<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhammadiyah Jombang Arsip - Muhammadiyah Jombang</title>
	<atom:link href="https://muhammadiyahjombang.com/tag/muhammadiyah-jombang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muhammadiyahjombang.com/tag/muhammadiyah-jombang/</link>
	<description>Muhammadiyah Online</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2026 14:26:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2024/10/fav-muhammadiyah-jombang-85x85.png</url>
	<title>Muhammadiyah Jombang Arsip - Muhammadiyah Jombang</title>
	<link>https://muhammadiyahjombang.com/tag/muhammadiyah-jombang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muhammadiyah Jombang Bangun Gerakan Wirausaha Ayam Petelur Skala Rumah Tangga</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-bangun-gerakan-wirausaha-ayam-petelur-skala-rumah-tangga/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-bangun-gerakan-wirausaha-ayam-petelur-skala-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2026 14:26:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=10158</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang mulai membangun gerakan wirausaha berbasis peternakan ayam petelur skala keluarga sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Program tersebut diawali...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-bangun-gerakan-wirausaha-ayam-petelur-skala-rumah-tangga/">Muhammadiyah Jombang Bangun Gerakan Wirausaha Ayam Petelur Skala Rumah Tangga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com </strong>&#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang mulai membangun gerakan wirausaha berbasis peternakan ayam petelur skala keluarga sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Program tersebut diawali dengan menggelar <em>Training of Trainer</em> (ToT) Manajemen Bisnis Ayam Petelur Skala Keluarga yang diikuti calon peternak dari berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Jombang, Sabtu (18/7/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Pelatihan yang berlangsung di Aula KH Muchit Djaelani itu menghadirkan Dr. Ir. Abdul Malik, M.P., IPU., dosen Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang sekaligus praktisi peternakan ayam petelur.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam paparannya, Abdul Malik menegaskan bahwa membangun usaha peternakan tidak selalu membutuhkan modal besar. Menurutnya, faktor utama yang menentukan keberhasilan justru terletak pada niat, konsistensi, fokus, dan kemauan untuk terus belajar.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, usaha ayam petelur skala rumah tangga dapat dimulai dengan modal sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta. Dengan modal tersebut, seseorang sudah dapat memiliki kandang baterai dan sekitar 27 ekor ayam petelur yang siap berproduksi.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Yang paling penting bukan seberapa besar modal yang dimiliki, tetapi kemauan untuk memulai dan mengelola usaha dengan sungguh-sungguh,&#8221; kata Abdul Malik di hadapan peserta.</p>
<figure id="attachment_10160" aria-describedby="caption-attachment-10160" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-10160" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-18-at-21.23.52.jpeg" alt="" width="750" height="403" /><figcaption id="caption-attachment-10160" class="wp-caption-text">Para peserta antusias mengikuti pelatihan yang digelar PD Muhammadiyah Jombang</figcaption></figure>
<p class="isSelectedEnd">Berbeda dengan program pelatihan pada umumnya, PDM Jombang tidak hanya memberikan pembekalan teknis, tetapi juga tengah membangun komunitas peternak ayam petelur sebagai wadah belajar, pendampingan, hingga pengembangan usaha secara berkelanjutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Komunitas tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang organisasi. Selain warga Muhammadiyah, masyarakat umum, simpatisan, maupun non-Muhammadiyah juga dapat bergabung untuk belajar dan mengembangkan usaha peternakan ayam petelur secara mandiri.</p>
<p class="isSelectedEnd">Untuk mengatasi kendala permodalan, PDM Jombang juga menggandeng Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) sebagai mitra pembiayaan syariah. Melalui skema tersebut, calon peternak yang memiliki keterbatasan modal akan difasilitasi agar tetap dapat memulai usaha.</p>
<p>Melalui program ini, PDM Jombang berharap lahir lebih banyak pelaku usaha peternakan skala keluarga yang mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-bangun-gerakan-wirausaha-ayam-petelur-skala-rumah-tangga/">Muhammadiyah Jombang Bangun Gerakan Wirausaha Ayam Petelur Skala Rumah Tangga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-bangun-gerakan-wirausaha-ayam-petelur-skala-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Gelar Pelatihan Beternak Ayam Petelur Skala Rumahan</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gelar-pelatihan-beternak-ayam-petelur-skala-rumahan/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gelar-pelatihan-beternak-ayam-petelur-skala-rumahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 03:29:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=5958</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menggelar pelatihan beternak ayam petelur sistem baterai bagi peternak skala rumah tangga, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gelar-pelatihan-beternak-ayam-petelur-skala-rumahan/">Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Gelar Pelatihan Beternak Ayam Petelur Skala Rumahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com</strong> &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menggelar pelatihan beternak ayam petelur sistem baterai bagi peternak skala rumah tangga, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM) Jombang ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ketua PDM Jombang, <strong>Dr. Ir. Abdul Malik, MP., IPU.</strong>, mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi warga Muhammadiyah. Menurutnya, usaha peternakan ayam petelur skala rumahan memiliki prospek yang baik dan dapat dimulai dengan modal yang relatif terjangkau.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Usai mengikuti pelatihan ini, peserta harus langsung mempraktikkannya di rumah masing-masing. Jangan berhenti pada teori saja,&#8221; tegas Abdul Malik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, untuk memulai usaha peternakan ayam petelur skala rumah tangga, peserta hanya membutuhkan modal sekitar Rp5 juta. Dengan biaya tersebut, peserta sudah dapat memiliki satu paket kandang sistem baterai lengkap beserta ayam yang siap bertelur.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Harapannya, pelatihan ini benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi rumah tangga keluarga Muhammadiyah,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang telah berpengalaman di bidang peternakan ayam petelur. Materi pertama disampaikan oleh <strong>Virdian Pesona Grata</strong>, produsen kandang ayam baterai dari <strong>CV Veros Djaya Steel Jombang</strong>. Ia memaparkan secara rinci mengenai bahan, desain, hingga ukuran kandang yang sesuai dengan jumlah populasi ayam.</p>
<figure id="attachment_5960" aria-describedby="caption-attachment-5960" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5960" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/07/Muhammadiyah-Jombang-3.jpeg" alt="" width="750" height="391" /><figcaption id="caption-attachment-5960" class="wp-caption-text">Peserta antusias mengikuti pelatihasn beternak ayam petelur skala rumahan</figcaption></figure>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh <strong>Sigit Prasetyo, SE</strong>, Ketua PDM Blitar yang dikenal sukses mengembangkan usaha peternakan ayam petelur dengan populasi lebih dari satu juta ekor.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam pemaparannya, Sigit memotivasi peserta dengan menceritakan perjuangan orang tuanya yang merintis usaha peternakan ayam petelur dari nol hingga berkembang menjadi usaha berskala besar.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga menjelaskan secara rinci teknis beternak ayam dengan biaya murah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sigit menegaskan bahwa keberhasilan beternak ayam petelur tidak selalu ditentukan oleh besarnya modal awal.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Beternak ayam petelur tidak harus dimulai dengan modal besar. Dengan modal kecil pun usaha ini bisa berkembang, asalkan ditekuni dan dikelola dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Pelatihan ini tidak hanya diikuti warga Muhammadiyah dari Kabupaten Jombang, tetapi juga peserta dari berbagai daerah lainnya, di antaranya Lamongan, Gresik, Tuban, dan Nganjuk. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap usaha peternakan ayam petelur sebagai alternatif pengembangan ekonomi keluarga.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gelar-pelatihan-beternak-ayam-petelur-skala-rumahan/">Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Gelar Pelatihan Beternak Ayam Petelur Skala Rumahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gelar-pelatihan-beternak-ayam-petelur-skala-rumahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Fitrah, Merawat Amanah: PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto Jombang Gelar Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah (KAFFAH)</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-fitrah-merawat-amanah-pc-nasyiatul-aisyiyah-jogoroto-jombang-gelar-kajian-fiqih-family-perempuan-salihah-kaffah/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-fitrah-merawat-amanah-pc-nasyiatul-aisyiyah-jogoroto-jombang-gelar-kajian-fiqih-family-perempuan-salihah-kaffah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 04:18:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Organisasi Otonom]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1771</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Jogoroto mengawali rangkaian program kerja pasca resmi dilantik dengan menyelenggarakan kegiatan *KAFFAH (Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah)* di Masjid...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-fitrah-merawat-amanah-pc-nasyiatul-aisyiyah-jogoroto-jombang-gelar-kajian-fiqih-family-perempuan-salihah-kaffah/">Menjaga Fitrah, Merawat Amanah: PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto Jombang Gelar Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah (KAFFAH)</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com </strong>&#8211; Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Jogoroto mengawali rangkaian program kerja pasca resmi dilantik dengan menyelenggarakan kegiatan *KAFFAH (Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah)* di Masjid An-Nur Jogoroto pada Sabtu (27/06/2026) sebagai kajian perdana kepengurusan bidang dakwah. Kegiatan yang mengusung tema *&#8221;Menjaga Fitrah, Merawat Amanah: Fiqih Thaharah dan Kesehatan Reproduksi Wanita&#8221;* ini menjadi langkah awal PCNA Jogoroto dalam menghadirkan ruang pembinaan keislaman yang relevan dengan kebutuhan perempuan sesuai dengan perkembangan zaman. Kajian ini menghadirkan Narasumber Lily Suprapti, A.Md.Keb. selaku Wakil Ketua II PCA Jogoroto.</p>
<p>Acara yang diikuti oleh Kader Nasyiatul Aisyiyah, Anggota, serta Masyarakat umum dengan rentang usia 17 hingga 40 tahun ini berlangsung dengan penuh antusias. Kajian pertama yang diadakan oleh PC Nasyiatul &#8216;Aisyiyah dihadiri oleh perempuan muda Jogoroto berjumlah 40 orang, Kajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesucian (thaharah) sekaligus merawat kesehatan reproduksi sebagai bagian dari amanah yang Allah SWT titipkan kepada setiap perempuan. Tema tersebut dipilih karena persoalan fiqih perempuan dan kesehatan reproduksi sering kali menjadi pembahasan yang masih membutuhkan penjelasan secara komprehensif, baik dari sisi syariat maupun kesehatan.</p>
<p>Dalam penyampaiannya, Lily Suprapti, A.Md.Keb. menjelaskan bahwa Islam memberikan perhatian besar terhadap kebersihan dan kesucian sebagai syarat utama dalam menjalankan ibadah. Thaharah bukan sekadar membersihkan diri secara fisik, tetapi juga mencerminkan upaya seorang muslimah dalam menjaga kehormatan, kesehatan, dan kualitas ibadahnya.</p>
<p>Selain membahas hukum-hukum seputar haid, nifas, istihadhah, tata cara bersuci, serta berbagai persoalan fiqih perempuan, narasumber juga mengupas pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi. Edukasi mengenai kebersihan diri, pola hidup sehat, deteksi dini gangguan kesehatan reproduksi, hingga pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi bagian dari materi yang disampaikan.</p>
<p>Menurut beliau, menjaga kesehatan reproduksi merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan. Dengan tubuh yang sehat, seorang perempuan dapat menjalankan berbagai perannya, baik sebagai hamba Allah, istri, ibu, maupun anggota masyarakat secara optimal.</p>
<p>Suasana kajian berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait permasalahan fiqih perempuan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi yang hangat memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh pemahaman yang benar berdasarkan tuntunan syariat sekaligus penjelasan medis yang mudah dipahami.</p>
<p>Melalui kegiatan KAFFAH (Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah) ini, PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto berharap para peserta semakin memahami bahwa menjaga fitrah perempuan tidak hanya diwujudkan melalui ketaatan dalam beribadah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan diri. Keduanya merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam membentuk perempuan – perempuan berkemajuan yang berilmu, sehat, dan berakhlak mulia.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto dalam menghadirkan kajian-kajian yang relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini. Diharapkan ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga memberikan manfaat yang lebih luas.</p>
<p>Dengan semangat *&#8221;Menjaga Fitrah, Merawat Amanah&#8221;*, diharapkan setiap perempuan – perempuan muda semakin sadar akan pentingnya memahami fiqih perempuan sekaligus menjaga kesehatan reproduksi sebagai bentuk ikhtiar dalam menjalankan amanah Allah SWT dengan sebaik-baiknya.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-fitrah-merawat-amanah-pc-nasyiatul-aisyiyah-jogoroto-jombang-gelar-kajian-fiqih-family-perempuan-salihah-kaffah/">Menjaga Fitrah, Merawat Amanah: PC Nasyiatul Aisyiyah Jogoroto Jombang Gelar Kajian Fiqih Family Perempuan Salihah (KAFFAH)</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-fitrah-merawat-amanah-pc-nasyiatul-aisyiyah-jogoroto-jombang-gelar-kajian-fiqih-family-perempuan-salihah-kaffah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang Gelar Talkshow Stem Cell &#038; Secrotome</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/milad-ke-21-rumah-sakit-muhammadiyah-jombang-gelar-talkshow-stem-cell-secrotome/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/milad-ke-21-rumah-sakit-muhammadiyah-jombang-gelar-talkshow-stem-cell-secrotome/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 09:12:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1766</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Peringati Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang menggelar talkshow stem cell dan Secretome, Sabtu (20/6/26). Acara tersebut digelar di Ballroom Azana Style...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/milad-ke-21-rumah-sakit-muhammadiyah-jombang-gelar-talkshow-stem-cell-secrotome/">Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang Gelar Talkshow Stem Cell &#038; Secrotome</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com </strong>&#8211; Peringati Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang menggelar talkshow stem cell dan Secretome, Sabtu (20/6/26).</p>
<p>Acara tersebut digelar di Ballroom Azana Style Hotel, jl Sukarno Hatta Peterongan Jombang.</p>
<p>Pembukaan talkshow dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang, KH Salmanudin Yazid, para Kepala Dinas, Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah hingga para tokoh dari berbagai organisasi masyarakat di Kabupaten Jombang.</p>
<p>Dalam sambutannya, KH Salmanudin Yazid mewakili Bupati Jombang menyambut baik atas terselenggarannya talkshow Stem cell dan Secretome oleh  Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang.</p>
<p>“Tema yang diangkat sangat menarik  relevan dalam perkembangan ilmu kedokteran”, ujarnya.</p>
<p>“Dunia kesehatan telah berkembang sangat pesat, berbagai penelitian dan inovasi terus dilakukan untuk menangani penyakit lebih efektif dan aman. Salah satu yang mendapat perhatian adalah terapi stem cell, yang membuka peluang menangani organ yang mengalami kerusakan”, lanjut KH Salmanudin Yazid.</p>
<p>Dari talkshow tersebut, Wakil Bupati Jombang juga berharap akan lahir gagasan dan kerjasama yang bermanfaat untuk layanan kesehatan.</p>
<p>“Ini bermanfaat untuk memperkaya ilmu pengetahuan. Saya berharap kegiatan ini mendorong lahirnya gagasan dan kerjasama yang bermanfaat bagi layanan kesehatan”,  jelas Wakil Bupati Jombang.</p>
<p>“Saya juga mengapresiasi pada Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang yang menunjukkan komitmennnya dalam memajukan umat. Saya berharap Muhammadiyah terus mengambil peran dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, pendidikan dan pemberdayaan.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof Dr. dr Sukadiono, MM.</p>
<p>Tokoh Muhammadiyah asal Tembelang Jombang itu juga mengapresiasi langkah Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang dalam membuka layanan terapi Stem Cell.</p>
<p>“Selaku PWM jatim saya ingin memberikan apresiasi kepada RSM Jombang, dengan segala inovasi dan imaginasinya”, ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah dr Iwan Hartono (direktur) memimpin Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang, Dr Sukadiono optimis, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang akan semakin maju dan berkembang.</p>
<p>“dr Iwan ini sebenarnya individu yang luar biasa. Karena beliau ini sukses membangun RSM Ponorogo, kemudian kita minta di Madiun, itu juga sukses di rumah sakit Islam Aisyiyah Madiun, dan tentu kita berharap ketika PWM Jatim meminta dokter Iwan ini sebagai direktur rumah sakit Muhammadiyah Jombang, masih belum satu tahun. Dan Alhamdulillah beliau sudah punya imaginasi dan inovasi dengan menggandeng Prof Agung selaku owner SCCR Semarang. Artinya dokter Iwan dengan inovasi dan imaginasinya ingin menjadikan rumah sakit Muhammadiyah Jombang sebagai rumah sakit yang punya keunggulan”, jelasnya.</p>
<p>Dalam pembukaan Talkshow tersebut, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang juga meluncurkan tiga program sekaligus, yaitu Stem Cell, Staycation dan Kartu Prioritas.</p>
<p>Stem Cell adalah layanan pertama yang ada di Jombang, sebuah inovasi berbasis bioteknologi dan kedokteran regenerative untuk membantu perbaikan regenerasi jaringan tubuh.</p>
<p>Staycation adalah layanan menginap yang nyaman, aman dan dilengkapi dengan layanan medis professional. Sedangkan Kartu Prioritas adalah idcard khusus yang diberikan kepada para tokoh Muhammadiyah jika mereka membutuhkan layanan medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang.</p>
