Selalu Merasa Dirimu Penting? Awas Kena Gejala Penyakit Megalomania. Yuk Kenali Ciri-cirinya

Selasa, 7 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi Muhammadiyah Jombang (Pixabay)

Foto ilustrasi Muhammadiyah Jombang (Pixabay)

Oleh: Hanum Habibah

Ketika mempelajari materi Sistem Saraf, ada siswa yang bertanya seputar orang gila.

Mereka menanyakan hubungan orang gila dengan sistem saraf, dan mengapa sampai ada di jalanan.

Akhirnya kami berdiskusi hangat.

Sebenarnya orang gila lebih tepat disebut orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Ada bermacam- macam jenis gangguan jiwa.

Bila sudah ada di jalanan begini memang sudah parah gangguan jiwanya.

Namun sebenarnya gangguan jiwa tidak melulu dialami oleh mereka yang ada di jalanan.

Gangguan jiwa bisa juga dialami oleh mereka yang terlihat sehat.

Dalam dunia kesehatan, ada gangguan kejiwaan yang disebut megalomania.

Gangguan ini digolongkan ke dalam gangguan kepribadian narsistik atau NPD (Narcisstic Personality Disorder) . Yaitu merasa dirinya sangat penting, meski sebenarnya tak ada prestasi apapun.

Baca Juga:  Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Lakukan Sosialisasi di SMA Muhammadiyah 1 Jombang

Gangguan ini lebih sering ditemukan pada pria.

Penyebabnya tidak diketahui, tetapi kemungkinan merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Bila dihubungkan dengan faktor lingkungan, misalnya riwayat hubungan antara orang tua dan anak yang tidak serasi, contohnya tidak adanya pengakuan, diremehkan, dianggap tidak berhasil, kritik berlebihan, ekspektasi yang berlebihan.

Pelecehan atau olok- olok dari orang tua bisa menyuburkan bibit gangguan jiwa ini.

Ada banyak gejala atau ciri-ciri pengidap megalomania, di antaranya adalah:

1.Membutuhkan pujian yang berlebihan.
2.Mengabaikan perasaan orang lain.
3.Tidak suka dikritik.
4.Merasa punya hak lebih.
5.Sering merasa iri kepada orang lain dan merasa orang lain iri kepadanya.
6.Berperilaku sombong dan angkuh.

Baca Juga:  SMA Muhammadiyah 2 Mojoagung Rayakan Milad Muhammadiyah ke 112 Dengan Bagikan Ratusan Porsi Makanan Bergizi, Bersih-bersih Massal dan Senam Bersama para Alumni

7.Merasa dapat menyelesaikan masalah apapun yang ada, meski terkadang berperilaku manipulatif untuk itu.
8.Merasa serba bisa. Suka membandingkan diri sendiri dengan orang lain, dan menganggap dirinya lebih baik dari orang lain.
9.Tidak pernah mau mengakui kesalahan meskipun jelas salah dan tak mau belajar dari kesalahan.
10.Bersifat narsistik yang mementingkan citra diri / reputasi diri.

11.Kepedulian berlebihan terhadap reaksi orang lain. Jika reaksi orang lain negatif, maka orang dengan megalomania ini akan menganggap bahwa ada masalah dengan
orang tersebut.
12.Merasa lebih superior dibandingkan dengan orang lain karena kesombongan yang didukung oleh ego yang kuat.
13.Tidak pernah mau meminta maaf dan mengakui kesalahan meski bersalah, dan menantang orang yang menganggapnya
salah.

Baca Juga:  Kembangkan Rumah Sakit dan Klinik, MPKU PDM Jombang Nekat Berguru ke Lamongan

14.Berbohong demi mendapatkan pengakuan.
15.Haus kekuasaan.
16.Seringkali menganggap dirinya kaya raya.
17.Menganggap rendah orang lain.
18.Tidak bisa mendengarkan pendapat orang lain.
19.Ingin orang lain takut kepadanya.
20.Mudah berubah mood.
21.Suka membesar-besarkan sesuatu.
22.Mudah marah.

Gangguan ini terkadang dianggap sepele, namun dampaknya bisa berbahaya bagi kesehatan mental pengidapnya.

Oleh sebab itu, mengenali gejalanya sejak dini akan lebih baik.

Tidak ada obat khusus yang dapat menyembuhkan kelainan megalomania ini, namun bisa konsultasi ke dokter yang tepat atau ahli kejiwaan untuk dapat diberi psikoterapi.***

Editor : Sultan Achmad

Berita Terkait

Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang Gelar Talkshow Stem Cell & Secrotome
Muhammadiyah Mulai Pembangunan Pabrik Infus, Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Nasional
PWM Jawa Timur Lantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur RSM Jombang Periode 2025–2029
Kembangkan Rumah Sakit dan Klinik, MPKU PDM Jombang Nekat Berguru ke Lamongan
Nahkodanya Resmi Berganti, RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung Akan Langsung Tancap Gas
Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang Gelar Baitul Arqom
Terungkap, Ternyata Ini Alasan Keluarga Pemilik Menjual Rumah Sakit dr Moedjito Jombang Kepada Muhammadiyah
Sah..Rumah Sakit dr Moedjito Jombang Kini Resmi Menjadi Milik Muhammadiyah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:12

Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang Gelar Talkshow Stem Cell & Secrotome

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:40

Muhammadiyah Mulai Pembangunan Pabrik Infus, Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:24

PWM Jawa Timur Lantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur RSM Jombang Periode 2025–2029

Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:01

Kembangkan Rumah Sakit dan Klinik, MPKU PDM Jombang Nekat Berguru ke Lamongan

Minggu, 2 Maret 2025 - 04:55

Nahkodanya Resmi Berganti, RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung Akan Langsung Tancap Gas

Berita Terbaru