas dalam seluruh amal ibadah karena pengaruh ikhlas terhadap amalan itu sangatlah besar, amal yang kecil dan sedikit jika dilakukan dengan ikhlas dapat memperoleh pahala yang besar.

Maka oleh sebab itu keikhlasan merupakan faktor utama dan mendasar yang menjadi syarat diterimanya amal seseorang.
Ikhlas disini adalah rahasia antara manusia dengan Allâh Swt. Posisi keikhlasan terletak di hati, maka sangat mungkin seseorang mengaku ikhlas di mulut, namun hatinya berkata lain.

Baca Juga:  Abdul Azis Resmi Dilantik Menjadi Ketua PR IPM MEC Mojoagung Menggantikan Salman Al-Farizi

Oleh karena itu, hanya dirinya sendiri dan Allâh Swt semata yang mengetahui apakah ia telah benar-benar ikhlas atau tidak.

Marilah kita berdoa kepada Allâh Swt semoga kita semua termasuk di antara mereka yang mampu beramal dengan ikhlas.

Semoga bermanfaat.

Editor : Sultan Achmad

Berita Terkait

5 Hari Menuju Ramadhan 1447 H: Jangan Pilih Yang Buruk Saat Berinfaq
Manajemen Transformasi Pendidikan: Hari 6 – Menghantam Rintangan dengan Semangat Jihad Ilmu
Bikin Sekolah, Madrasah, Pesantren Cetar dengan Strategi Anti-Mager!
Ngegas Produktivitas Biar Sekolah, Madrasah, Pesantren Gak Cuma Tempat Selfie!
Menabur Benih Inovasi untuk Masa Depan yang Bercahaya
Menjaga Keberlanjutan Strategi Pendidikan untuk Masa Depan yang Gemilang
Investasi Sehat: Aset Berharga Untuk Masa Depan Gemilang
Bangun Kolaborasi Biar Strategi Gacor di Sekolah/Madrasah/Pesantren!
Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PDM Jombang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:11 WIB

5 Hari Menuju Ramadhan 1447 H: Jangan Pilih Yang Buruk Saat Berinfaq

Selasa, 29 Juli 2025 - 05:00 WIB

Manajemen Transformasi Pendidikan: Hari 6 – Menghantam Rintangan dengan Semangat Jihad Ilmu

Senin, 28 Juli 2025 - 05:00 WIB

Bikin Sekolah, Madrasah, Pesantren Cetar dengan Strategi Anti-Mager!

Minggu, 27 Juli 2025 - 05:00 WIB

Ngegas Produktivitas Biar Sekolah, Madrasah, Pesantren Gak Cuma Tempat Selfie!

Sabtu, 26 Juli 2025 - 05:00 WIB

Menabur Benih Inovasi untuk Masa Depan yang Bercahaya

Berita Terbaru