<p>Dengan tiga program baru yang diluncurkan ini, dr. Iwan Hartono, Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang optimis, RSM Jombang akan semakin maju dan berkembang.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/milad-ke-21-rumah-sakit-muhammadiyah-jombang-gelar-talkshow-stem-cell-secrotome/">Milad ke 21, Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang Gelar Talkshow Stem Cell &#038; Secrotome</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/milad-ke-21-rumah-sakit-muhammadiyah-jombang-gelar-talkshow-stem-cell-secrotome/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Muhammadiyah Hadiri PUSPA di Jombang Muhammadiyah Center</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-hadiri-puspa-di-jombang-muhammadiyah-center/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-hadiri-puspa-di-jombang-muhammadiyah-center/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 03:05:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1760</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ribuan warga Muhammadiyah Jombang memadati kegiatan Pengajian Umum Sabtu Pagi (PUSPA) yang digelar di halaman Jombang Muhammadiyah Center (JMC), Sabtu pagi (13/6/2026). Kegiatan tersebut...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-hadiri-puspa-di-jombang-muhammadiyah-center/">Ribuan Warga Muhammadiyah Hadiri PUSPA di Jombang Muhammadiyah Center</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ribuan warga Muhammadiyah Jombang memadati kegiatan Pengajian Umum Sabtu Pagi (PUSPA) yang digelar di halaman <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Jombang Muhammadiyah Center (JMC)</span></span>, Sabtu pagi (13/6/2026).</p>
<p data-start="284" data-end="600">Kegiatan tersebut rutin digelar satu bulan sekali.</p>
<p data-start="284" data-end="600">Setiap PUSPA digelar, acaranya berlangsung meriah dan penuh antusiasme jamaah.</p>
<p data-start="284" data-end="600">Selain diisi dengan pengajian, acara ini juga diramaikan dengan bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk lokal warga Muhammadiyah Jombang, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan.</p>
<p data-start="284" data-end="600">Ida Sukarsih, salah seorang pengunjung dari Kecamatan Diwek mengaku sangat senang mengikuti acara PUSPA.</p>
<p data-start="284" data-end="600">Sebab tak hanya bisa mengikuti pengajian dan mendapat ilmu, mereka juga bisa membuka lapak untuk menjual aneka produk pribadi maupun organisasinya.</p>
<p data-start="284" data-end="600">&#8220;Alhamdulillah, saya bisa hadir di sini bersama anak saya ini lagi jualan untuk Aisyiyah Diwek&#8221;, ujar Ida Sukarsih.</p>
<p data-start="602" data-end="790">Tidak hanya itu, setiap PUSPA digelar, panitia juga membagikan sayur gratis kepada para jamaah dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mendukung pola hidup sehat di lingkungan warga.</p>
<figure id="attachment_1761" aria-describedby="caption-attachment-1761" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1761" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/06/Muhammadiyah-Jombang-3.jpeg" alt="" width="750" height="400" /><figcaption id="caption-attachment-1761" class="wp-caption-text">Ust Ghofar Ismail, Pimpinan Pusat Muhammadiyah</figcaption></figure>
<p data-start="792" data-end="1052">Acara Pengajian Umum PUSPA kali ini menghadirkan pembicara dari Yogyakarta, yakni Ustaz Ghofar Ismail. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.</p>
<p data-start="1054" data-end="1213">Suasana pengajian berlangsung khidmat namun tetap hangat, dengan partisipasi aktif dari ribuan jamaah yang memenuhi area <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Jombang Muhammadiyah Center (JMC)</span></span>.</p>
<p data-start="1215" data-end="1438" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Pihak panitia berharap kegiatan ini dapat terus menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui kegiatan UMKM serta aksi sosial di tengah masyarakat.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-hadiri-puspa-di-jombang-muhammadiyah-center/">Ribuan Warga Muhammadiyah Hadiri PUSPA di Jombang Muhammadiyah Center</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-hadiri-puspa-di-jombang-muhammadiyah-center/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Mulai Pembangunan Pabrik Infus, Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Nasional</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-mulai-pembangunan-pabrik-infus-dorong-kemandirian-alat-kesehatan-nasional/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-mulai-pembangunan-pabrik-infus-dorong-kemandirian-alat-kesehatan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 22:40:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1757</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Menandai langkah besar menuju kemandirian kesehatan nasional, Muhammadiyah memulai pembangunan pabrik infus di kawasan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (11/6/26). Pabrik yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-mulai-pembangunan-pabrik-infus-dorong-kemandirian-alat-kesehatan-nasional/">Muhammadiyah Mulai Pembangunan Pabrik Infus, Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com</strong> &#8211; Menandai langkah besar menuju kemandirian kesehatan nasional, Muhammadiyah memulai pembangunan pabrik infus di kawasan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (11/6/26). Pabrik yang dikelola PT Suryavena Farma Indonesia ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan diproyeksikan menjadi tulang punggung rantai pasok alat kesehatan sekaligus memperkuat layanan rumah sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia.</p>
<p data-start="700" data-end="943">Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan di Jalan Raya Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang, dengan dukungan UMM yang menyediakan tiga hektare dari total 14 hektare lahan kampus untuk pengembangan kawasan industri kesehatan terpadu.</p>
<p data-start="945" data-end="1423">Sejumlah tokoh hadir pada momen penting ini, antara lain Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.; Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI sekaligus Sekretaris BPH UMM Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.; Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.; Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M.; Direktur Utama PT Suryavena Farma Indonesia Tatat Rahmita Utami; serta jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sektor kesehatan.</p>
<p data-start="1425" data-end="1462"><strong data-start="1425" data-end="1460">Bisnis untuk Kemanfaatan Publik</strong></p>
<p data-start="1464" data-end="1803">Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menekankan pembangunan pabrik ini merupakan implementasi konsep <em data-start="1571" data-end="1600">socio-religious corporation</em> yang selama ini dijalankan Muhammadiyah. “Bisnis yang kami bangun bukan sekadar untuk keuntungan, melainkan instrumen untuk menghadirkan kemaslahatan publik dan mendukung pembangunan bangsa,” ujarnya.</p>
<p data-start="1805" data-end="2193">Menurut Haedar, agama tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga aspek muamalah, termasuk ekonomi dan sosial. Kehadiran Muhammadiyah di industri alat kesehatan adalah wujud pengabdian berbasis nilai kemanusiaan, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Bagi organisasi ini, kemandirian ekonomi menjadi fondasi penting bagi pengembangan pendidikan, layanan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p data-start="2195" data-end="2249"><strong data-start="2195" data-end="2247">Mengintegrasikan Industri, Pendidikan, dan Riset</strong></p>
<p data-start="2251" data-end="2522">Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, menambahkan bahwa kontribusi UMM tidak berhenti pada penyediaan lahan. Kawasan industri kesehatan ini akan menjadi bagian dari ekosistem Laboratorium Direktorat Saintek UMM, yang menghubungkan industri, pendidikan, dan penelitian.</p>
<p data-start="2524" data-end="2896">“Pembangunan ini membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri untuk menjawab kebutuhan strategis nasional di bidang kesehatan. Kawasan ini juga akan menjadi pusat inovasi, pendidikan, dan praktik industri, sekaligus laboratorium hidup bagi mahasiswa dan peneliti untuk mengembangkan inovasi yang siap diterapkan dalam dunia industri,” ujar Juanda.</p>
<p data-start="2898" data-end="3108">Dengan langkah ini, Muhammadiyah dan UMM tidak hanya menghadirkan fasilitas produksi alat kesehatan, tetapi juga membangun ekosistem inovasi yang menjembatani ilmu pengetahuan, industri, dan pelayanan publik.</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-mulai-pembangunan-pabrik-infus-dorong-kemandirian-alat-kesehatan-nasional/">Muhammadiyah Mulai Pembangunan Pabrik Infus, Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-mulai-pembangunan-pabrik-infus-dorong-kemandirian-alat-kesehatan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Shalat Iedul Adha, Ketua PP Muhammadiyah KH Saad Ibrahim Dorong Muhammadiyah Jombang Segera Dirikan Perguruan Tinggi</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-shalat-iedul-adha-ketua-pp-muhammadiyah-kh-saad-ibrahim-dorong-muhammadiyah-jombang-segera-dirikan-perguruan-tinggi/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-shalat-iedul-adha-ketua-pp-muhammadiyah-kh-saad-ibrahim-dorong-muhammadiyah-jombang-segera-dirikan-perguruan-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 04:14:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1743</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Saad Ibrahim hadiri shalat Iedul Adha di halaman Jombang Muhammadiyah Center (JMC), Rabu (27/5/25). Ia didaulat untuk menjadi...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-shalat-iedul-adha-ketua-pp-muhammadiyah-kh-saad-ibrahim-dorong-muhammadiyah-jombang-segera-dirikan-perguruan-tinggi/">Hadiri Shalat Iedul Adha, Ketua PP Muhammadiyah KH Saad Ibrahim Dorong Muhammadiyah Jombang Segera Dirikan Perguruan Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com</strong> &#8211; Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Saad Ibrahim hadiri shalat Iedul Adha di halaman Jombang Muhammadiyah Center (JMC), Rabu (27/5/25).</p>
<p>Ia didaulat untuk menjadi khatib dalam acara tersebut.</p>
<p>Saat ditemui wartawan usai shalat Iedul Adha, KH Saad Ibrahim mengaku senang dan bangga dengan perkembangan yang ada di Jombang Muhammadiyah Center.</p>
<p>Saat masih menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa timur beberapa tahun lalu, KH Saad mengaku pernah hadir dalam sebuah acara kajian di JMC.</p>
<p>Kala itu, bangunan masjid KH Ahmad Dahlan masih belum selesai dan halamannya sempit. Tapi sekarang, dua bidang tanah di samping JMC telah terbeli sehingga halaman Jombang Muhammadiyah Center menjadi lebih luas.</p>
<figure id="attachment_1744" aria-describedby="caption-attachment-1744" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1744" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2-1.jpeg" alt="" width="750" height="412" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2-1.jpeg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2-1-182x100.jpeg 182w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1744" class="wp-caption-text">KH Saad Ibrahim, Ketua PP Muhammadiyah (mengenakan jas) bersama Dr. Abdul Malik, Ketua PD Muhammadiyah Jombang</figcaption></figure>
<p>KH Saad Ibrahim mengingatkan Pimpinan Daerah muhammadiyah Jombang agar segera mewujudkan impian umat yang telah menitipkan dananya untuk pengembangan JMC dengan segera mendirikan berbagai bangunan yang direncanakan, seperti gedung pondok pesantren Zoechal Koesumo, gedung SMP, perkantoran dan pusat bisnis Muhammadiyah.</p>
<p>“Alhamdulillah berkembang, ini juga tanda bahwa PDM sini bertaqwa kepada Allah SWT sehingga cepat diselesaikan (perluasan lahan JMC) oleh Allah ya, masalah-masalahnya, termasuk membeli tanah sebelahnya itu yang sudah pernah kita provokasi, alhamdulillah ya”, ujar Kiyai Saad.</p>
<p>Selain itu, KH Saad Ibrahim  juga meminta agar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang juga segera melangkah untuk mendirikan perguruan tinggi.</p>
<p>“Sekarang baru saya provokasi lagi (agar PDM Jombang) untuk mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kebidanan atau Keperawatan dan sebagainya ya. Jadi insyaallah ini akan berkembang pesat, jadi saya senang atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, saya mengucapkan terimakasih. Karena sesungguhnya ujung tombaknya itu mulai ranting, cabang dan PDM. Yang di atas itu hanya memoles saja ya sebagai milik Muhammadiyah”, jelasnya bangga.</p>
<figure id="attachment_1739" aria-describedby="caption-attachment-1739" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1739" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0009.jpg" alt="" width="750" height="409" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0009.jpg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0009-182x100.jpg 182w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1739" class="wp-caption-text">Warga Muhammadiyah Jombang dengarkan khotbah KH Saad Ibrahim</figcaption></figure>
<p>Di akhir wawancara, KH Saad Ibrahim mengingatkan pada seluruh warga Muhammadiyah di Jombang agar rukun dan tidak mudah terprovokasi jika ada yang memancing atau mengajak untuk bertengkar. Sebab menurutnya, pertengkaran hanya akan menghabiskan energy.</p>
<p>Ia mencontohkan ada beberapa Pimpinan di Pusat Muhammadiyah yang dimintai pendapatnya mengenai persoalan nasab para habib, tapi para pimpinan Muhammadiyah tidak ada yang mau datang.</p>
<p>“Ada beberapa orang di PP yang diminta tanggapannya mengenai nasab dari habib-habib itu ya, dijawab, mohon maaf kami tidak punya waktu datang untuk itu karena ngurus amal usaha Muhammadiyah saja 24 jam ini masih kurang”, ungkap Kyai Saad.</p>
<p>KH Saad Ibrahim mengajak warga Muhammadiyah untuk mempergunakan waktunya seproduktif mungkin.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-shalat-iedul-adha-ketua-pp-muhammadiyah-kh-saad-ibrahim-dorong-muhammadiyah-jombang-segera-dirikan-perguruan-tinggi/">Hadiri Shalat Iedul Adha, Ketua PP Muhammadiyah KH Saad Ibrahim Dorong Muhammadiyah Jombang Segera Dirikan Perguruan Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-shalat-iedul-adha-ketua-pp-muhammadiyah-kh-saad-ibrahim-dorong-muhammadiyah-jombang-segera-dirikan-perguruan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Muhammadiyah Ikuti Shalat Iedul Adha di Jombang Muhammadiyah Center  Bersama Ketua PP Muhammadiyah</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-ikuti-shalat-iedul-adha-di-jombang-muhammadiyah-center-bersama-ketua-pp-muhammadiyah/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-ikuti-shalat-iedul-adha-di-jombang-muhammadiyah-center-bersama-ketua-pp-muhammadiyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 00:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1738</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211;  Puluhan ribu warga Muhammadiyah menggelar shalat Iedul Adha di 52 titik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang. Salah satunya adalah...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-ikuti-shalat-iedul-adha-di-jombang-muhammadiyah-center-bersama-ketua-pp-muhammadiyah/">Ribuan Warga Muhammadiyah Ikuti Shalat Iedul Adha di Jombang Muhammadiyah Center  Bersama Ketua PP Muhammadiyah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211;  Puluhan ribu warga Muhammadiyah menggelar shalat Iedul Adha di 52 titik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang.</p>
<p>Salah satunya adalah di halaman Jombang Muhammadiyah Center (JMC), jl Kapten Piere Tendean 15 Sengon.</p>
<p>Sejak pagi-pagi sekali, warga mulai berduyun-duyun mendatangi lokasi shalat Ied.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1740" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0011.jpg" alt="" width="750" height="415" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0011.jpg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0011-182x100.jpg 182w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0011-360x200.jpg 360w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0011-270x150.jpg 270w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>Mereka kemudian mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil.</p>
<p>Yang bertindak sebagai imam dalam shalat Ied di halaman JMC tersebut adalah, dan khatib KH Saad Ibrahim, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah).</p>
<p>Dalam khatbahnya, KH Saad Ibrahim mengajak jamaah untuk meneladani kisah nabi Ibrahim dan istrinya dalam menjaga ketaqwaannya kepada Allah SWT.</p>
<p>Di tengah gurun pasir yang gersang, Nabi Ibrahim meninggalkan istri dan bayinya (nabi Ismail) yang masih merah.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1741" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0009-1.jpg" alt="" width="750" height="409" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0009-1.jpg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260527-WA0009-1-182x100.jpg 182w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p>Dalam kondisi seperti itu, Hajar, istri Nabi Ibrahim tidak protes sedikitpun. Ia hanya menanyakan, &#8220;Apakah ini perintah Allah Wahai Ibrahim?&#8221;. Lalu nabi Ibrahim menjawab, &#8220;Ya, ini perintah Allah&#8221;. Saat itu juga, Hajar dengan penuh kerelaan ditinggalkan oleh nabi Ibrahim.</p>
<p>Dari kisah ini, KH Saad Ibrahim mengajak jamaah untuk bertaqwa kepada Allah, menjalankan segala perintahNya, tanpa keraguan sedikitpun.</p>
<p>&#8220;Apapun yang kita kerjakan, membangun masjid, membangun rumah, bekerja, harus dilakukan karena perintah Allah&#8221;, jelas KH Saad.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan seluruh ibadah kita diterima AllahSWT&#8221;, pungkasnya.</p>
<p>Usai shalat Ied, panitia akan menyembelih 8 ekor sapi qurban dari para jamaah di JMC.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah hari ini ada sekitar seribu lebih jamaah yang mengikuti shalat Iedul Adha. Setelah ini kita akan menyembelih 8 ekor sapi, 7 disembelih di sini dan 1 sapi disembelih di tempat lain&#8221;, jelas Ust Fadloli, Ketua Panitia Shalat Iedul Adha.</p>
<p>Daging hasil penyembelihan tersebut akan dibagikan kepada masyarakat di berbagai kecamatan se Jombang.</p>
<p>Daging hasil penyembelihan tersebut akan dibagikan kepada masyarakat di berbagai kecamatan se Jombang.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-ikuti-shalat-iedul-adha-di-jombang-muhammadiyah-center-bersama-ketua-pp-muhammadiyah/">Ribuan Warga Muhammadiyah Ikuti Shalat Iedul Adha di Jombang Muhammadiyah Center  Bersama Ketua PP Muhammadiyah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-ikuti-shalat-iedul-adha-di-jombang-muhammadiyah-center-bersama-ketua-pp-muhammadiyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Lokasi Shalat Idul Adha Warga Muhammadiyah Kabupaten Jombang 1447 H Lengkap Dengan Nama Khatib &#038; Imamnya</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/daftar-lokasi-shalat-idul-adha-warga-muhammadiyah-kabupaten-jombang-1447-h-lengkap-dengan-nama-khatib-imamnya/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/daftar-lokasi-shalat-idul-adha-warga-muhammadiyah-kabupaten-jombang-1447-h-lengkap-dengan-nama-khatib-imamnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 12:46:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1729</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang akan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H pada tanggal 27 Mei di berbagai lokasi yang tersebar...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/daftar-lokasi-shalat-idul-adha-warga-muhammadiyah-kabupaten-jombang-1447-h-lengkap-dengan-nama-khatib-imamnya/">Daftar Lokasi Shalat Idul Adha Warga Muhammadiyah Kabupaten Jombang 1447 H Lengkap Dengan Nama Khatib &#038; Imamnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com</strong> &#8211; Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang akan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H pada tanggal 27 Mei di berbagai lokasi yang tersebar di seluruh kecamatan. Kegiatan ini dipimpin oleh para imam dan khatib dari tokoh Muhammadiyah.</p>
<p data-start="598" data-end="786">Shalat Idul Adha digelar tidak hanya di masjid, tetapi juga di halaman sekolah, lapangan desa, perguruan Muhammadiyah, hingga terminal dan rumah sakit.</p>
<p data-start="598" data-end="786">Berikut daftar lokasi shalat iedul adha warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang:</p>
