MuhammadiyahJombang.com – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Jogoroto mengawali rangkaian program kerja pasca resmi dilantik dengan menyelenggarakan kegiatan *KAFFAH (Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah)* di Masjid An-Nur Jogoroto pada Sabtu (27/06/2026) sebagai kajian perdana kepengurusan bidang dakwah. Kegiatan yang mengusung tema *”Menjaga Fitrah, Merawat Amanah: Fiqih Thaharah dan Kesehatan Reproduksi Wanita”* ini menjadi langkah awal PCNA Jogoroto dalam menghadirkan ruang pembinaan keislaman yang relevan dengan kebutuhan perempuan sesuai dengan perkembangan zaman. Kajian ini menghadirkan Narasumber Lily Suprapti, A.Md.Keb. selaku Wakil Ketua II PCA Jogoroto.
Acara yang diikuti oleh Kader Nasyiatul Aisyiyah, Anggota, serta Masyarakat umum dengan rentang usia 17 hingga 40 tahun ini berlangsung dengan penuh antusias. Kajian pertama yang diadakan oleh PC Nasyiatul ‘Aisyiyah dihadiri oleh perempuan muda Jogoroto berjumlah 40 orang, Kajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesucian (thaharah) sekaligus merawat kesehatan reproduksi sebagai bagian dari amanah yang Allah SWT titipkan kepada setiap perempuan. Tema tersebut dipilih karena persoalan fiqih perempuan dan kesehatan reproduksi sering kali menjadi pembahasan yang masih membutuhkan penjelasan secara komprehensif, baik dari sisi syariat maupun kesehatan.
Dalam penyampaiannya, Lily Suprapti, A.Md.Keb. menjelaskan bahwa Islam memberikan perhatian besar terhadap kebersihan dan kesucian sebagai syarat utama dalam menjalankan ibadah. Thaharah bukan sekadar membersihkan diri secara fisik, tetapi juga mencerminkan upaya seorang muslimah dalam menjaga kehormatan, kesehatan, dan kualitas ibadahnya.
Selain membahas hukum-hukum seputar haid, nifas, istihadhah, tata cara bersuci, serta berbagai persoalan fiqih perempuan, narasumber juga mengupas pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi. Edukasi mengenai kebersihan diri, pola hidup sehat, deteksi dini gangguan kesehatan reproduksi, hingga pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi bagian dari materi yang disampaikan.
Menurut beliau, menjaga kesehatan reproduksi merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Dengan tubuh yang sehat, seorang perempuan dapat menjalankan berbagai perannya, baik sebagai hamba Allah, istri, ibu, maupun anggota masyarakat secara optimal.
Suasana kajian berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait permasalahan fiqih perempuan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi yang hangat memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh pemahaman yang benar berdasarkan tuntunan syariat sekaligus penjelasan medis yang mudah dipahami.
Melalui kegiatan KAFFAH (Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah) ini, PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto berharap para peserta semakin memahami bahwa menjaga fitrah perempuan tidak hanya diwujudkan melalui ketaatan dalam beribadah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan diri. Keduanya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam membentuk perempuan – perempuan berkemajuan yang berilmu, sehat, dan berakhlak mulia.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto dalam menghadirkan kajian-kajian yang relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini. Diharapkan ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan semangat *”Menjaga Fitrah, Merawat Amanah”*, diharapkan setiap perempuan – perempuan muda semakin sadar akan pentingnya memahami fiqih perempuan sekaligus menjaga kesehatan reproduksi sebagai bentuk ikhtiar dalam menjalankan amanah Allah SWT dengan sebaik-baiknya.***
Penulis : Imroatin Bahiroh




Komentar