Muhammadiyahjombang.com – Pengajian Umum Sabtu Pagi (PUSPA) Muhammadiyah Jombang terus menunjukkan geliat positif. Tidak hanya menjadi ruang untuk menambah wawasan keislaman, PUSPA kini semakin semarak dengan berbagai kegiatan yang memadukan dakwah, kepedulian sosial, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Hal tersebut mendapat apresiasi dari Ustaz Rifky Ja’far Thalib saat mengisi tausiyah dalam kegiatan PUSPA Muhammadiyah Jombang, Sabtu (8/8/26).
Di hadapan jamaah, Ustaz Rifky mengaku bangga melihat perkembangan PUSPA yang tidak hanya menghadirkan pengajian, tetapi juga diiringi berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, semangat dakwah akan semakin terasa ketika diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.
Berbagai kegiatan sosial yang turut mewarnai PUSPA Muhammadiyah Jombang di antaranya tebar telur gratis, bagi sayur gratis, pengobatan gratis, hingga sunat gratis.
“Bangga melihat PUSPA Muhammadiyah Jombang semakin semarak. Bukan hanya pengajiannya, tetapi juga ada kegiatan sosial yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Ustaz Rifky.

Selain kegiatan sosial, PUSPA juga semakin meriah dengan hadirnya bazar UMKM. Sejumlah warga memanfaatkan arena PUSPA untuk memperkenalkan sekaligus menjual berbagai produk usaha mereka.
Warga tampak antusias membuka lapak dan berlomba-lomba menghadirkan produk terbaiknya kepada para jamaah yang datang mengikuti PUSPA.
Menariknya, aneka produk yang dijajakan tersebut mendapat sambutan positif dari jamaah. Dagangan para pelaku UMKM laris manis, sehingga bazar tidak hanya menjadi pelengkap kegiatan PUSPA, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk menggerakkan roda perekonomian.
Suasana arena PUSPA pun semakin hidup. Sebelum dan sesudah mengikuti pengajian, jamaah tidak langsung pulang. Mereka berkeliling melihat berbagai produk UMKM, berbelanja, sekaligus berinteraksi dengan para pelaku usaha.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa PUSPA telah berkembang menjadi ruang pertemuan yang tidak hanya memperkuat ukhuwah dan spiritualitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Ustaz Rifky menilai, kegiatan semacam itu merupakan bentuk dakwah yang lebih luas. Dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah dari atas mimbar, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial, pemberdayaan, dan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat.
Menurutnya, ketika sebuah kegiatan keagamaan mampu menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi, maka keberadaannya akan semakin dirasakan oleh masyarakat.
“Dakwah jangan hanya membuat orang tahu, tetapi juga harus membuat orang merasakan manfaat. Ketika dakwah hadir bersama kepedulian dan pemberdayaan, masyarakat akan merasakan bahwa Islam benar-benar membawa rahmat,” pesannya.
Dr. Abdul Malik, MP, IPU, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang menjelaskan, PUSPA rutin digelar satu bulan sekali pada hari Sabtu kedua.
Mulai bulan ini, kegiatan sosial PUSPA ditambah dengan layanan sunat gratis.
Layanan tersebut terbuka untuk umum.
“Sunat gratis ini disediakan untuk masyarakat tanpa terkecuali, tidak harus warga Muhammadiyah. simpatisan atau warga non Muhammadiyah juga boleh memanfaatkan layanan tersebut”, jelas Abdul Malik.
Istimewanya yang membuat peserta merasa senang, selain gratis, peserta sunat juga diberi hadiah langsung berupa busana muslim dan uang saku.

Semarak PUSPA Muhammadiyah Jombang dengan berbagai kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan wajah dakwah yang inklusif dan membumi. Pengajian menjadi ruang untuk menguatkan ilmu dan iman, kegiatan sosial menjadi wujud kepedulian, sementara bazar UMKM menjadi sarana pemberdayaan ekonomi warga.
Dengan perpaduan tersebut, PUSPA diharapkan terus berkembang menjadi agenda yang tidak hanya dinantikan warga Muhammadiyah, tetapi juga memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Jombang.***
Penulis : Purnomo
Editor : Sultan Achmad













Komentar