<table>
<thead data-start="342" data-end="373">
<tr data-start="342" data-end="373">
<th class="last:pe-10" data-start="342" data-end="347" data-col-size="sm">No</th>
<th class="last:pe-10" data-start="347" data-end="356" data-col-size="md">Lokasi</th>
<th class="last:pe-10" data-start="356" data-end="363" data-col-size="sm">Imam</th>
<th class="last:pe-10" data-start="363" data-end="373" data-col-size="sm">Khatib</th>
</tr>
</thead>
</table>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="406" data-end="492">
<td data-start="406" data-end="410" data-col-size="sm">1</td>
<td data-col-size="md" data-start="410" data-end="440">Jombang Muhammadiyah Center</td>
<td data-col-size="sm" data-start="440" data-end="469">Ust. Risman Maarif M. Djou</td>
<td data-col-size="sm" data-start="469" data-end="492">Dr. KH Saad Ibrahim</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="493" data-end="552">
<td data-start="493" data-end="497" data-col-size="sm">2</td>
<td data-col-size="md" data-start="497" data-end="517">RSU dr. Moerdjito Kec Jombang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="517" data-end="534">Ust. Nasruddin</td>
<td data-col-size="sm" data-start="534" data-end="552">Ust. Nasruddin</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="553" data-end="629">
<td data-start="553" data-end="557" data-col-size="sm">3</td>
<td data-col-size="md" data-start="557" data-end="582">Lapangan Desa Pulo Lor Kec Jombang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="582" data-end="605">KH Ali Mansur Kastam</td>
<td data-col-size="sm" data-start="605" data-end="629">KH Ali Mansur Kastam</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="630" data-end="719">
<td data-start="630" data-end="634" data-col-size="sm">4</td>
<td data-col-size="md" data-start="634" data-end="660">Halaman Masjid Al Khouf Kec Jombang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="660" data-end="689">Ust. Drs Abdul Qodir, M.Ag</td>
<td data-col-size="sm" data-start="689" data-end="719">Ust. Drs Abdul Qodir, M.Ag</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="720" data-end="793">
<td data-start="720" data-end="724" data-col-size="sm">5</td>
<td data-col-size="md" data-start="724" data-end="744">Halaman SDN Jabon Kec Jombang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="744" data-end="768">Dr. H. Kholis H, M.Ag</td>
<td data-col-size="sm" data-start="768" data-end="793">Dr. H. Kholis H, M.Ag</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="794" data-end="877">
<td data-start="794" data-end="798" data-col-size="sm">6</td>
<td data-col-size="md" data-start="798" data-end="824">Halaman SDN Pandanwangi Kec Diwek</td>
<td data-col-size="sm" data-start="824" data-end="850">Ust. Arif Ghoffar, S.Ag</td>
<td data-col-size="sm" data-start="850" data-end="877">Ust. Arif Ghoffar, S.Ag</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="878" data-end="961">
<td data-start="878" data-end="882" data-col-size="sm">7</td>
<td data-col-size="md" data-start="882" data-end="918">Halaman Masjid Munawarah Gondekan Kec Diwek</td>
<td data-col-size="sm" data-start="918" data-end="939">Ust. Rusman Nukman</td>
<td data-col-size="sm" data-start="939" data-end="961">Ust. Rusman Nukman</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="962" data-end="1043">
<td data-start="962" data-end="966" data-col-size="sm">8</td>
<td data-col-size="md" data-start="966" data-end="992">Lapangan Glagahan Perak Kec Perak</td>
<td data-col-size="sm" data-start="992" data-end="1017">Ust. Billah Isomul Haq</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1017" data-end="1043">Ust. Billah Isomul Haq</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1044" data-end="1123">
<td data-start="1044" data-end="1048" data-col-size="sm">9</td>
<td data-col-size="md" data-start="1048" data-end="1070">Lapangan SDN Godong Kec Gudo</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1070" data-end="1096">Ust. Moh Shoberi, S.Pdi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1096" data-end="1123">Ust. Moh Shoberi, S.Pdi</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1124" data-end="1189">
<td data-start="1124" data-end="1129" data-col-size="sm">10</td>
<td data-col-size="md" data-start="1129" data-end="1158">Halaman Seleb Mejoyolosari Kec Gudo</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1158" data-end="1168">Mulyadi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1168" data-end="1189">Ust. Ahmad Siddiq</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1190" data-end="1269">
<td data-start="1190" data-end="1195" data-col-size="sm">11</td>
<td data-col-size="md" data-start="1195" data-end="1222">Lapangan Plumbon Gambang Kec Gudo</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1222" data-end="1245">Ust. Sirajut Tolibin</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1245" data-end="1269">Ust. Sirajut Tolibin</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1270" data-end="1335">
<td data-start="1270" data-end="1275" data-col-size="sm">12</td>
<td data-col-size="md" data-start="1275" data-end="1300">Lapangan Barongsawahan Kec Bandarkedungmulyo</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1300" data-end="1316">Ust. Pariyadi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1316" data-end="1335">Drs. H. Muhajir</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1336" data-end="1439">
<td data-start="1336" data-end="1341" data-col-size="sm">13</td>
<td data-col-size="md" data-start="1341" data-end="1370">Lapangan Bandarkedungmulyo Kec Bandarkedungmulyo</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1370" data-end="1404">Ust. Erika Hindra Irawan, S.Pdi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1404" data-end="1439">Ust. Erika Hindra Irawan, S.Pdi</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1440" data-end="1531">
<td data-start="1440" data-end="1445" data-col-size="sm">14</td>
<td data-col-size="md" data-start="1445" data-end="1490">Halaman Masjid At Taqwa Jeruk Kuwik Kec Bareng</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1490" data-end="1510">Ust. Muhlisin, Lc</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1510" data-end="1531">Ust. Muhlisin, Lc</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1532" data-end="1650">
<td data-start="1532" data-end="1537" data-col-size="sm">15</td>
<td data-col-size="md" data-start="1537" data-end="1573">Lapangan SMK Muhammadiyah 1 Ngoro Kec Ngoro</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1573" data-end="1611">Ust. Alfian Rohman Rosyid, SH, M.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1611" data-end="1650">Ust. Alfian Rohman Rosyid, SH, M.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1651" data-end="1752">
<td data-start="1651" data-end="1656" data-col-size="sm">16</td>
<td data-col-size="md" data-start="1656" data-end="1697">Halaman selatan Masjid Al Hikmah Kec Ngoro</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1697" data-end="1724">Ust. Abdul Rosyad, S.Pdi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1724" data-end="1752">Ust. Abdul Rosyad, S.Pdi</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1753" data-end="1837">
<td data-start="1753" data-end="1758" data-col-size="sm">17</td>
<td data-col-size="md" data-start="1758" data-end="1798">Lapangan As Salam Karobelah Kec Mojoagung</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1798" data-end="1817">KH Drs Moh Asyik</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1817" data-end="1837">KH Drs Moh Asyik</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1838" data-end="1950">
<td data-start="1838" data-end="1843" data-col-size="sm">18</td>
<td data-col-size="md" data-start="1843" data-end="1891">Lapangan Masjid Darunnajah Mancilan Kec Mojoagung</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1891" data-end="1920">Dr. H Slamet Muliono, M.Si</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1920" data-end="1950">Dr. H Slamet Muliono, M.Si</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="1951" data-end="2042">
<td data-start="1951" data-end="1956" data-col-size="sm">19</td>
<td data-col-size="md" data-start="1956" data-end="1977">Terminal Kec Mojoagung</td>
<td data-col-size="sm" data-start="1977" data-end="2009">Drs H. Salim Basawad, M. M.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2009" data-end="2042">Drs H. Salim Basawad, M. M.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2043" data-end="2164">
<td data-start="2043" data-end="2048" data-col-size="sm">20</td>
<td data-col-size="md" data-start="2048" data-end="2089">Halaman RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2089" data-end="2126">Ust. Inung Muhammad Ardin, S.Pd Gr</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2126" data-end="2164">Ust. Inung Muhammad Ardin, S.Pd Gr</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2165" data-end="2244">
<td data-start="2165" data-end="2170" data-col-size="sm">21</td>
<td data-col-size="md" data-start="2170" data-end="2201">Lapangan SDN Janti Kec Mojoagung</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2201" data-end="2222">Ust. An Nu’man, SH</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2222" data-end="2244">Ust. An Nu’man, SH</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2245" data-end="2360">
<td data-start="2245" data-end="2250" data-col-size="sm">22</td>
<td data-col-size="md" data-start="2250" data-end="2301">Halaman Masjid Miftahul Huda Sudimoro Kec Peterongan</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2301" data-end="2330">Ust. Kholid Muhammad Abduh</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2330" data-end="2360">Ust. Kholid Muhammad Abduh</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2361" data-end="2455">
<td data-start="2361" data-end="2366" data-col-size="sm">23</td>
<td data-col-size="md" data-start="2366" data-end="2402">Halaman SMP Al Karomah Kec Peterongan</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2402" data-end="2428">Ust. Muhammad Ali Thoib</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2428" data-end="2455">Ust. Muhammad Ali Thoib</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2456" data-end="2567">
<td data-start="2456" data-end="2461" data-col-size="sm">24</td>
<td data-col-size="md" data-start="2461" data-end="2510">Halaman Mushola At Taqwa Keboan Kidul Kec Ngusikan</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2510" data-end="2538">Ust. Wahyoe Al Amin, S.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2538" data-end="2567">Ust. Wahyoe Al Amin, S.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2568" data-end="2664">
<td data-start="2568" data-end="2573" data-col-size="sm">25</td>
<td data-col-size="md" data-start="2573" data-end="2617">Halaman Masjid An Nur Carangrejo Kec Kesamben</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2617" data-end="2640">Ust. Rahmad Ramadhan</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2640" data-end="2664">Ust. Rahmad Ramadhan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2665" data-end="2765">
<td data-start="2665" data-end="2670" data-col-size="sm">26</td>
<td data-col-size="md" data-start="2670" data-end="2718">Halaman Masjid Ar Rohman Pojok Kulon Kec Kesamben</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2718" data-end="2741">Ust. Nanang Amrullah</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2741" data-end="2765">Ust. Nanang Amrullah</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2766" data-end="2882">
<td data-start="2766" data-end="2771" data-col-size="sm">27</td>
<td data-col-size="md" data-start="2771" data-end="2825">Halaman Perguruan Muhammadiyah Kedungbetik Kec Kesamben</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2825" data-end="2853">Ust. Alex Pujosakti, M.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2853" data-end="2882">Ust. Alex Pujosakti, M.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2883" data-end="2963">
<td data-start="2883" data-end="2888" data-col-size="sm">28</td>
<td data-col-size="md" data-start="2888" data-end="2920">Masjid Al Mujahidin Kec Wonosalam</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2920" data-end="2941">Ust. Zainul Arifin</td>
<td data-col-size="sm" data-start="2941" data-end="2963">Ust. Zainul Arifin</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="2964" data-end="3045">
<td data-start="2964" data-end="2969" data-col-size="sm">29</td>
<td data-col-size="md" data-start="2969" data-end="3012">Lapangan Masjid Al Huda Junggo Kec Wonosalam</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3012" data-end="3028">Ust. Purwanto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3028" data-end="3045">Ust. Purwanto</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3046" data-end="3173">
<td data-start="3046" data-end="3051" data-col-size="sm">30</td>
<td data-start="3051" data-end="3102" data-col-size="md">Halaman Masjid Baiturrahman Pengalangan Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3102" data-end="3137">Ust. Dr. Benny Nur Muftahul Ulum</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3137" data-end="3173">Ust. Dr. Benny Nur Muftahul Ulum</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3174" data-end="3277">
<td data-start="3174" data-end="3179" data-col-size="sm">31</td>
<td data-col-size="md" data-start="3179" data-end="3214">Halaman SDIT Segodorejo Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3214" data-end="3245">Ust. Sentot Prihandaya A. M.</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3245" data-end="3277">Ust. Sentot Prihandaya A. M.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3278" data-end="3384">
<td data-start="3278" data-end="3283" data-col-size="sm">32</td>
<td data-start="3283" data-end="3329" data-col-size="md">Halaman Masjid Babus Sa’adah Brudu Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3329" data-end="3356">Ust. Chumaidillah, S.Pdi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3356" data-end="3384">Ust. Chumaidillah, S.Pdi</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3385" data-end="3487">
<td data-start="3385" data-end="3390" data-col-size="sm">33</td>
<td data-col-size="md" data-start="3390" data-end="3424">Halaman MIM 6 Gedangan Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3424" data-end="3455">Ust. Yusuf Alisyahbana, S.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3455" data-end="3487">Ust. Yusuf Alisyahbana, S.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3488" data-end="3602">
<td data-start="3488" data-end="3493" data-col-size="sm">34</td>
<td data-col-size="md" data-start="3493" data-end="3537">Masjid Hasyim Asy’ari Talunkidul Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3537" data-end="3569">Ust. Bambang Suparyanto, S.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3569" data-end="3602">Ust. Bambang Suparyanto, S.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3603" data-end="3691">
<td data-start="3603" data-end="3608" data-col-size="sm">35</td>
<td data-col-size="md" data-start="3608" data-end="3636">Halaman SD Badas Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3636" data-end="3663">Ust. Reza Mahendra, S.Pd</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3663" data-end="3691">Ust. Reza Mahendra, S.Pd</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3692" data-end="3797">
<td data-start="3692" data-end="3697" data-col-size="sm">36</td>
<td data-col-size="md" data-start="3697" data-end="3738">Halaman Masjid Sabillah Pojok Kec Sumobito</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3738" data-end="3767">Ust. Muhammad Toyib Faizin</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3767" data-end="3797">Ust. Muhammad Toyib Faizin</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3798" data-end="3898">
<td data-start="3798" data-end="3803" data-col-size="sm">37</td>
<td data-start="3803" data-end="3859" data-col-size="md">Halaman Perguruan Muhammadiyah Kedunglosari Kec Tembelang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3859" data-end="3878">Ust. Agus Khasan</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3878" data-end="3898">Ust. Agus Khasan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3899" data-end="3962">
<td data-start="3899" data-end="3904" data-col-size="sm">38</td>
<td data-col-size="md" data-start="3904" data-end="3935">Lapangan Pesantren Kec Tembelang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3935" data-end="3948">Ust. Wawan</td>
<td data-col-size="sm" data-start="3948" data-end="3962">Ust. Wawan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="3963" data-end="4029">
<td data-start="3963" data-end="3968" data-col-size="sm">39</td>
<td data-col-size="md" data-start="3968" data-end="4004">Halaman Masjid At Taqwa Kec Tembelang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4004" data-end="4016">Ust. Anas</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4016" data-end="4029">Ust. Anas</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4030" data-end="4099">
<td data-start="4030" data-end="4035" data-col-size="sm">40</td>
<td data-col-size="md" data-start="4035" data-end="4072">Halaman Masjid Al Ikhlas Kec Tembelang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4072" data-end="4085">Ust. Ashad</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4085" data-end="4099">Ust. Ashad</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4100" data-end="4187">
<td data-start="4100" data-end="4105" data-col-size="sm">41</td>
<td data-col-size="md" data-start="4105" data-end="4154">Halaman Masjid Baiturrahman Cumpleng Kec Tembelang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4154" data-end="4170">Ust. Masruhin</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4170" data-end="4187">Ust. Masruhin</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4188" data-end="4262">
<td data-start="4188" data-end="4193" data-col-size="sm">42</td>
<td data-start="4193" data-end="4233" data-col-size="md">Masjid Nurul Iman Jatiwates Kec Tembelang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4233" data-end="4247">Ust. Enjang</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4247" data-end="4262">Ust. Enjang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4263" data-end="4361">
<td data-start="4263" data-end="4268" data-col-size="sm">43</td>
<td data-col-size="md" data-start="4268" data-end="4316">Halaman Masjid Nurul Huda Mojoduwur Kec Mojowarno</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4316" data-end="4338">Ust. Basyir Al Hafi</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4338" data-end="4361">Ust. Basyir Al Hafi</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4362" data-end="4463">
<td data-start="4362" data-end="4367" data-col-size="sm">44</td>
<td data-col-size="md" data-start="4367" data-end="4404">Masjid Al Kahfi Gedangan Kec Mojowarno</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4404" data-end="4433">Ust. Jamil Su’udin, S.Pd.I</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4433" data-end="4463">Ust. Jamil Su’udin, S.Pd.I</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4464" data-end="4568">
<td data-start="4464" data-end="4469" data-col-size="sm">45</td>
<td data-col-size="md" data-start="4469" data-end="4525">Masjid Al Uhuwah Islamiyah Ngepung Selorejo Kec Mojowarno</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4525" data-end="4546">KH Nur Rahmad, MHI</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4546" data-end="4568">KH Nur Rahmad, MHI</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4569" data-end="4664">
<td data-start="4569" data-end="4574" data-col-size="sm">46</td>
<td data-col-size="md" data-start="4574" data-end="4621">Halaman Masjid Al Falah Kedungpari Kec Mojowarno</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4621" data-end="4642">Ust. Hafid Maulana</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4642" data-end="4664">Ust. Hafid Maulana</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4665" data-end="4750">
