MuhammadiyahJombang.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang mulai membangun gerakan wirausaha berbasis peternakan ayam petelur skala keluarga sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Program tersebut diawali dengan menggelar Training of Trainer (ToT) Manajemen Bisnis Ayam Petelur Skala Keluarga yang diikuti calon peternak dari berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Jombang, Sabtu (18/7/2026).
Pelatihan yang berlangsung di Aula KH Muchit Djaelani itu menghadirkan Dr. Ir. Abdul Malik, M.P., IPU., dosen Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang sekaligus praktisi peternakan ayam petelur.
Dalam paparannya, Abdul Malik menegaskan bahwa membangun usaha peternakan tidak selalu membutuhkan modal besar. Menurutnya, faktor utama yang menentukan keberhasilan justru terletak pada niat, konsistensi, fokus, dan kemauan untuk terus belajar.
Ia menjelaskan, usaha ayam petelur skala rumah tangga dapat dimulai dengan modal sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta. Dengan modal tersebut, seseorang sudah dapat memiliki kandang baterai dan sekitar 27 ekor ayam petelur yang siap berproduksi.
“Yang paling penting bukan seberapa besar modal yang dimiliki, tetapi kemauan untuk memulai dan mengelola usaha dengan sungguh-sungguh,” kata Abdul Malik di hadapan peserta.

Berbeda dengan program pelatihan pada umumnya, PDM Jombang tidak hanya memberikan pembekalan teknis, tetapi juga tengah membangun komunitas peternak ayam petelur sebagai wadah belajar, pendampingan, hingga pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Komunitas tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang organisasi. Selain warga Muhammadiyah, masyarakat umum, simpatisan, maupun non-Muhammadiyah juga dapat bergabung untuk belajar dan mengembangkan usaha peternakan ayam petelur secara mandiri.
Untuk mengatasi kendala permodalan, PDM Jombang juga menggandeng Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) sebagai mitra pembiayaan syariah. Melalui skema tersebut, calon peternak yang memiliki keterbatasan modal akan difasilitasi agar tetap dapat memulai usaha.
Melalui program ini, PDM Jombang berharap lahir lebih banyak pelaku usaha peternakan skala keluarga yang mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.***
Penulis : Purnomo
Editor : Sultan Achmad













Komentar