<td data-start="4665" data-end="4670" data-col-size="sm">47</td>
<td data-col-size="md" data-start="4670" data-end="4709">Halaman Masjid Al Ihsan Katemas Kec Kudu</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4709" data-end="4729">Ust. Hayat Waluyo</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4729" data-end="4750">Ust. Hayat Waluyo</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4751" data-end="4812">
<td data-start="4751" data-end="4756" data-col-size="sm">48</td>
<td data-col-size="md" data-start="4756" data-end="4776">Lapangan Kec Jogoroto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4776" data-end="4794">Ust. Bambang HP</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4794" data-end="4812">H Ahmad Fadhil</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4813" data-end="4898">
<td data-start="4813" data-end="4818" data-col-size="sm">49</td>
<td data-col-size="md" data-start="4818" data-end="4864">Halaman Masjid Baiturrohim Dongeng Kec Jogoroto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4864" data-end="4881">Ust. Kasiyanto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4881" data-end="4898">M Chafidhotus</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4899" data-end="4996">
<td data-start="4899" data-end="4904" data-col-size="sm">50</td>
<td data-start="4904" data-end="4955" data-col-size="md">Halaman Masjid Baiturrahman Jarak Kulon Kec Jogoroto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4955" data-end="4978">Ust. Muh Rafif Zufar</td>
<td data-col-size="sm" data-start="4978" data-end="4996">H Ahmad Zaenal</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="4997" data-end="5057">
<td data-start="4997" data-end="5002" data-col-size="sm">51</td>
<td data-col-size="md" data-start="5002" data-end="5030">Ranting Mayangan Kec Jogoroto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="5030" data-end="5043">Ust. Subur</td>
<td data-col-size="sm" data-start="5043" data-end="5057">Ust. Subur</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div>
<table>
<tbody>
<tr data-start="5058" data-end="5135">
<td data-start="5058" data-end="5063" data-col-size="sm">52</td>
<td data-start="5063" data-end="5106" data-col-size="md">Halaman Masjid Al Abror Sawahan Kec Jogoroto</td>
<td data-col-size="sm" data-start="5106" data-end="5120">Ust. Ja’far</td>
<td data-col-size="sm" data-start="5120" data-end="5135">Ust. Ja’far</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/daftar-lokasi-shalat-idul-adha-warga-muhammadiyah-kabupaten-jombang-1447-h-lengkap-dengan-nama-khatib-imamnya/">Daftar Lokasi Shalat Idul Adha Warga Muhammadiyah Kabupaten Jombang 1447 H Lengkap Dengan Nama Khatib &#038; Imamnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/daftar-lokasi-shalat-idul-adha-warga-muhammadiyah-kabupaten-jombang-1447-h-lengkap-dengan-nama-khatib-imamnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PDM se-Jatim Gelar Ngopi Bareng di Pantai Abirama Tuban</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pdm-se-jatim-gelar-ngopi-bareng-di-pantai-abirama-tuban/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pdm-se-jatim-gelar-ngopi-bareng-di-pantai-abirama-tuban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 07:54:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur menggelar acara Ngopi Bareng, Sabtu (9/5/26). Acara yang digelar di tepi pantai Abirama Tuban ini bukan sekadar kumpul-kumpul,...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pdm-se-jatim-gelar-ngopi-bareng-di-pantai-abirama-tuban/">PDM se-Jatim Gelar Ngopi Bareng di Pantai Abirama Tuban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur menggelar acara <strong data-start="466" data-end="482">Ngopi Bareng,</strong> Sabtu (9/5/26). Acara yang digelar di tepi pantai Abirama Tuban ini bukan sekadar kumpul-kumpul, tetapi ajang silaturrahmi sekaligus berbagi ide dan peluang usaha antar PDM di seluruh Jawa Timur.</p>
<p data-start="645" data-end="881">Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB itu diawali dengan kegiatan kunjungan ke berbagai usaha milik PDM Tuban.</p>
<p data-start="645" data-end="881">Para delegasi dari seluruh PDM diajak keliling mengendarai bus wisata untuk melihat secara langsung unit-unit usaha milik PDM di bumi Ronggolawe. diantaranya adalah perumahan, minimarket <strong data-start="994" data-end="1005">Suryamu</strong>, pabrik air minum kemasan <strong data-start="1032" data-end="1040">Suli</strong>, hingga kandang peternakan kambing.</p>
<p data-start="645" data-end="881">“Kunjungan ini penting agar setiap PDM bisa belajar, bertukar pengalaman, dan melihat potensi bisnis yang bisa dikembangkan di daerah masing-masing,” kata Dr. Abdul Malik, Presiden Ngopi Bareng.</p>
<p data-start="1250" data-end="1409">Malam harinya, pukul 19.00 WIB, acara Ngopi Bareng dihadiri oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Dzulfikar Ahmad Tawalla, Ketua PWM Jatim, Dr. Sukadiono, dan Wakil Ketua PWM Jatim, Dr. Hidayaturrohman.</p>
<figure id="attachment_1722" aria-describedby="caption-attachment-1722" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1722" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2.jpeg" alt="" width="750" height="415" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2.jpeg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2-182x100.jpeg 182w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2-360x200.jpeg 360w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-2-270x150.jpeg 270w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1722" class="wp-caption-text">Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se Jatim Ngopi Bareng di tepi Pantai Abirama Tuban</figcaption></figure>
<p data-start="1250" data-end="1409">Acara ceremonial yang dikemas santai itu dibuka oleh Ketua PDM Tuban dengan sambutan hangat, diikuti pengarahan oleh Ketua PWM Jatim dan Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran.</p>
<p data-start="1411" data-end="1730">Di tengah sesi ini, dilakukan penyerahan maket perumahan Grand Surya Resident oleh PT Bumi Surya Utama milik PDM Tuban kepada PDM Jombang, yang dalam waktu dekat akan dibangun di Parimono, Jombang.</p>
<p data-start="1411" data-end="1730">Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWM Jatim juga melaunching produksi genteng milik PCM Karangpinang, Sampang, sebagai salah satu upaya mengembangkan usaha milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Sampang Madura.</p>
<figure id="attachment_1724" aria-describedby="caption-attachment-1724" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1724" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-3.jpeg" alt="" width="750" height="407" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-3.jpeg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/05/Muhammadiyah-Jombang-3-182x100.jpeg 182w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1724" class="wp-caption-text">Ketua Pimpinan Daerah muhammadiyah Jombang terima Maket perumahan Grand Surya Resident dari PT Surya Bumi Utama milik PDM Tuban</figcaption></figure>
<p data-start="1732" data-end="2086">Acara semakin spesial dengan dilakukannya penandatanganan MOU antara Dr. Abdul Malik, Presiden Ngopi Bareng, dengan PT Veros Djaya Steel, untuk kerja sama pemasaran kandang peternakan ayam modern skala rumahan.</p>
<p data-start="1732" data-end="2086">“Dengan Ngopi Bareng dan kerjasama yang dihasilkan ini, saya berharap setiap PDM nanti akan punya pondasi ekonomi yang kuat, sehingga memiliki kemandirian” ujar Dr. Sukadiono, Ketua PWM Jatim.</p>
<p data-start="2088" data-end="2279">Wakil Menteri Dzulfikar Ahmad Tawalla menambahkan, “Sinergi ekonomi antar PDM ini bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi juga membuka peluang kerja dan manfaat langsung bagi masyarakat.”</p>
<p data-start="2281" data-end="2533">Ngopi Bareng PDM se-Jatim membuktikan bahwa berkumpul bisa sekaligus produktif. Lewat diskusi, kunjungan usaha, dan kerja sama ekonomi, Muhammadiyah menunjukkan langkah nyata dalam membangun jaringan ekonomi yang mendukung misi sosial dan dakwah.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pdm-se-jatim-gelar-ngopi-bareng-di-pantai-abirama-tuban/">PDM se-Jatim Gelar Ngopi Bareng di Pantai Abirama Tuban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pdm-se-jatim-gelar-ngopi-bareng-di-pantai-abirama-tuban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PDM Jombang Dr Abdul Malik Hadiri Halal Bihalal FKMJ bersama Wakil Bupati Jombang Gus Salman</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ketua-pdm-jombang-dr-abdul-malik-hadiri-halal-bihalal-fkmj-bersama-wakil-bupati-jombang-gus-salman/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ketua-pdm-jombang-dr-abdul-malik-hadiri-halal-bihalal-fkmj-bersama-wakil-bupati-jombang-gus-salman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 11:56:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1703</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menghadiri acara halal bihalal yang diselenggarakan Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ) bersama Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Yazid....</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ketua-pdm-jombang-dr-abdul-malik-hadiri-halal-bihalal-fkmj-bersama-wakil-bupati-jombang-gus-salman/">Ketua PDM Jombang Dr Abdul Malik Hadiri Halal Bihalal FKMJ bersama Wakil Bupati Jombang Gus Salman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menghadiri acara halal bihalal yang diselenggarakan Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ) bersama Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Yazid. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Pondok Pesantren Baabussalam, Desa Kalibening, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Rabu (8/4/2026) malam.</p>
<p class="isSelectedEnd">Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dari beragam latar belakang, mulai dari tokoh agama, tokoh suku, hingga perwakilan etnis yang ada di Jombang. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Yazid menekankan pentingnya peran Forum Komunikasi Masyarakat Jombang dalam menjaga kerukunan antarwarga. Ia berharap FKMJ dapat terus aktif menjadi jembatan komunikasi di tengah keberagaman masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kerukunan adalah kunci utama agar pembangunan di Jombang dapat berjalan dengan baik. Saya berharap FKMJ terus berperan aktif menjaga keharmonisan masyarakat, sehingga program-program pemerintah bisa terlaksana dengan lancar,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_1704" aria-describedby="caption-attachment-1704" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1704" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/04/Muhammadiyah-Jombang-2.jpeg" alt="" width="750" height="485" /><figcaption id="caption-attachment-1704" class="wp-caption-text">Dr. Abdul Malik. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang (berbaju batik) dampingi Wakil Bupati Jombang menyematkan pin anggota kehormatan FKMJ</figcaption></figure>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Ketua PDM Jombang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai halal bihalal menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan mempererat sinergi antar elemen masyarakat.</p>
<p>Dengan adanya kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini, diharapkan masyarakat Jombang dapat terus menjaga persatuan di tengah keberagaman, sekaligus mendukung upaya pembangunan daerah yang berkelanjutan.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ketua-pdm-jombang-dr-abdul-malik-hadiri-halal-bihalal-fkmj-bersama-wakil-bupati-jombang-gus-salman/">Ketua PDM Jombang Dr Abdul Malik Hadiri Halal Bihalal FKMJ bersama Wakil Bupati Jombang Gus Salman</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ketua-pdm-jombang-dr-abdul-malik-hadiri-halal-bihalal-fkmj-bersama-wakil-bupati-jombang-gus-salman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Halal Bihalal Pimpinan dan Warga Muhammadiyah Jombang, Ust Abdul Somad Ajak Warga Beli Lahan di Selatan JMC</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-halal-bihalal-pimpinan-dan-warga-muhammadiyah-jombang-ust-abdul-somad-ajak-warga-beli-lahan-di-selatan-jmc/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-halal-bihalal-pimpinan-dan-warga-muhammadiyah-jombang-ust-abdul-somad-ajak-warga-beli-lahan-di-selatan-jmc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2026 01:00:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1699</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ustadz Abdul Somad (UAS) menghadiri acara halal bihalal yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang bersama warga Muhammadiyah, Ahad (22/3/26). Kegiatan berlangsung di...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-halal-bihalal-pimpinan-dan-warga-muhammadiyah-jombang-ust-abdul-somad-ajak-warga-beli-lahan-di-selatan-jmc/">Hadiri Halal Bihalal Pimpinan dan Warga Muhammadiyah Jombang, Ust Abdul Somad Ajak Warga Beli Lahan di Selatan JMC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ustadz Abdul Somad (UAS) menghadiri acara halal bihalal yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang bersama warga Muhammadiyah, Ahad (22/3/26). Kegiatan berlangsung di halaman <strong data-start="476" data-end="559">Jombang Muhammadiyah Center (JMC), Jalan Kapt Piere Tendean 15, Sengon, Jombang</strong>.</p>
<p data-start="564" data-end="861">Acara diawali dengan pengukuhan <strong data-start="596" data-end="642">jamaah haji KBIHU Sidratul Muntaha Jombang</strong> oleh Ketua PDM Jombang, <strong data-start="667" data-end="686">Dr. Abdul Malik</strong>. Jamaah yang dikukuhkan ini siap berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 setelah mengikuti serangkaian manasik yang telah diprogramkan oleh KBIHU Sidratul Muntaha.</p>
<p data-start="863" data-end="1226">Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad mengajak warga Muhammadiyah untuk memperluas wilayah JMC dengan <strong data-start="976" data-end="1008">membeli lahan di selatan JMC</strong>. UAS menekankan pentingnya langkah ini agar JMC dapat menjadi <strong data-start="1075" data-end="1100">pusat peradaban Islam di kota santri</strong>, sebagaimana cita-cita warga Muhammadiyah Jombang, dengan berdirinya kantor pusat Muhammadiyah, Ortom, pondok pesantren, dan sekolah.</p>
<p data-start="1228" data-end="1453">Halal bihalal ini menjadi momentum bagi warga Muhammadiyah Jombang untuk mempererat tali silaturahmi dan meneguhkan komitmen dalam mengembangkan pusat kegiatan keislaman di kota santri tersebut.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-halal-bihalal-pimpinan-dan-warga-muhammadiyah-jombang-ust-abdul-somad-ajak-warga-beli-lahan-di-selatan-jmc/">Hadiri Halal Bihalal Pimpinan dan Warga Muhammadiyah Jombang, Ust Abdul Somad Ajak Warga Beli Lahan di Selatan JMC</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/hadiri-halal-bihalal-pimpinan-dan-warga-muhammadiyah-jombang-ust-abdul-somad-ajak-warga-beli-lahan-di-selatan-jmc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Muhammadiyah Jombang Ikuti Shalat Iedul Fitri di Halaman Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-ikuti-shalat-iedul-fitri-di-halaman-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-ikuti-shalat-iedul-fitri-di-halaman-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 01:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, serentak menggelar Shalat Idul Fitri pada Jumat (20/3/26) pagi. Pelaksanaan ibadah berlangsung di sedikitnya 50 titik...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-ikuti-shalat-iedul-fitri-di-halaman-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang/">Ribuan Warga Muhammadiyah Jombang Ikuti Shalat Iedul Fitri di Halaman Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, serentak menggelar Shalat Idul Fitri pada Jumat (20/3/26) pagi. Pelaksanaan ibadah berlangsung di sedikitnya 50 titik yang tersebar di wilayah tersebut.</p>
<p data-start="204" data-end="431">Salah satu lokasi pelaksanaan berada di halaman <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Masjid KH Ahmad Dahlan</span></span> yang terletak di kawasan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Jombang Muhammadiyah Center (JMC)</span></span>. Sejak pagi hari, jamaah sudah memadati area masjid untuk mengikuti Shalat Id.</p>
<p data-start="433" data-end="712">Namun, membludaknya jumlah jamaah membuat halaman masjid yang memiliki kapasitas sekitar 2.500 orang tidak mampu menampung seluruh peserta. Akibatnya, sebagian jamaah terpaksa melaksanakan shalat di halaman <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">SMA Muhammadiyah (SMAM) 1 Jombang</span></span> hingga meluber ke tepi jalan raya.</p>
<p data-start="714" data-end="887">Meski demikian, pelaksanaan Shalat Idul Fitri hingga khutbah tetap berlangsung dengan khidmat dan tertib. Jamaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.</p>
<p data-start="889" data-end="1140">Ketua Takmir Masjid KH Ahmad Dahlan, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">KH Fatkhurrohman Stani</span></span>, menjelaskan bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri pada hari ini mengacu pada keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang didasarkan pada metode hisab serta Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).</p>
<p data-start="1142" data-end="1410" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Menurutnya, melalui kalender global tersebut, penentuan waktu ibadah, termasuk Shalat Id maupun fenomena alam seperti gerhana matahari, dapat dihitung secara akurat hingga menit dan detiknya sekalipun. Oleh karena itu, hasil perhitungan tersebut tidak perlu diragukan lagi.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-ikuti-shalat-iedul-fitri-di-halaman-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang/">Ribuan Warga Muhammadiyah Jombang Ikuti Shalat Iedul Fitri di Halaman Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-ikuti-shalat-iedul-fitri-di-halaman-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Jombang Akan Gelar Shalat Iedul Fitri 2026 Serentak di 50 Tempat, Berikut Lokasi dan Nama Khotib Imamnya</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-akan-gelar-shalat-iedul-fitri-serentak-di-50-tempat-berikut-lokasi-dan-nama-khotib-imamnya/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-akan-gelar-shalat-iedul-fitri-serentak-di-50-tempat-berikut-lokasi-dan-nama-khotib-imamnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 06:23:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ikuti keputusan Pimpinan Pusat, warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang akan menggelar shalat hari raya Iedul Fitri serentak pada tanggal 20 Maret 2026. Shalat...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-akan-gelar-shalat-iedul-fitri-serentak-di-50-tempat-berikut-lokasi-dan-nama-khotib-imamnya/">Muhammadiyah Jombang Akan Gelar Shalat Iedul Fitri 2026 Serentak di 50 Tempat, Berikut Lokasi dan Nama Khotib Imamnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com</strong> &#8211; Ikuti keputusan Pimpinan Pusat, warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang akan menggelar shalat hari raya Iedul Fitri serentak pada tanggal 20 Maret 2026.</p>
<p>Shalat iedul fitri oleh warga Muhammadiyah Jombang itu akan dilaksanakan di 50 tempat.</p>
<p>Hal tersebut didasarkan atas data yang telah dirilis oleh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.</p>
<p>Berikut adalah Lokasi Shalat Iedul Fitri Muhammadiyah Jombang yang tersebar di belasan Kecamatan:</p>
<ol>
<li>PDM Jombang, bertempat di JMC (Jombang Muhammadiyah Center), Khotib: Syarif Hidayatullah, S.Ag, MM / Imam: Faila Faiz</li>
<li>PCM Jombang, bertempat di lapangan Desa Pulo lor Moh. Khotib/Imam: Mudzakkir, S.Sos, M.A, PhD</li>
<li>PCM Jombang, bertempat di halaman Masjid Al Khouf, Khotib/imam: Faizuz Sya&#8217;bani</li>
<li>PCM Jambu, bertempat di halaman SDN Jabon, Khotib/imam: Ubaidillah Ichsan, S.Pd</li>
<li>PCM Jambu, bertempat di halaman SDN Pandanwangi, Khotib/imam: Ahmad Huda</li>
<li>PCM Jambu, bertempat di halaman Masjid Munawaroh Gondekan, Khotib/imam: Sutrisno</li>
<li>PCM Perak, bertempat di Lapangan Glagahan Perak, khotib/imam: Syahrul Arya Fatahhudin</li>
<li>PCM Gudo, bertempat di lapangan SDN Godong, Khotib: Dr. Muh. Ainun Najib, M.Fil.I / Imam: Risman Ma&#8217;arif M Djou S.Sos</li>
<li>PCM Gudo, bertempat di halaman Selep Mejoyolosari, khotib/imam: Sonhaji</li>
<li>PCM Gudo, bertempat di lapangan Plumbon Gambang, Khotib/imam: Subiakto</li>
<li>PCM Bandarkedungmulyo, bertempat di lapangan Barong Sawahan, Khotib: Dr. Umar Abd. Rahman Buang, M.Si, MA / Imam: Pariyadi</li>
<li>PCM Bandarkedungmulyo, bertempat di lapangan Bandar, Khotib/imam: Erika Hendra Irawan, S.Pd.I</li>
<li>PCM Bareng, bertempat di halaman Masjid At-Taqwa, Khotib/imam: Ashuri, S.Ag</li>
<li>PCM Ngoro, bertempat di lapangan Masjid Al Usmani SMK Muhammadiyah 1 Ngoro, khotib/imam: Abdillah Syukri</li>
<li>PCM Ngoro, bertempat di halaman Selatan Masjid AlHikmah, Khotib/imam: Moh. Kharis Wibisono</li>
<li>PCM Mojoagung, bertempat di lapangan As-Salam Karobelah, Khotib/imam: KH. Drs. Moh Asyik</li>
<li>PCM Mojoagung, bertempat di lapangan Masjid Darunnajah, Khotib/imam: KH. Drs. Najih Ihsan, MA</li>
<li>PCM Mojoagung, bertempat di terminal Mojoagung, Khotib/imam: Khusnul Anam, Lc</li>
<li>PCM Mojoagung, bertempat di halaman Parkir RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, Khotib/imam: M. Mustofa As Siba&#8217;i</li>
<li>PCM Mojoagung, bertempat di lapangan SDN Janti, Khotib/imam: Nur Furqon</li>
<li>PCM Peterongan, bertempat di halaman Masjid Miftahul Huda Sudimoro, Khotib/imam: Billah Isomul Haq</li>
<li>PCM Peterongan, bertempat di halaman SMP Al-Karamah, Khotib/imam: Imron Nur Annas, S.H.I, M.H</li>
<li>PCM Ngusikan, bertempat di halaman Masjid As-Sairi Keboan, khotib/imam: M. Riza Mahendra, S.Pd</li>
<li>PCM Kesamben, bertempat di halaman Masjid An-Nur Carangrejo, khotib/imam: Nur Rachmat Hidayat, S.Ag, M.HI</li>
<li>PCM Kesamben, bertempat di halaman Masjid Baabussalam Kedungbetik, khotib/imam: H. Nanang Amrullah</li>
<li>PCM Kesamben, bertempat di halaman Masjid Ar-Rohman Pojokkulon, khotib/imam: Imam Safi&#8217;i, S.Pd.I</li>
<li>PCM Wonosalam, bertempat di Masjid Al-Mujahidin, khotib/imam: Ahmad Shiddiq</li>
<li>PCM Wonosalam, bertempat di lapangan Masjid Al-Huda Junggo, khotib/imam: Purwanto</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halaman Masjid Baiturrahman Pengalangan, khotib/imam: Sentot Prihadiyana</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halaman SDIT Segodorejo, Khotib: Dr. H. Beny Nur, imam: Miftahul Ulum, S.Sos, MM. AWP</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halaman Masjid Babussa&#8217;adah Brudu, khotib/imam: Drs. Ah. Kholis Hayatuddin, M.Ag</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halamam MIM 6 Gedangan. Khotib/imam: M. Baskoro Najih</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halaman SDN Badas, khotib/imam: Tri Febriandi Amrulloh, M.Ag</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di Masjid Darussalam Menturo. Khotib: Suratman, S.Ag/ imam: Syamsul Huda</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halaman Masjid Hasyim Asy&#8217;ari Balongsono Talunkidul, khotib/imam: Yusuf Ali Syahbana, S.Pd</li>
<li>PCM Sumobito, bertempat di halaman Masjid Sabilillah, khotib/imam: Ganang Edi Widodo, S.Pd.I</li>
<li>PCM Tembelang, bertempat di halaman MIM 4 Kedunglosari, khotib/imam: Khoirul Huda, S.Pd.I</li>
<li>PCM Tembelang, bertempat di lapangan Pesantren, khotib/imam: Achmad Faiz Mukhlas</li>
<li>PCM Tembelang, bertempat di halaman Masjid At-Taqwa Rejosopinggir, khotib/imam: Sirojut Tholibin</li>
<li>PCM Tembelang, bertempat di halaman Masjid Al-Ikhlas Jatimenok, khotib/imam: Asyhad Abdillah Rosyid</li>
<li>PCM Tembelang, bertempat di Masjid Nurul Iman Jatiwates, khotib/imam: Ismail</li>
<li>PCM Mojowarno, bertempat di halaman Masjid Nurul Huda Mojoduwur, khotib: Wadhifur Rohman / imam: Zidan Al Mukhlis</li>
<li>PCM Mojowarno, bertempat di Masjid Al-Kahfi Gedangan, khotib/imam: Su&#8217;udin,S.Ag</li>
<li>PCM Mojowarno, bertempat di Masjid Al Uhuwah Islamiyah Ngepung, khotib/imam: Zainul Arifin, S.Pd</li>
<li>PCM Mojowarno, bertempat di halaman Masjid Al-Falah Kedungpari, khotib: M. Rasyid Ridho / imam: M. Raihan Al Ghifari</li>
<li>PCM Kudu, bertempat di halaman Masjid Al-Ihsan Katemas, khotib/imam: Abdul Rozaaq Muttaqiin, S.Pd</li>
<li>PCM Jogoroto, bertempat di lapangan Jogoroto, khotib/imam: Anis S. Hadi</li>
<li>PCM Jogoroto, bertempat di halaman Masjid Baiturrahman Jarak kulon, khotib/imam: dr. Iwan</li>
<li>PCM Jogoroto bertempat di halaman Masjid Baiturrahim Dongeng, khotib: M. Chafiddhotus / imam: Kasiyanto</li>
<li>PCM Jogoroto, bertempat di halaman Masjid Muhammadiyah Murong Mayangan, khotib/imam: Hadi M. Bambang</li>
</ol>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-akan-gelar-shalat-iedul-fitri-serentak-di-50-tempat-berikut-lokasi-dan-nama-khotib-imamnya/">Muhammadiyah Jombang Akan Gelar Shalat Iedul Fitri 2026 Serentak di 50 Tempat, Berikut Lokasi dan Nama Khotib Imamnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-jombang-akan-gelar-shalat-iedul-fitri-serentak-di-50-tempat-berikut-lokasi-dan-nama-khotib-imamnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semangat Ramadan Di Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang, LASABMU Gelar Tadarus Al Qur&#8217;an Braille &#038; Isyarat</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/semangat-ramadan-di-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang-lasabmu-gelar-tadarus-al-quran-braille-isyarat/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/semangat-ramadan-di-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang-lasabmu-gelar-tadarus-al-quran-braille-isyarat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 15:02:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1683</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Semangat Ramadhan terasa istimewa di Masjid KH Ahmad Dahlan Sengon Jombang. Lembaga Studi Al-Qur’an Braille &#38; Isyarat Muhammadiyah (LASABMU) Jombang kembali menggelar agenda...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/semangat-ramadan-di-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang-lasabmu-gelar-tadarus-al-quran-braille-isyarat/">Semangat Ramadan Di Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang, LASABMU Gelar Tadarus Al Qur&#8217;an Braille &#038; Isyarat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Semangat Ramadhan terasa istimewa di Masjid KH Ahmad Dahlan Sengon Jombang. Lembaga Studi Al-Qur’an Braille &amp; Isyarat Muhammadiyah (LASABMU) Jombang kembali menggelar agenda rutin Ramadhan bertajuk Sinau Bareng Al-Qur’an Braille dan Isyarat, Ahad (22/2/26).</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan setiap Ahad selama bulan suci Ramadhan dan diikuti 24 peserta, terdiri dari sahabat tuna netra dan tuna rungu/tuli. Suasana belajar berlangsung hangat, penuh kekhusyukan dan kebersamaan.</p>
<p>Di satu sudut, tampak peserta meraba huruf-huruf Braille Al-Qur’an dengan penuh ketekunan. Jemari mereka menelusuri setiap titik timbul dengan kesabaran dan keyakinan. Di sisi lain, para peserta mempelajari Al-Qur’an Isyarat, mengaji melalui gerakan tangan yang sarat makna dan keimanan. Setiap gerak menjadi bahasa, setiap isyarat menjadi cahaya hidayah.</p>
<p>Ketua LASABMU, Achmad Fathul Iman, menyampaikan bahwa kegiatan Sinau Bareng Al Qur’an kini telah memasuki tahun ke-2. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menjadi bukti nyata komitmen dakwah inklusi Muhammadiyah Jombang.</p>
<p>“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah memasuki tahun kedua. Ini adalah bagian dari komitmen dakwah inklusi. Semua berhak belajar Al-Qur’an. Al-Qur’an untuk semua. Dakwah tanpa batas,” tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, antusiasme masyarakat, khususnya kalangan difabel, dalam mempelajari Al-Qur’an sangat tinggi. Hal ini membuktikan bahwa ketika akses dibuka dan ruang disediakan, semangat belajar tumbuh luar biasa.</p>
<p>Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan dan tidak dipungut biaya. Tidak ada sekat, tidak ada diskriminasi. Inilah wajah dakwah yang merangkul, menguatkan, dan memuliakan.</p>
<p>Tak hanya di bulan Ramadhan, LASABMU bersama Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) Jombang juga mendirikan TPQ Inklusi Muhammadiyah Jombang yang diselenggarakan setiap hari Jumat di SLB Muhammadiyah Jombang. TPQ ini terbuka untuk umum, menerima semua jenis difabel, dan menjadi ruang belajar Al-Qur’an Braille dan Isyarat secara berkelanjutan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1685" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260222-WA0020.jpg" alt="" width="1600" height="702" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260222-WA0020.jpg 1600w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260222-WA0020-768x337.jpg 768w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260222-WA0020-1536x674.jpg 1536w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260222-WA0020-800x351.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa Muhammadiyah Jombang tidak hanya berbicara tentang inklusi, tetapi benar-benar menghadirkannya dalam gerakan dakwah yang konkret — dakwah yang memastikan tidak ada satu pun yang tertinggal. Dakwah yang menegaskan bahwa setiap insan, apa pun kondisinya, memiliki hak yang sama untuk dekat dengan Kalamullah.</p>
<p>Ramadhan ini, Muhammadiyah Jombang mengajak masyarakat luas untuk ikut serta, mendukung, dan menyebarkan semangat dakwah inklusi. Karena Al-Qur’an bukan hanya untuk sebagian, tetapi untuk semua.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/semangat-ramadan-di-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang-lasabmu-gelar-tadarus-al-quran-braille-isyarat/">Semangat Ramadan Di Masjid KH Ahmad Dahlan Jombang, LASABMU Gelar Tadarus Al Qur&#8217;an Braille &#038; Isyarat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/semangat-ramadan-di-masjid-kh-ahmad-dahlan-jombang-lasabmu-gelar-tadarus-al-quran-braille-isyarat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Muhammadiyah Jombang Serentak Gelar Shalat Tarawih Dilanjutkan Makan Bakso Gratis</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-serentak-gelar-shalat-tarawih-dilanjutkan-makan-bakso-gratis/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-serentak-gelar-shalat-tarawih-dilanjutkan-makan-bakso-gratis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 15:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1672</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kompak menggelar Shalat Tarawih pertama, Selasa (18/2/2026) malam. Tarawih perdana ini digelar serentak di ratusan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-serentak-gelar-shalat-tarawih-dilanjutkan-makan-bakso-gratis/">Ribuan Warga Muhammadiyah Jombang Serentak Gelar Shalat Tarawih Dilanjutkan Makan Bakso Gratis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com </strong>&#8211; Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kompak menggelar Shalat Tarawih pertama, Selasa (18/2/2026) malam. Tarawih perdana ini digelar serentak di ratusan masjid dan mushola yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa.</p>
<p>Salah satu masjid yang dipadati jamaah adalah Masjid KH Ahmad Dahlan di Jalan Kapten Piere Tendean, Kota Jombang. Setelah shalat Maghrib, jamaah mulai berdatangan. Suasana masjid terasa hangat dan penuh semangat menyambut malam pertama bulan Ramadhan.</p>
<p>Pelaksanaan Tarawih ini mengikuti maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026. Karena itu, warga Muhammadiyah di Jombang langsung memulai ibadah Tarawih pada Selasa malam.</p>
<p>Menariknya, setelah Shalat Tarawih selesai, panitia masjid sudah menyiapkan ratusan porsi bakso gratis. Jamaah pun langsung menyerbu halaman masjid untuk menikmati sajian hangat tersebut. Anak-anak hingga orang tua juga tampak antusias, sambil berbincang santai dan menikmati kebersamaan.</p>
<figure id="attachment_1674" aria-describedby="caption-attachment-1674" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1674" src="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260217-WA0063.jpg" alt="" width="750" height="434" srcset="https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260217-WA0063.jpg 750w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260217-WA0063-430x250.jpg 430w, https://muhammadiyahjombang.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260217-WA0063-225x129.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1674" class="wp-caption-text">Warga santap bakso bersama usai shalat tarawih di Masjid KH Ahmad Dahlan Sengon Jombang</figcaption></figure>
<p>Ketua Panitia Kegiatan Ramadhan Masjid Ahmad Dahlan, Nanang Amrulloh, mengatakan pembagian bakso gratis ini sengaja dilakukan untuk menambah semangat jamaah.</p>
<p>“Kami ingin Ramadhan terasa lebih meriah dan menyenangkan. Harapannya jamaah semakin rajin datang ke masjid,” ujarnya.</p>
<p>Tarawih perdana ini pun menjadi momen kebersamaan yang tak hanya khusyuk dalam ibadah, tapi juga hangat dalam kebersamaan.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-serentak-gelar-shalat-tarawih-dilanjutkan-makan-bakso-gratis/">Ribuan Warga Muhammadiyah Jombang Serentak Gelar Shalat Tarawih Dilanjutkan Makan Bakso Gratis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-muhammadiyah-jombang-serentak-gelar-shalat-tarawih-dilanjutkan-makan-bakso-gratis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Hari Menuju Ramadhan 1447 H: Jangan Pilih Yang Buruk Saat Berinfaq</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/jangan-pilih-yang-buruk-saat-berinfaq/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/jangan-pilih-yang-buruk-saat-berinfaq/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 10:11:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surat Al-Baqarah ayat 267 merupakan salah satu ayat yang berbicara tegas tentang adab dan etika dalam berinfak. Ayat ini menjadi pedoman penting bagi setiap...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/jangan-pilih-yang-buruk-saat-berinfaq/">5 Hari Menuju Ramadhan 1447 H: Jangan Pilih Yang Buruk Saat Berinfaq</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="126" data-end="377">Surat Al-Baqarah ayat 267 merupakan salah satu ayat yang berbicara tegas tentang adab dan etika dalam berinfak. Ayat ini menjadi pedoman penting bagi setiap Muslim agar tidak sekadar memberi, tetapi memberi dengan kualitas terbaik dan niat yang tulus.</p>
<p data-start="379" data-end="456">Allah SWT berfirman dalam <strong data-start="405" data-end="455"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Al-Baqarah</span></span> ayat 267</strong>:</p>
<blockquote data-start="458" data-end="820">
<p data-start="460" data-end="820"><em data-start="460" data-end="820">“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”</em></p>
</blockquote>
<h2 data-start="822" data-end="859">1. Perintah Menginfakkan yang Baik</h2>
<p data-start="861" data-end="1055">Ayat ini diawali dengan panggilan lembut namun tegas: <em data-start="915" data-end="950">“Wahai orang-orang yang beriman.”</em> Ini menunjukkan bahwa kualitas iman seseorang sangat terkait dengan bagaimana ia membelanjakan hartanya.</p>
<p data-start="1057" data-end="1105">Allah memerintahkan agar yang diinfakkan adalah:</p>
<ul data-start="1107" data-end="1216">
<li data-start="1107" data-end="1144">
<p data-start="1109" data-end="1144">Hasil usaha yang <strong data-start="1126" data-end="1144">baik dan halal</strong></p>
</li>
<li data-start="1145" data-end="1178">
<p data-start="1147" data-end="1178">Hasil bumi yang <strong data-start="1163" data-end="1178">berkualitas</strong></p>
</li>
<li data-start="1179" data-end="1216">
<p data-start="1181" data-end="1216">Sesuatu yang <strong data-start="1194" data-end="1216">layak dan bernilai</strong></p>
</li>
</ul>
<p data-start="1218" data-end="1292">Infak bukan hanya tentang jumlah, tetapi juga tentang mutu dan keikhlasan.</p>
<h2 data-start="1294" data-end="1330">2. Larangan Memberikan yang Buruk</h2>
<p data-start="1332" data-end="1373">Bagian ayat yang sangat menggugah adalah:</p>
<blockquote data-start="1375" data-end="1516">
<p data-start="1377" data-end="1516"><em data-start="1377" data-end="1516">“Dan janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya kecuali dengan memicingkan mata.”</em></p>
</blockquote>
<p data-start="1518" data-end="1612">Ini adalah sindiran halus namun tajam. Allah menggambarkan seseorang yang memberi barang yang:</p>
<ul data-start="1614" data-end="1714">
<li data-start="1614" data-end="1627">
<p data-start="1616" data-end="1627">Sudah rusak</p>
</li>
<li data-start="1628" data-end="1648">
<p data-start="1630" data-end="1648">Kualitasnya rendah</p>
</li>
<li data-start="1649" data-end="1675">
<p data-start="1651" data-end="1675">Hampir tidak layak pakai</p>
</li>
<li data-start="1676" data-end="1714">
<p data-start="1678" data-end="1714">Tidak ia sukai untuk dirinya sendiri</p>
</li>
</ul>
<p data-start="1716" data-end="1797">Seolah-olah seseorang berkata dalam hatinya:<br data-start="1760" data-end="1763" />“Yang penting saya sudah memberi.”</p>
<p data-start="1799" data-end="1915">Padahal, jika ia sendiri diberi barang seperti itu, ia akan menerimanya dengan enggan, bahkan merasa tidak dihargai.</p>
<p data-start="1917" data-end="2034">Ayat ini mengajarkan empati:<br data-start="1945" data-end="1948" /><strong data-start="1948" data-end="2034">Jangan berikan kepada orang lain sesuatu yang kita sendiri tidak rela menerimanya.</strong></p>
<h2 data-start="2036" data-end="2074">3. Standar Kedermawanan dalam Islam</h2>
<p data-start="2076" data-end="2131">Islam menetapkan standar moral tinggi dalam bersedekah:</p>
<ul data-start="2133" data-end="2259">
<li data-start="2133" data-end="2162">
<p data-start="2135" data-end="2162">Memberi dengan yang terbaik</p>
</li>
<li data-start="2163" data-end="2189">
<p data-start="2165" data-end="2189">Tidak menyakiti penerima</p>
</li>
<li data-start="2190" data-end="2236">
<p data-start="2192" data-end="2236">Tidak merendahkan martabat orang yang diberi</p>
</li>
<li data-start="2237" data-end="2259">
<p data-start="2239" data-end="2259">Tidak merasa berjasa</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2261" data-end="2307">Dalam praktik modern, ayat ini relevan ketika:</p>
<ul data-start="2308" data-end="2478">
<li data-start="2308" data-end="2369">
<p data-start="2310" data-end="2369">Menyumbangkan pakaian (jangan kirim yang sudah rusak berat)</p>
</li>
<li data-start="2370" data-end="2423">
<p data-start="2372" data-end="2423">Memberikan makanan (jangan yang hampir kedaluwarsa)</p>
</li>
<li data-start="2424" data-end="2478">
<p data-start="2426" data-end="2478">Memberi bantuan (jangan yang sekadar “buang barang”)</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2480" data-end="2552">Infak bukan sarana membersihkan gudang, tetapi sarana membersihkan hati.</p>
<h2 data-start="2554" data-end="2593">4. Allah Maha Kaya Lagi Maha Terpuji</h2>
<p data-start="2595" data-end="2627">Penutup ayat ini sangat penting:</p>
<blockquote data-start="2629" data-end="2690">
<p data-start="2631" data-end="2690"><em data-start="2631" data-end="2690">“Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”</em></p>
</blockquote>
<p data-start="2692" data-end="2787">Allah tidak membutuhkan infak kita.<br data-start="2727" data-end="2730" />Kita lah yang membutuhkan pahala dan keberkahan dari-Nya.</p>
<p data-start="2789" data-end="2821">Dua sifat Allah yang disebutkan:</p>
<ul data-start="2823" data-end="2959">
<li data-start="2823" data-end="2882">
<p data-start="2825" data-end="2882"><strong data-start="2825" data-end="2838">Maha Kaya</strong>: Allah tidak bergantung pada harta manusia.</p>
</li>
<li data-start="2883" data-end="2959">
<p data-start="2885" data-end="2959"><strong data-start="2885" data-end="2901">Maha Terpuji</strong>: Allah tetap terpuji, baik manusia bersedekah atau tidak.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2961" data-end="3059">Ini mengingatkan bahwa infak adalah bentuk ibadah dan pembuktian iman, bukan bantuan kepada Allah.</p>
<h2 data-start="3061" data-end="3103">5. Refleksi untuk Kehidupan Sehari-hari</h2>
<p data-start="3105" data-end="3143">Ayat ini mengajak kita untuk merenung:</p>
<ul data-start="3145" data-end="3301">
<li data-start="3145" data-end="3187">
<p data-start="3147" data-end="3187">Apakah kita memberi dengan yang terbaik?</p>
</li>
<li data-start="3188" data-end="3249">
<p data-start="3190" data-end="3249">Apakah kita hanya memberi ketika tidak lagi membutuhkannya?</p>
</li>
<li data-start="3250" data-end="3301">
<p data-start="3252" data-end="3301">Apakah kita menjaga perasaan orang yang menerima?</p>
</li>
</ul>
<p data-start="3303" data-end="3392">Dalam dunia yang serba materi, ayat ini membangun peradaban berbasis empati dan kualitas.</p>
<p data-start="3394" data-end="3532">Memberi bukan sekadar memindahkan barang dari tangan kita ke tangan orang lain, tetapi memindahkan kebaikan dari hati kita ke hati sesama.</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/jangan-pilih-yang-buruk-saat-berinfaq/">5 Hari Menuju Ramadhan 1447 H: Jangan Pilih Yang Buruk Saat Berinfaq</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/jangan-pilih-yang-buruk-saat-berinfaq/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Tanggal Ini</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-tetapkan-1-ramadhan-jatuh-pada-tanggal-ini/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-tetapkan-1-ramadhan-jatuh-pada-tanggal-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 05:33:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tarjih]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1662</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam maklumat resmi yang didasarkan pada...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-tetapkan-1-ramadhan-jatuh-pada-tanggal-ini/">Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Tanggal Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam maklumat resmi yang didasarkan pada metode hisab dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).</p>
<p data-start="349" data-end="656">Berbeda dengan metode rukyat yang menitikberatkan pada pengamatan hilal di wilayah tertentu, Muhammadiyah menggunakan pendekatan hisab hakiki wujudul hilal berbasis global. Dalam sistem ini, awal bulan Hijriah ditetapkan apabila secara astronomis hilal telah memenuhi kriteria di mana pun di permukaan bumi.</p>
<p data-start="658" data-end="939">Muhammadiyah menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan astronomi, pada 17 Februari 2026 hilal telah memenuhi kriteria di sejumlah wilayah dunia. Dengan terpenuhinya syarat tersebut secara global, maka 1 Ramadan 1447 H ditetapkan pada keesokan harinya, yakni Rabu, 18 Februari 2026.</p>
<p data-start="941" data-end="1217">Pendekatan Kalender Hijriah Global Tunggal yang digunakan Muhammadiyah bertujuan mewujudkan kesatuan sistem penanggalan Islam secara internasional. Melalui sistem ini, penentuan awal bulan tidak lagi bergantung pada batas wilayah negara, melainkan pada kesatuan matlak global.</p>
<p data-start="1219" data-end="1464">Muhammadiyah menegaskan bahwa metode hisab yang digunakan bersifat ilmiah dan konsisten, sehingga penetapan awal Ramadan dapat diumumkan jauh hari sebelumnya. Hal ini diharapkan memberi kepastian bagi umat Islam dalam mempersiapkan ibadah puasa.</p>
<p data-start="1466" data-end="1764">Sementara itu, potensi perbedaan awal Ramadan dengan pihak lain tetap terbuka karena adanya perbedaan kriteria, yakni antara pendekatan lokal dan global. Muhammadiyah pun mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan saling menghormati serta menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah.</p>
<p data-start="1766" data-end="1886" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan penetapan ini, warga Muhammadiyah dijadwalkan mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-tetapkan-1-ramadhan-jatuh-pada-tanggal-ini/">Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Pada Tanggal Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/muhammadiyah-tetapkan-1-ramadhan-jatuh-pada-tanggal-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Masjid KH Ahmad Dahlan di Jombang Muhammadiyah Center</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/sejarah-masjid-kh-ahmad-dahlan-di-jombang-muhammadiyah-center/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/sejarah-masjid-kh-ahmad-dahlan-di-jombang-muhammadiyah-center/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 22:31:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1656</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Bagi warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Masjid KH Ahmad Dahlan bukanlah nama yang asing. Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Pimpinan Daerah...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/sejarah-masjid-kh-ahmad-dahlan-di-jombang-muhammadiyah-center/">Sejarah Masjid KH Ahmad Dahlan di Jombang Muhammadiyah Center</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Bagi warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Masjid KH Ahmad Dahlan bukanlah nama yang asing. Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang dan menjadi salah satu ikon penting dakwah Muhammadiyah di kota santri.</p>
<p data-start="460" data-end="764">Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan dipercayakan kepada dua tokoh Muhammadiyah Jombang, yakni KH Fatkhurrohman Sani dan KH Djaelani. Berkat dukungan doa serta partisipasi finansial dari seluruh warga Muhammadiyah, dalam waktu sekitar satu tahun bangunan masjid yang lama didambakan tersebut mulai berdiri.</p>
<p data-start="766" data-end="958">Masjid KH Ahmad Dahlan dibangun dua lantai dengan ukuran 16 x 25 meter dan dirancang mampu menampung sekitar 300 jamaah. Total anggaran pembangunan masjid ini mencapai lebih dari Rp2,5 miliar.</p>
<p data-start="960" data-end="1177">Masjid ini berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean Nomor 15, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Keberadaannya menjadi bagian dari kawasan terpadu yang diberi nama <strong data-start="1139" data-end="1176">Jombang Muhammadiyah Center (JMC)</strong>.</p>
<p data-start="1179" data-end="1444">Di kawasan JMC tersebut, selain Masjid KH Ahmad Dahlan dan gedung SMAM 1 Jombang yang telah berdiri, PDM Jombang juga merencanakan pembangunan Pondok Pesantren, kantor bersama PDM dan Organisasi Otonom (Ortom), pusat bisnis, pusat pertanian, serta gedung pertemuan.</p>
<h3 data-start="1446" data-end="1469">Sejarah Pembangunan</h3>
<p data-start="1471" data-end="1639">Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan dimulai pada tahun 2018. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Prof. Dr. KH Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.</p>
<p data-start="1641" data-end="1897">Meski proses pembangunan belum sepenuhnya rampung, sejak tahun 2019 masjid ini sudah mulai difungsikan untuk kegiatan ibadah masyarakat. Sejumlah kegiatan besar, seperti Pengajian Umum Ahad Pagi (PUAP) PDM Jombang, beberapa kali digelar di masjid tersebut.</p>
<p data-start="1899" data-end="2102">Pada tahun 2022, PDM Jombang membentuk kepengurusan Ta’mir Masjid KH Ahmad Dahlan untuk mengelola sekaligus menyelesaikan pembangunan masjid. KH Fatkhurrohman Sani dipercaya sebagai Ketua Ta’mir pertama.</p>
<p data-start="2104" data-end="2346">Pasca pandemi Covid-19, pemanfaatan Masjid KH Ahmad Dahlan semakin dioptimalkan. Tidak hanya sebagai tempat shalat, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan dakwah dan pendidikan. Pengajian Umum Ahad Pagi rutin digelar setiap satu bulan sekali.</p>
<p data-start="2348" data-end="2559">Pada bulan Ramadhan tahun 2023, PDM Jombang mengadakan kegiatan Semarak Ramadhan selama satu bulan penuh di Masjid KH Ahmad Dahlan. Kegiatan tersebut menjadi magnet tersendiri bagi jamaah dan masyarakat sekitar.</p>
<p data-start="2561" data-end="2883">Selain itu, berbagai program kajian dan pendidikan juga mulai dikembangkan. Di antaranya Kajian Tarjih setiap Rabu malam, Kajian Tafsir Surat Yasin setiap Kamis malam, Kajian Syuruq setiap Sabtu pagi, Kajian Subuh harian, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) untuk anak dan orang dewasa dengan jadwal rutin setiap pekan.</p>
<p data-start="2885" data-end="3035">Masjid KH Ahmad Dahlan juga menjadi lokasi Pengajian Umum Sabtu Pagi (PUSPA) yang digelar rutin setiap bulan pada Sabtu kedua, sebagai pengganti PUAP.</p>
<p data-start="3037" data-end="3287">Ke depan, Ta’mir Masjid KH Ahmad Dahlan berencana mengembangkan program-program sosial yang berkelanjutan, agar keberadaan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah dan pendidikan, tetapi juga memberi manfaat sosial bagi masyarakat di sekitarnya. ***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/sejarah-masjid-kh-ahmad-dahlan-di-jombang-muhammadiyah-center/">Sejarah Masjid KH Ahmad Dahlan di Jombang Muhammadiyah Center</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/sejarah-masjid-kh-ahmad-dahlan-di-jombang-muhammadiyah-center/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Dorong Pengembangan Usaha Breeding Sapi PCM Wonosalam</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-dorong-pengembangan-usaha-breeding-sapi-pcm-wonosalam/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-dorong-pengembangan-usaha-breeding-sapi-pcm-wonosalam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 15:51:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1653</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Dr Abdul Malik, MP, IPU, mendukung penuh usaha breeding sapi yang dikelola Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosalam. Usaha...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-dorong-pengembangan-usaha-breeding-sapi-pcm-wonosalam/">Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Dorong Pengembangan Usaha Breeding Sapi PCM Wonosalam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, <strong data-start="240" data-end="267">Dr Abdul Malik, MP, IPU</strong>, mendukung penuh usaha breeding sapi yang dikelola <strong data-start="331" data-end="379">Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonosalam</strong>. Usaha tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai model kemandirian ekonomi persyarikatan.</p>
<p data-start="496" data-end="690">Usaha breeding sapi ini ditangani langsung oleh Ketua PCM Wonosalam, <strong data-start="565" data-end="587">Ustaz Gigih Bawono</strong>, dan berlokasi di lereng Gunung Anjasmoro, <strong data-start="631" data-end="689">Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang</strong>.</p>
<p data-start="692" data-end="916">Sebagai bentuk dukungan nyata, Dr Abdul Malik bersama jajaran PDM Jombang, di antaranya <strong data-start="780" data-end="797">Drs. Ali Said</strong> dan <strong data-start="802" data-end="826">Drs. Hadi Nur Rohmat</strong>, mengunjungi langsung kandang sapi milik PCM Wonosalam tersebut pada <strong data-start="896" data-end="915">Ahad (1/2/2026)</strong>.</p>
<p data-start="918" data-end="1043">Dalam kunjungannya, Dr Abdul Malik mengaku senang dan mengapresiasi pengelolaan peternakan yang dilakukan oleh PCM Wonosalam.</p>
<blockquote data-start="1045" data-end="1097">
<p data-start="1047" data-end="1097">“Sapinya sehat-sehat dan besar,” ujar Abdul Malik.</p>
</blockquote>
<p data-start="1099" data-end="1239">Menurutnya, usaha breeding sapi ini layak dijadikan <strong data-start="1151" data-end="1168">pilot project</strong> yang ke depan bisa dikembangkan oleh seluruh PCM di Kabupaten Jombang.</p>
<blockquote data-start="1241" data-end="1463">
<p data-start="1243" data-end="1463">“Kalau ini berhasil, nanti akan kita koordinasikan dengan seluruh Pimpinan Cabang agar kebutuhan sapi warga Muhammadiyah, terutama saat Idul Adha, bisa diambil langsung dari peternakan milik PCM Wonosalam ini,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1465" data-end="1644">Abdul Malik berharap, pengembangan usaha peternakan ini tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi Muhammadiyah, tetapi juga mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-dorong-pengembangan-usaha-breeding-sapi-pcm-wonosalam/">Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Dorong Pengembangan Usaha Breeding Sapi PCM Wonosalam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-dorong-pengembangan-usaha-breeding-sapi-pcm-wonosalam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PD Muhammadiyah Jombang Canangkan Penanaman Bengkoang di Lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-canangkan-penanaman-bengkoang-di-lereng-gunung-anjasmoro-wonosalam/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-canangkan-penanaman-bengkoang-di-lereng-gunung-anjasmoro-wonosalam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 15:03:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1649</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Dr. Abdul Malik, MP, IPU, mencanangkan program penanaman bengkoang pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Junggo,...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-canangkan-penanaman-bengkoang-di-lereng-gunung-anjasmoro-wonosalam/">PD Muhammadiyah Jombang Canangkan Penanaman Bengkoang di Lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, <strong data-start="222" data-end="250">Dr. Abdul Malik, MP, IPU</strong>, mencanangkan program penanaman bengkoang pada <strong data-start="298" data-end="317">Ahad (1/2/2026)</strong>.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan di <strong data-start="353" data-end="425">Dusun Junggo, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang</strong>.</p>
<p data-start="428" data-end="769">Pencanangan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Jombang.</p>
<p data-start="428" data-end="769">Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdul Malik bersama seluruh pimpinan cabang melakukan <strong data-start="643" data-end="680">penanaman perdana bibit bengkoang</strong> di lahan wakaf milik Muhammadiyah yang berada di <strong data-start="730" data-end="768">lereng Gunung Anjasmoro, Wonosalam</strong>.</p>
<p data-start="771" data-end="1061">Dr. Abdul Malik menjelaskan, penanaman bengkoang di kawasan lereng Gunung Anjasmoro ini menjadi langkah awal yang nantinya akan dikembangkan ke seluruh lahan milik Muhammadiyah di setiap PCM. Ia berharap program ini dapat menjadi model penguatan ekonomi Muhammadiyah berbasis potensi lokal.</p>
<p data-start="1063" data-end="1285">Menurutnya, bengkoang dipilih karena memiliki <strong data-start="1109" data-end="1151">biaya produksi yang relatif terjangkau</strong> serta <strong data-start="1158" data-end="1182">perawatan yang mudah</strong>, sehingga sangat cocok dikembangkan sebagai sumber ekonomi bagi PCM dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).</p>
<p data-start="1287" data-end="1505">“Selain itu, melalui kerja sama atau MoU dengan pihak ketiga, pemasaran hasil panen bengkoang sudah dipastikan. Dengan demikian, potensi keuntungan yang akan diperoleh PCM dan AUM sangat menjanjikan,” ujar Abdul Malik.</p>
<p data-start="1507" data-end="1762">Melalui program ini, ia berharap seluruh PCM dan AUM di Kabupaten Jombang dapat memiliki <strong data-start="1596" data-end="1625">sumber ekonomi yang mapan</strong>, sehingga mampu meningkatkan kemandirian organisasi, sekaligus memperkuat pengembangan <strong data-start="1713" data-end="1751">dakwah dan pendidikan Muhammadiyah</strong> di daerah.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-canangkan-penanaman-bengkoang-di-lereng-gunung-anjasmoro-wonosalam/">PD Muhammadiyah Jombang Canangkan Penanaman Bengkoang di Lereng Gunung Anjasmoro Wonosalam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-canangkan-penanaman-bengkoang-di-lereng-gunung-anjasmoro-wonosalam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWM Jawa Timur Lantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur RSM Jombang Periode 2025–2029</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pwm-jawa-timur-lantik-dr-iwan-hartono-sebagai-direktur-rsm-jombang-periode-2025-2029/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pwm-jawa-timur-lantik-dr-iwan-hartono-sebagai-direktur-rsm-jombang-periode-2025-2029/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 14:24:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1620</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur resmi melantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang untuk masa jabatan 2025–2029. Pelantikan digelar...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pwm-jawa-timur-lantik-dr-iwan-hartono-sebagai-direktur-rsm-jombang-periode-2025-2029/">PWM Jawa Timur Lantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur RSM Jombang Periode 2025–2029</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur resmi melantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang untuk masa jabatan 2025–2029. Pelantikan digelar di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah Jombang, Sabtu (3/1/26)).</p>
<p data-start="435" data-end="656">Acara pelantikan tersebut dihadiri Ketua PWM Jawa Timur Dr Sukadiono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang Dr. Ir. Abdul Malik, MP, IPU, jajaran pimpinan Muhammadiyah, serta manajemen dan karyawan RSM Jombang.</p>
<p data-start="658" data-end="985">Dalam sambutannya, dr Abdul Ghofir selaku direktur sebelumnya mengaku bersyukur dan terkesan karena telah diberi kesempatan ikut berjuang membangun Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang agar menjadi lebih baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh staf RSM Jombang atas kebersamaan dan kerja keras selama masa kepemimpinannya.</p>
<p data-start="987" data-end="1109">“Saya berterima kasih kepada seluruh staf yang telah bersama-sama berjuang menata dan membangun rumah sakit ini,” ujarnya.</p>
<p data-start="1111" data-end="1397">Sementara itu, Direktur RSM Jombang yang baru, dr Iwan Hartono, menyatakan kesiapannya mengemban amanah yang diberikan persyarikatan. Dalam waktu dekat, ia berkomitmen menggali dan menemukan nilai (value) unggulan Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang agar dapat dikembangkan secara optimal.</p>
<p data-start="1399" data-end="1693">Ia juga mengajak seluruh karyawan RSM Jombang untuk tetap kompak dan bersatu dalam menata serta memajukan rumah sakit. Selain itu, dr Iwan berencana menjalin kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di wilayah Jombang guna bersama-sama membangun RSM Jombang ke arah yang lebih maju.</p>
<p data-start="1695" data-end="1980">Ketua PDM Jombang, Dr. Ir. Abdul Malik, MP, IPU, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dr Abdul Ghofir atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin RSM Jombang. Ia juga mengaku optimistis di bawah kepemimpinan dr Iwan Hartono, RSM Jombang akan terus berkembang.</p>
<p data-start="1982" data-end="2239">“Saat ini PDM Jombang kerap menjadi rujukan PDM lain di Jawa Timur, khususnya di bidang pertanian. Ke depan, kami berharap Rumah Sakit Muhammadiyah Jombang juga dapat menjadi rujukan bagi rumah sakit lain di Jawa Timur sebagai tempat studi tiru,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2241" data-end="2548">Dalam tausiyahnya, Ketua PWM Jawa Timur Dr Sukadiono turut menyampaikan terima kasih kepada dr Abdul Ghofir atas kerja keras dan berbagai perubahan positif yang telah dilakukan di RSM Jombang. Ia berharap dr Iwan Hartono dapat melanjutkan perjuangan tersebut serta melakukan inovasi agar RSM Jombang mampu bersaing dan bisa berdiri sejajar dengan rumah sakit-rumah sakit besar lainnya.</p>
<p data-start="2550" data-end="2701">Dr Sukadiono menegaskan bahwa untuk meraih kesuksesan, seorang pemimpin harus memiliki kepercayaan (trust), mampu beradaptasi, dan bekerja dengan hati.</p>
<p data-start="2703" data-end="2809">“Siapa yang bersungguh-sungguh, insyaallah akan ditunjukkan oleh Allah jalan menuju kesuksesan,” pesannya.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pwm-jawa-timur-lantik-dr-iwan-hartono-sebagai-direktur-rsm-jombang-periode-2025-2029/">PWM Jawa Timur Lantik dr Iwan Hartono sebagai Direktur RSM Jombang Periode 2025–2029</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pwm-jawa-timur-lantik-dr-iwan-hartono-sebagai-direktur-rsm-jombang-periode-2025-2029/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Jombang</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-meriahkan-milad-ke-113-muhammadiyah-di-jombang/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-meriahkan-milad-ke-113-muhammadiyah-di-jombang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 14:16:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1612</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Ribuan warga Muhammadiyah memadati halaman rumah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. Sukadiono, Ahad (2/11/2025), dalam rangka peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah. Lokasinya...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-meriahkan-milad-ke-113-muhammadiyah-di-jombang/">Ribuan Warga Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Jombang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Ribuan warga Muhammadiyah memadati halaman rumah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, <strong data-start="270" data-end="287">Dr. Sukadiono</strong>, Ahad (2/11/2025), dalam rangka peringatan <strong data-start="331" data-end="360">Milad ke-113 Muhammadiyah</strong>.</p>
<p data-start="153" data-end="363">Lokasinya di Dusun Juwet Desa Kedunglosari Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang.</p>
<p data-start="365" data-end="628">Acara berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Sejumlah pejabat daerah tampak hadir, di antaranya <strong data-start="465" data-end="494">Bupati Jombang H. Warsubi</strong> bersama istri, <strong data-start="510" data-end="539">Yuliati Nugrahani Warsubi</strong>, serta <strong data-start="547" data-end="580">Sekdakab Jombang Agus Purnomo</strong> beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang.</p>
<p data-start="630" data-end="832">Selain pengajian dan tausiyah, kegiatan Milad juga dimeriahkan dengan <strong data-start="700" data-end="715">bazaar UMKM</strong> yang digelar di depan tenda utama. Warga antusias berbelanja dan mendukung produk lokal binaan warga Muhammadiyah.</p>
<p data-start="834" data-end="1214">Dalam sambutannya, <strong data-start="853" data-end="872">Dr. Abdul Malik</strong>, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, menyampaikan kabar gembira terkait <strong data-start="959" data-end="994">panen perdana Green House Melon</strong> — investasi dari istri Bupati Jombang yang dikelola oleh PDM Jombang.<br data-start="1064" data-end="1067" />“Sesuai amanah yang disampaikan, seluruh hasil panen melon langsung kami salurkan ke sejumlah TPQ Muhammadiyah di Jombang,” ujar Dr. Abdul Malik.</p>
<p data-start="1216" data-end="1556">Sementara itu, <strong data-start="1231" data-end="1260">Bupati Jombang H. Warsubi</strong> menyampaikan apresiasinya atas kemajuan usaha ekonomi Muhammadiyah di wilayahnya.<br data-start="1342" data-end="1345" />“Saya merasa senang melihat usaha ekonomi Muhammadiyah Jombang terus berkembang. Semoga sinergi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah semakin kuat untuk membangun Jombang yang maju dan sejahtera,” ujarnya.</p>
<p data-start="1558" data-end="1813">Dalam tausiyahnya, <strong data-start="1577" data-end="1594">Dr. Sukadiono</strong> mengingatkan warga agar berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial.<br data-start="1680" data-end="1683" />“Jangan mudah percaya sebelum melakukan <em data-start="1723" data-end="1733">tabayyun</em>. Pastikan kebenaran berita agar kita tidak ikut menyebarkan hoaks,” pesannya.</p>
<p data-start="1815" data-end="2028">Ia juga menekankan pentingnya semangat berbagi dan berinfak di jalan Allah.<br data-start="1890" data-end="1893" />“Jangan menjadi manusia yang kikir. Belanjakanlah harta di jalan Allah, karena di sanalah kebahagiaan sejati akan diraih,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2030" data-end="2212">Acara Milad ke-113 Muhammadiyah di Jombang ini menjadi momentum kebersamaan antara warga, pimpinan daerah, dan pemerintah setempat dalam memperkuat gerakan dakwah dan ekonomi umat.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-meriahkan-milad-ke-113-muhammadiyah-di-jombang/">Ribuan Warga Meriahkan Milad ke-113 Muhammadiyah di Jombang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ribuan-warga-meriahkan-milad-ke-113-muhammadiyah-di-jombang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Gandeng PDM Tuban Bangun Perumahan di Parimono</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gandeng-pdm-tuban-bangun-perumahan-di-parimono/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gandeng-pdm-tuban-bangun-perumahan-di-parimono/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 10:01:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1609</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang mengundang PDM Tuban untuk menjalin kerja sama dalam pembangunan perumahan di atas tanah milik Muhammadiyah Jombang, Kamis (30/10/25)....</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gandeng-pdm-tuban-bangun-perumahan-di-parimono/">Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Gandeng PDM Tuban Bangun Perumahan di Parimono</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com</strong> &#8211; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang mengundang PDM Tuban untuk menjalin kerja sama dalam pembangunan perumahan di atas tanah milik Muhammadiyah Jombang, Kamis (30/10/25).</p>
<p>Lokasi tanah tersebut berada di Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, tepat di belakang SMPN 5 Jombang.</p>
<p data-start="490" data-end="844">Rombongan tim dari PDM Tuban tiba di kantor PDM Jombang pukul <strong data-start="595" data-end="608">08.30 WIB</strong>. Usai ramah tamah, rombongan bersama pengurus PDM Jombang kemudian meninjau langsung lokasi lahan yang direncanakan menjadi kawasan perumahan. Lahan tersebut diketahui cukup luas dan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.</p>
<p data-start="846" data-end="1133">Ketua PDM Jombang, <strong data-start="865" data-end="884">Dr. Abdul Malik</strong>, menyampaikan rasa gembira atas kedatangan tim dari PDM Tuban. Menurutnya, PDM Jombang memiliki aset tanah yang luas dan membutuhkan mitra yang berpengalaman untuk mengembangkan lahan tersebut menjadi kawasan perumahan yang bermanfaat bagi umat.</p>
<blockquote data-start="1135" data-end="1403">
<p data-start="1137" data-end="1403">“Kami sangat senang dengan kunjungan dan respon positif dari PDM Tuban. Selama ini kami memiliki potensi tanah yang luas, dan dengan pengalaman PDM Tuban dalam bidang pembangunan, kami optimis kerja sama ini akan membawa manfaat besar,” ujar Dr. Abdul Malik.</p>
</blockquote>
<p data-start="1405" data-end="1657">Hasil dari bisnis perumahan ini nanti, menurut Abdul Malik, akan dipergunakan untuk membangun Pondok Pesantren dan fasilitas pendidikan di kawasan Jombang Muhammadiyah Center (JMC).</p>
<p data-start="1405" data-end="1657">Sementara itu, Ketua MBBP (Majelis Bisnis dan Pengembangan Produktivitas) PDM Tuban, <strong data-start="1490" data-end="1506">Saiful Adhar</strong>, menyambut baik ajakan kerja sama dari PDM Jombang. Ia menilai, lokasi tanah wakaf tersebut sangat strategis dan memiliki nilai pengembangan tinggi.</p>
<blockquote data-start="1659" data-end="1906">
<p data-start="1661" data-end="1906">“Tanah wakaf yang dimiliki PDM Jombang ini sangat potensial. Kami akan menindaklanjuti kerja sama ini, dan jika semua kelengkapan administrasi serta teknis telah terpenuhi, proses pembangunan perumahan akan segera dimulai,” jelas Saiful Adhar.</p>
</blockquote>
<p data-start="1908" data-end="2147">Rencana pembangunan perumahan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk optimalisasi aset tanah wakaf Muhammadiyah, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi dan sosial warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gandeng-pdm-tuban-bangun-perumahan-di-parimono/">Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Gandeng PDM Tuban Bangun Perumahan di Parimono</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pimpinan-daerah-muhammadiyah-jombang-gandeng-pdm-tuban-bangun-perumahan-di-parimono/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LP2M PWM Jatim Turba ke Pondok Pesantren Muhammadiyah di Jombang</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/lp2m-pwm-jatim-turba-ke-pondok-pesantren-muhammadiyah-di-jombang/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/lp2m-pwm-jatim-turba-ke-pondok-pesantren-muhammadiyah-di-jombang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 10:44:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1565</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammadiyahjombang.com &#8211; Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur melakukan Turba ke Pondok Pesantren Zoechal Kusumo Jombang, Ahad (10/8/25). Rombongan Turba dipimpin...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/lp2m-pwm-jatim-turba-ke-pondok-pesantren-muhammadiyah-di-jombang/">LP2M PWM Jatim Turba ke Pondok Pesantren Muhammadiyah di Jombang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Muhammadiyahjombang.com </strong>&#8211; Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur melakukan Turba ke Pondok Pesantren Zoechal Kusumo Jombang, Ahad (10/8/25).</p>
<p>Rombongan Turba dipimpin oleh Ketua LP2M PWM Jatim, Ust Pradana Boy, ZTF PHD, dan diikuti oleh Sekretaris dan anggotanya, yaitu Dr. M. Arfan, Drs M. Zuhdi, Drs Abd Kholiq, M. Iqbal, SAG dan Akbar S AG.</p>
<p>Kedatangan mereka diterima oleh wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang, Drs Ali Said.</p>
<p>Untuk menyambut kedatangan LP2M PWM Jatim tersebut, Ali Said juga menghadirkan seluruh Direktur Pondok Pesantren Muhammadiyah se Jombang.</p>
<p>Mereka dikumpulkan di aula SMA Muhammadiyah 1 Jombang agar mendapat pembinaan dan arahan langsung dari Pimpinan LP2M PWM Jatim.</p>
<p>Ali Said menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, Amal Usaha Muhammadiyah Jombang di berbagai bidang terus berkembang.</p>
<p>Selain di bidang ekonomi, pengembangan amal usaha juga dilakukan pada bidang pendidikan, termasuk dengan didirikannya sejumlah Pondok Pesantren.</p>
<p>Menurut Ali Said, saat ini sudah ada enam Pondok Pesantren Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, diantaranya adalah Pondok Pesantren Zoechal Kusumo Sengon, Pondok Pesantren Al Mughni Jambu, Pondok Pesantren Sabilul Falah Peterongan, Pondok Pesantren Jazaul Ichsan Bareng, Pondok Pesantren Tren Techno Ngoro, dan Pondok Pesantren Muhammadiyah Mojoagung.</p>
<p>Ali Said berharap, LP2M PWM Jatim bisa terus mendampingi dan mengarahkan agar Pondok-pondok Pesantren Muhammadiyah di Jombang tersebut dapat berkembang.</p>
<p>Sementara ust Pradana Boy, Ketua LP2M PWM Jatim yang memimpin rombongan Turba mengaku merasa senang dengan berdirinya sejumlah Pondok Pesantren di Jombang.</p>
<p>Ust Pradana meminta para Direktur Pondok maupun PDM Jombang terus berkoordinasi dengan LP2M PWM Jatim jika terjadi kendala atau muncul persoalan yang perlu diselesaikan.</p>
<p>Ust Pradana Boy menjelaskan, saat ini ada 4 model Pondok Pesantren yang dikembangkan Muhammadiyah, yaitu Pondok Pesantren Enterpreneur, Pondok Psantren Tren Techno, Pondok Pesantren Fiqih dan Pondok Pesantren Tahfidz.</p>
<p>Agar kehadiran Pondok Pesantren Muhammadiyah nanti dapat diterima oleh masyarakat dan bisa berkembang, Ust Pradana Boy berharap PDM atau PCM yang ingin mendirikan Pondok pesantren dapat memilih model sesuai dengan yang dibutuhkan di lingkungan masing-masing.</p>
<p>“Pilih model yang tepat sesuai dengan SDM yang dimiliki, Jangan semua memaksakan diri membuat Pondok Pesantren tahfidz atau Fiqih. Bisa membuat Pondok Pesantren Enterpreneur atau Tren techno,” jelas Ust Pradana Boy.</p>
<p>Di akhir sambutannya, LP2M PWM Jatim juga mengundang seluruh Pondok Pesantren Muhammadiyah di Jombang agar mengikuti acara perkemahan Pondok Pesantren Muhammadiyah se Indonesia yang akan digelar di Jawa Timur pada tahun 2026 mendatang.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/lp2m-pwm-jatim-turba-ke-pondok-pesantren-muhammadiyah-di-jombang/">LP2M PWM Jatim Turba ke Pondok Pesantren Muhammadiyah di Jombang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/lp2m-pwm-jatim-turba-ke-pondok-pesantren-muhammadiyah-di-jombang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manajemen Transformasi Pendidikan: Hari 6 &#8211; Menghantam Rintangan dengan Semangat Jihad Ilmu</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/manajemen-transformasi-pendidikan-hari-6-menghantam-rintangan-dengan-semangat-jihad-ilmu/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/manajemen-transformasi-pendidikan-hari-6-menghantam-rintangan-dengan-semangat-jihad-ilmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 22:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1516</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Halo, para mujahid ilmu di sekolah, madrasah, dan pesantren! Siap merobohkan tembok rintangan pendidikan dengan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/manajemen-transformasi-pendidikan-hari-6-menghantam-rintangan-dengan-semangat-jihad-ilmu/">Manajemen Transformasi Pendidikan: Hari 6 &#8211; Menghantam Rintangan dengan Semangat Jihad Ilmu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Halo, para mujahid ilmu di sekolah, madrasah, dan pesantren!</p>
<p>Siap merobohkan tembok rintangan pendidikan dengan semangat jihad? Hari 6 menggelegar dengan tekad untuk menaklukkan setiap hambatan yang menghalangi transformasi pendidikan.</p>
<p>Setelah visi terbentuk (Hari 1), misi ditetapkan (Hari 2), tim dipersatukan (Hari 3), strategi dirancang (Hari 4), dan semangat dikobarkan (Hari 5), kini saatnya kita hadapi rintangan—keterbatasan dana, kurangnya motivasi, hingga teknologi yang tersendat—dengan keberanian dan iman!</p>
<p>Bersama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), kita wujudkan sekolah, madrasah, pesantren yang bikin kebodohan “tumbang di medan ilmu”!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 286</p>
<p style="text-align: right;">لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا</p>
<p>Lā yukallifu Allāhu nafsan illā wus‘ahā.</p>
<p>“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”</p>
<p>Pendidikan adalah jihad ilmu! Rintangan adalah ujian yang harus kita lewati dengan strategi, ketabahan, dan keikhlasan. Yuk, intip tiga “senjata jihad ilmu” untuk menghantam rintangan berikut, dijamin bikin pendidikan melaju tanpa hambatan!</p>
<p><strong>1. Senjata Inovasi</strong>: Menghancurkan Keterbatasan dengan Ide Kreatif</p>
<p>Anggaran minim atau fasilitas terbatas? Hantam dengan inovasi! Di sekolah, manfaatkan limbah untuk alat peraga; di madrasah, ciptakan permainan akhlak berbasis cerita; di pesantren, adakan sesi tadabbur Al-Qur’an di alam terbuka tanpa biaya.</p>
<p>Inovasi bikin rintangan “retak berderai”!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ash-Sharh (94): 5-6</p>
<p style="text-align: right;">فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا</p>
<p>Fa-inna ma‘a al-‘usri yusran, inna ma‘a al-‘usri yusran.</p>
<p>“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”</p>
<p>Penelitian: World Bank (2025): “Innovative Education Solutions” (Global Education Report).</p>
<p>Inovasi lokal tingkatkan efisiensi pendidikan 28% di daerah terbatas.</p>
<p>Refleksi: Inovasi itu senjata, bikin keterbatasan nggak punya alasan!</p>
<p>Praktik: Tulis ide inovasi kocak (contoh: “Kardus bekas jadi papan tulis, hemat budget sekolah!”) dan share di grup.</p>
<p><strong>2. Senjata Ukhuwah</strong>: Mengatasi Konflik dengan Persaudaraan</p>
<p>Resistensi dari guru, siswa, atau orang tua? Hantam dengan ukhuwah! Di sekolah, gelar musyawarah terbuka untuk menyamakan visi; di madrasah, adakan silaturahmi akhlak antar-komunitas; di pesantren, bangun kebersamaan lewat tadabbur kelompok. Ukhuwah bikin konflik “luntur dalam pelukan”!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hujurat (49): 10</p>
<p style="text-align: right;">إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ</p>
<p>Innamā al-mu’minūna ikhwatun fa-aṣliḥū bayna akhawaykum.</p>
<p>“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu.”</p>
<p>Penelitian: Fullan (2024): “Building Community in Education” (Journal of Educational Leadership). Kolaborasi berbasis komunitas kurangi resistensi 35%.</p>
<p>Refleksi: Ukhuwah itu senjata, menyatukan hati biar rintangan nggak jadi drama!</p>
<p>Praktik: Tulis ide ukhuwah lucu (contoh: “Musyawarah guru-siswa bikin semua nggak ngambek!”) dan share di grup.</p>
<p><strong>3. Senjata Tawakal:</strong> Menghadapi Ketidakpastian dengan Iman Kokoh</p>
<p>Frustrasi karena hasil lambat atau teknologi macet? Hantam dengan tawakal! Di sekolah, tetap ajarkan ilmu meski alat terbatas, serahkan hasil pada Allah; di madrasah, bimbing akhlak dengan ikhlas meski tantangan besar; di pesantren, lanjutkan tadabbur dengan doa saat situasi sulit.</p>
<p>Tawakal bikin rintangan “takluk di hadapan iman”!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah At-Talaq (65): 3</p>
<p style="text-align: right;">وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ</p>
<p style="text-align: left;">Waman yatawakkal ‘alā Allāhi fahuwa ḥasbuhu.</p>
<p>“Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah mencukupinya.”</p>
<p>Penelitian: Seligman (2025): “Resilience and Faith in Education” (Journal of Positive Psychology). Ketahanan berbasis iman tingkatkan semangat pendidik 22%.</p>
<p>Refleksi: Tawakal itu senjata, bikin frustrasi nggak berani ganggu!</p>
<p>Praktik: Tulis doa tawakal kocak (contoh: “Ya Allah, bikin Wi-Fi stabil biar kelas online nggak putus!”) dan share di grup.</p>
<p><strong>Keterkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>Tiga senjata ini bikin SDG 4 tak terbendung: Inovasi atasi keterbatasan sumber daya, Ukhuwah satukan komunitas pendidikan, dan Tawakal jaga semangat di tengah ujian.</p>
<p>Sekolah, madrasah, pesantren jadi medan jihad ilmu yang bikin rintangan “menyerah tanpa syarat”!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Para mujahid ilmu, jangan biarkan rintangan “mengacaukan” pendidikan!</p>
<p>Tulis di grup: “Hari ini, saya hantam [rintangan] dengan [senjata] biar [tujuan] tercapai!”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, saya hantam dana minim dengan inovasi biar kelas nggak suram kayak kuburan!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin, Jazakallahu khairan atas semangatnya!</p>
<p>Semoga rintangan pendidikan kita roboh, dan ilmu melesat menuju kemenangan!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/manajemen-transformasi-pendidikan-hari-6-menghantam-rintangan-dengan-semangat-jihad-ilmu/">Manajemen Transformasi Pendidikan: Hari 6 &#8211; Menghantam Rintangan dengan Semangat Jihad Ilmu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/manajemen-transformasi-pendidikan-hari-6-menghantam-rintangan-dengan-semangat-jihad-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bikin Sekolah, Madrasah, Pesantren Cetar dengan Strategi Anti-Mager!</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/bikin-sekolah-madrasah-pesantren-cetar-dengan-strategi-anti-mager/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/bikin-sekolah-madrasah-pesantren-cetar-dengan-strategi-anti-mager/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 22:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1513</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Yuk, para pendidik gokil, siap gebuk mager? Hari 14 kita ngegas biar Sekolah, Madrasah, Pesantren...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/bikin-sekolah-madrasah-pesantren-cetar-dengan-strategi-anti-mager/">Bikin Sekolah, Madrasah, Pesantren Cetar dengan Strategi Anti-Mager!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Yuk, para pendidik gokil, siap gebuk mager?</p>
<p>Hari 14 kita ngegas biar Sekolah, Madrasah, Pesantren Cetar gak cuma tempat rebahan atau selfie di koridor!</p>
<p>Strategi udah oke (Hari 4), semangat ngobar (Hari 5), hambatan bye-bye (Hari 6), kolplay joss (Hari 7), pengajaran top (Hari 8), evaluasi gacor (Hari 9), lestari mantap (Hari 10), harmoni kece (Hari 11), inovasi ngehits (Hari 12), produktivitas ngacir (Hari 13).</p>
<p>Sekarang, kita hajar kemalasan kayak mwrendam baju di ember: bersih, kinclong! Yuk, cek 5 trik anti-mager biar santri/siswa, guru/ustadz ngegas prestasi, nyambung sama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Insyirah (94): 7-8</p>
<p style="text-align: right;">فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ ۝ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ</p>
<p>Fa-idhā faraghta fansab, wa-ilā rabbika farghab</p>
<p>“Maka apabila engkau telah selesai, tetaplah bekerja keras, dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”</p>
<p>Mager itu musuh nomor satu, kayak Wi-Fi putus pas kelas online! Ayo, hajar pake 5 trik ini:</p>
<p>1. Mimpi Gede: Tanam Cita-Cita, Bukan Cuma Nonton Drakor!</p>
<p>Kalau santri/siswa cuma mimpi jadi penutup Tiktok, ya zonk! Tanamkan cita-cita gede: di sekolah, bikin siswa pengen jadi ilmuwan; di madrasah, motivasi jadi hafidz IT; di pesantren, impikan santri jadi ulama entrepreneur.</p>
<p>Ceritain kisah sukses, bikin poster “Jadi Apa Besok?”, biar mata mereka berbinar!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Isra (17): 80</p>
<p style="text-align: right;">وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا</p>
<p>Wa-qul rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqin wa-akhrijnī mukhraja ṣidqin waj‘al lī min ladunka sulṭānan naṣīran</p>
<p>“Dan katakanlah: ‘Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara yang benar, dan keluarkanlah aku dengan cara yang benar, dan berikanlah aku dari sisi-Mu kekuatan yang menolong.’”</p>
<p>Penelitian: Dweck &amp; Yeager (2022): “Fostering Growth Mindset to Combat Student Disengagement” (Journal of Educational Psychology). Cita-cita besar gebuk mager.</p>
<p>Refleksi: Mimpi gede itu kayak kopi: bikin mata melek, gak rebahan lagi!</p>
<p>Praktik: Share di grup satu cita-cita buat siswa/santri (misal: “Siswa sekolah jadi penemu robot!”) dan cara motivasi (misal: cerita tokoh inspiratif).</p>
<p><strong>2. Semangat Meledak</strong>: Bikin Guru-Santri Ngegas, Bukan Ngeluh!<br />
Guru ngeluh “santri bandel”, santri bilang “pelajaran boring”—duh, mager level dewa!</p>
<p>Di sekolah, adain sesi motivasi ala TEDx; di madrasah, kasih kultum penyemangat; di pesantren, bikin apel pagi pake yel-yel “Hafidz Gacor!”.</p>
<p>Kasih quote “Mager cuma buat yang gak punya tujuan!” biar semua kepicut.</p>
<p>Penelitian: Fullan &amp; Langworthy (2023): “Engaging Teams for Active School Improvement” (Journal of Professional Capital and Community). Motivasi bikin tim anti-rebahan.</p>
<p>Refleksi: Semangat itu kayak sambel: dikit aja bikin lidah joget!</p>
<p>Praktik: Usul satu ide penyemangat (misal: “Video motivasi di madrasah!”) buat gebuk mager di grup.</p>
<p><strong>3. Tugas Seru</strong>: Bikin Pelajaran Asik, Gak Kayak Njem (membosankan) Matematika!</p>
<p>Tugas yang bikin ngantuk itu kayak hukuman, Bosque! Di sekolah, ganti ulangan IPA pake proyek bikin roket air; di madrasah, pelajaran fiqih jadi drama akhlak; di pesantren, tahfidz pake game hafalan di Kahoot. Biar santri/siswa bilang, “Belajar asik, kantin nomor dua!”</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Ankabut (29): 69</p>
<p style="text-align: right;">وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ</p>
<p>Wa-alladhīna jāhadū fīnā lanahdiyannahum subulanā, wa-inna Allāha lama‘a al-muḥsinīna</p>
<p>“Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami, pasti akan Kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.”</p>
<p>Penelitian: Hattie &amp; Donoghue (2022): “Designing Engaging Tasks for Enhanced Learning Outcomes” (Educational Research Review). Tugas seru bikin mager kabur.</p>
<p>Refleksi: Tugas seru itu kayak es krim: bikin semua antri, gak ada yang nolak!</p>
<p>Praktik: Share satu ide tugas seru (misal: “Proyek vlog fiqih di madrasah!”) di grup.</p>
<p><strong>4. Tim Ngegas</strong>: Kolplay Biar Gak Males-Malesan!</p>
<p>Tim yang mageran kayak grup WA pas deadline: sepi, cuma centang satu! Di sekolah, bikin tim proyek siswa-guru; di madrasah, kolaborasi ustadz-ortu; di pesantren, satuin santri senior-junior buat event akhlak.</p>
<p>Kasih nama tim “Anti-Rebahan Squad” biar semangat ngacir!</p>
<p>Penelitian: Fauzi (2023): “Strategi Motivasi untuk Mengatasi Kemalasan di Madrasah” (Jurnal Pendidikan Islam). Kolaborasi bikin tim produktif.</p>
<p>Refleksi: Tim ngegas itu kayak sate: kalo kompak, rasanya juara!</p>
<p>Praktik: Usul satu ide kolplay (misal: “Tim santri bikin podcast pesantren!”) buat anti-mager.</p>
<p><strong>5. Cek Jujur</strong>: Pantau Tanpa Jadi Polisi Sekolah!</p>
<p>Gak cek progress, sekolah kayak motor tanpa bensin: gak jalan! Di sekolah, bikin rapor mingguan yang fun; di madrasah, cek kemajuan fiqih pake diskusi santai; di pesantren, pantau tahfidz lewat lomba.</p>
<p>Jujur, tapi gak nyinyir, biar semua semangat benahi diri.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 42</p>
<p style="text-align: right;">وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ</p>
<p>Walā talbisū al-ḥaqqa bil-bāṭili wataktumū al-ḥaqqa wa-antum ta‘lamūna</p>
<p>“Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan, dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya.”</p>
<p>Penelitian: Marzano &amp; Toth (2023): “Transparent Monitoring to Boost School Engagement” (Journal of School Leadership).</p>
<p>Cek jujur bikin mager minggat.</p>
<p>Refleksi: Cek jujur itu kayak cek berat badan: bikin kaget, tapi biar sehat!</p>
<p>Praktik: Tulis di grup satu cara cek progress (misal: “Lomba tahfidz bulanan di pesantren!”) biar anti-mager.</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>Lima trik ini bikin SDG 4 ngebut: mimpi gede kasih arah, semangat meledak motivasi semua, tugas seru tingkatin mutu, tim ngegas libatkan komunitas, cek jujur jaga hasil.</p>
<p>Sekolah, madrasah, pesantren jadi bengkel prestasi, gak cuma tempat mager!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Jangan cuma ngelamun sambil ngunyah keripik, Bosque! Tulis di grup atau catetan: “Hari ini, aku gebuk mager di sekolah/madrasah/pesantren dengan [aksi] biar [tujuan] cetar!”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku gebuk mager di madrasah dengan drama fiqih biar santri gak rebahan!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin,</p>
<p>Semoga sekolah, Madrasah, Pesantren kita cetar kayak panggung olimpiade, rame prestasi!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/bikin-sekolah-madrasah-pesantren-cetar-dengan-strategi-anti-mager/">Bikin Sekolah, Madrasah, Pesantren Cetar dengan Strategi Anti-Mager!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/bikin-sekolah-madrasah-pesantren-cetar-dengan-strategi-anti-mager/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngegas Produktivitas Biar Sekolah, Madrasah, Pesantren Gak Cuma Tempat Selfie!</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/ngegas-produktivitas-biar-sekolah-madrasah-pesantren-gak-cuma-tempat-selfie/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/ngegas-produktivitas-biar-sekolah-madrasah-pesantren-gak-cuma-tempat-selfie/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 22:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1510</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Yuk, para pendidik hebat, siap ngegas? Hari 13 kita bikin Produktivitas Sekolah/Madrasah/Pesantren Gacor supaya santri/siswa...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ngegas-produktivitas-biar-sekolah-madrasah-pesantren-gak-cuma-tempat-selfie/">Ngegas Produktivitas Biar Sekolah, Madrasah, Pesantren Gak Cuma Tempat Selfie!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Yuk, para pendidik hebat, siap ngegas? Hari 13 kita bikin Produktivitas Sekolah/Madrasah/Pesantren Gacor supaya santri/siswa gak cuma nongkrong di kantin, tapi cetak prestasi kayak timnas U-17!</p>
<p>Strategi udah jalan (Hari 4), semangat ngobar (Hari 5), hambatan dilupain (Hari 6), kolplay oke (Hari 7), pengajaran top (Hari 8), evaluasi ngehits (Hari 9), lestari mantap (Hari 10), harmoni cetar (Hari 11), inovasi gila (Hari 12).</p>
<p>Sekarang, kita bikin sekolah produktif kayak warung sate pas buka puasa!</p>
<p>Yuk, cek 5 jurus biar sekolah gak zonk, nyambung sama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Jumu’ah (62): 10</p>
<p style="text-align: right;">فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ</p>
<p>Fa-idhā quḍiyati al-ṣalātu fantashirū fī al-arḍi wabtaghū min faḍli Allāhi wadhkurū Allāha kathīran la‘allakum tufliḥūna</p>
<p>“Apabila salat telah ditunaikan, bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”</p>
<p>Produktivitas itu kayak nyanyi nasyid🎤: kudu kompak, gak cuma goyang doang! Ayo, simak 5 jurus biar sekolah/madrasah, pesantren jadi exelent:</p>
<p><strong>1 Rencana Jos</strong>: Bikin Roadmap Gak Pake Ribet!</p>
<p>Tanpa rencana, sekolah kayak kapal tanpa nahkoda, nyasar ke warung bakso!</p>
<p>Bikin roadmap jelas: misal, “3 bulan, santri jago coding!” atau “semester ini, semua kelas pake Quizizz!”.</p>
<p>Tulis di papan, share di grup WA, biar semua tahu arahnya.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah As-Saff (61): 2-3</p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ ۝ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ</p>
<p>Yā ayyuhā alladhīna āmanū lima taqūlūna mā lā taf‘alūna, kabura maqtan ‘inda Allāhi an taqūlū mā lā taf‘alūna</p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu berkata apa yang tidak kamu lakukan? Amat besar kemurkaan di sisi Allah jika kamu berkata apa yang tidak kamu lakukan.”</p>
<p>Penelitian: Schleicher (2022): “Strategic Planning for Enhanced Educational Productivity” (OECD Education Working Papers). Rencana jelas bikin produktivitas ngebut.</p>
<p>Refleksi: Rencana itu kayak GPS, gak bikin nyasar asal gak lupa di-charge! 😜</p>
<p>Praktik: Tulis di grup satu rencana sekolah (misal: “Kelas digital 100%!”) dan langkah awal (misal: cek Wi-Fi).</p>
<p><strong>2 Tim Solid</strong>: Satuin Guru-Santri, Jangan Kayak Drama FTV!</p>
<p>Produktivitas zonk kalau tim berantem kayak kucing sama anjing. Ajak guru, ustadz, santri, sampe penjaga sekolah buat kerja bareng. Bikin rapat seru, kasih gorengan 😀, bagi tugas jelas, misal: “Pak Ustadz ngajar, santri bikin proyek!”. Kompak itu kuncinya! 🛠️</p>
<p>Penelitian: Hargreaves &amp; O’Connor (2023): “Building Collaborative Teams for School Productivity” (Professional Development in Education). Tim solid bikin sekolah ngegas.</p>
<p>Refleksi: Tim kayak sate: kalo tusukannya kuat, dagingnya gak jatuh! 😅</p>
<p>Praktik: Usul satu ide buat tim (misal: grup WA “Guru-Santri Kolplay”) biar produktivitas gacor.</p>
<p><strong>3. Kelas Kece</strong>: Bikin Belajar Gak Bikin Ngantuk! 😴</p>
<p>Kelas yang bikin santri ngorok itu salah besar!</p>
<p>Bikin pembelajaran asik: pake video TikTok edukasi, kuis Kahoot, atau diskusi ala talkshow.</p>
<p>Biar santri gak kabur ke kantin pas pelajaran!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Mujadilah (58): 11</p>
<p style="text-align: right;">يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ</p>
<p>Yarfa‘i Allāhu alladhīna āmanū minkum wa-alladhīna ūtū al-‘ilma darajātin</p>
<p>“Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”</p>
<p>Penelitian: Sari (2022): “Pembelajaran Interaktif untuk Produktivitas Santri di Pesantren” (Jurnal Tarbiyah). Kelas interaktif bikin santri semangat.</p>
<p>Refleksi: Kelas kece itu kayak es teh manis: seger, bikin nagih!</p>
<p>Praktik: Share satu trik bikin kelas asik (misal: “Kuis pake Canva!”) di grup.</p>
<p><strong>4. Reward Gila</strong>: Kasih Hadiah Biar Semangat Meledak! 💥</p>
<p>Santri sama guru gak bakal produktif kalau cuma disuruh-suruh 😅. Kasih reward: kupon makanan di kanrin buat santri juara kuis, voucher makan buat guru paling kreatif, atau plakat “Ustad Ustdz Hebat 2025”!</p>
<p>Hadiah kecil, efeknya gede, kayak sambel di soto! 🥣</p>
<p>Penelitian: Pink (2022): “Motivating Productivity through Strategic Incentives in Schools” (Journal of Educational Psychology). Reward bikin semangat ngacir.</p>
<p>Refleksi: Reward itu kayak bensin, bikin mesin produktivitas ngebut!</p>
<p>Praktik: Usul satu ide reward (misal: “Santri terbaik dapet kaos kece!”) buat ngeboost produktivitas.</p>
<p><strong>5. Cek Rutin</strong>: Pantau Biar Gak Kepleset! 🤸</p>
<p>Produktivitas gak jalan kalau gak dicek, kayak motor tanpa servis, mogok! Bikin jadwal cek bulanan: apa yang udah oke (misal: “Kelas digital jalan!”), apa yang zonk (misal: “Wi-Fi masih lelet”).</p>
<p>Catet, bikin laporan pendek, trus bagi gorengan pas rapat!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hadid (57): 25</p>
<p style="text-align: right;">لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ</p>
<p>Laqad arsalnā rusulanā bil-bayyināti wa-anzalnā ma‘ahumu al-kitāba wa-al-mīzāna liyaqūma al-nāsu bil-qisṭi</p>
<p>“Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti nyata dan menurunkan bersama mereka kitab dan neraca agar manusia menegakkan keadilan.”</p>
<p>Penelitian: Ryan &amp; Deci (2023): “Monitoring Progress for Sustained School Productivity” (Educational Management Administration &amp; Leadership). Cek rutin bikin sekolah on track.</p>
<p>Refleksi: Cek rutin itu kayak cek dompet: biar tahu apa yang masih ada, apa yang kudu diisi!</p>
<p>Praktik: Tulis di grup satu hal buat dicek (misal: “Progress kelas digital”) dan usul caranya (misal: rapat bulanan).</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>Lima jurus ini bikin SDG 4 ngegas: rencana jos jaga arah, tim solid libatkan semua, kelas kece tingkatin mutu, reward gila motivasi santri, cek rutin pastikan hasil. Sekolah jadi bengkel prestasi, gak cuma tempat nongkrong!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Jangan cuma ngemil gorengan, Bosque! Tulis di grup atau catetan: “Hari ini, aku ngegas produktivitas sekolah, madrasah, pesantren dengan [aksi] biar [tujuan] tercapai!”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku ngegas produktivitas sekolah dengan kuis Kahoot biar santri gak ngantuk di sekolah, madrasah, pesantren!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin,</p>
<p>Semoga sekolah, madrasah, pesantren kita exelent kayak penutup dangdut🎤 di hajatan!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/ngegas-produktivitas-biar-sekolah-madrasah-pesantren-gak-cuma-tempat-selfie/">Ngegas Produktivitas Biar Sekolah, Madrasah, Pesantren Gak Cuma Tempat Selfie!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/ngegas-produktivitas-biar-sekolah-madrasah-pesantren-gak-cuma-tempat-selfie/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menabur Benih Inovasi untuk Masa Depan yang Bercahaya</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/menabur-benih-inovasi-untuk-masa-depan-yang-bercahaya/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/menabur-benih-inovasi-untuk-masa-depan-yang-bercahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2025 22:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1507</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Wahai para penabur mimpi, di bawah sinar bulan purnama pesantren, mari kita menabur benih-benih ilmu!...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menabur-benih-inovasi-untuk-masa-depan-yang-bercahaya/">Menabur Benih Inovasi untuk Masa Depan yang Bercahaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Wahai para penabur mimpi, di bawah sinar bulan purnama pesantren, mari kita menabur benih-benih ilmu!</p>
<p>Hari 12, kita merangkai Inovasi dalam Strategi Pendidikan, bagai menanam bunga melati yang harum di taman sekolah, madrasah, pesantren.</p>
<p>Strategi telah dirangkai (Hari 4), semangat menyala (Hari 5), hambatan luruh (Hari 6), kolplay bermekar (Hari 7), pengajaran bercahaya (Hari 8), evaluasi menari (Hari 9), keberlanjutan terjaga (Hari 10), harmoni terajut (Hari 11).</p>
<p>Kini, seperti pelukis yang mencipta warna baru, kita semai inovasi agar santri/siswa tak hanya belajar, tapi juga mengukir mimpi.</p>
<p>Bersama SDG 4, kita ciptakan pendidikan yang berkilau bagai bintang!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ash-Sharh (94): 5-6</p>
<p style="text-align: right;">فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا</p>
<p>Fa-inna ma‘a al-‘usri yusran, inna ma‘a al-‘usri yusran</p>
<p>“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”</p>
<p>Inovasi adalah benih yang mekar di tengah tantangan, seperti oase di padang pasir. Mari menabur lima pilar puitis ini:</p>
<p><strong>1. Cahaya Ide</strong>: Bintang yang Menerangi Langkah<br />
Inovasi lahir dari ide, bagai bintang yang berkelip di langit malam.</p>
<p>Ajak guru, ustadz, santri, bahkan penjaga pesantren, untuk berbagi gagasan—misal, kelas virtual atau proyek lingkungan.</p>
<p>Dalam musyawarah sederhana, seperti berbagi teh di serambi, ide-ide ini menjadi lentera strategi pendidikan.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 269</p>
<p style="text-align: right;">يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا</p>
<p>Yu’tī al-ḥikmata man yashā’u, waman yu’ta al-ḥikmata faqad ūtiya khayran kathīran</p>
<p>“Dia menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki, dan barang siapa diberi hikmah, sungguh telah diberi kebaikan yang banyak.”</p>
<p>Penelitian: Arifin (2023): “Inovasi Pendidikan Berbasis Ide Kreatif di Madrasah” (Jurnal Pendidikan Islam). Ide kreatif menyemai inovasi.</p>
<p>Refleksi: Ide adalah percikan api, menyalakan taman pendidikan dengan cahaya baru.</p>
<p>Praktik: Tulis satu ide inovatif di grup (misal: “Kelas coding untuk santri!”) dan ajak diskusi untuk mewujudkannya.</p>
<p><strong>2. Denyut Kolaborasi</strong>: Irama yang Menghidupkan Inovasi</p>
<p>Inovasi tak mekar sendirian, ia butuh pelukan kolaborasi.</p>
<p>Guru, santri, ortu, dan komunitas, bagai dawai dalam kecapi, harus bermain dalam harmoni.</p>
<p>Ciptakan tim proyek—misal, membuat aplikasi edukasi—seperti santri berjamaah menuju masjid, setiap langkah penuh makna.</p>
<p>Penelitian: OECD (2023): “Collaborative Innovation for Sustainable Educational Outcomes” (Education Policy Outlook). Kolaborasi memperkuat inovasi.</p>
<p>Refleksi: Kolaborasi adalah angin, membawa benih inovasi terbang ke langit luas.</p>
<p>Praktik: Bentuk satu tim kecil (misal: guru dan santri) untuk proyek inovatif (misal: vlog edukasi) demi strategi bercahaya.</p>
<p><strong>3. Sentuhan Teknologi</strong>: Sayap yang Mengangkat Mimpi</p>
<p>Teknologi adalah sayap inovasi, membawa pendidikan melayang tinggi.</p>
<p>Gunakan aplikasi seperti Canva untuk presentasi atau Quizizz untuk kuis interaktif.</p>
<p>Seperti lebah yang belajar dari wahyu Ilahi, teknologi mengajarkan kita efisiensi dan keajaiban.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah An-Nahl (16): 68-69</p>
<p style="text-align: right;">وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ ۝ ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا</p>
<p>Wa-awḥā rabbuka ilā al-naḥli ani ittakhidhī mina al-jibāli buyūtan wamina al-shajari wamimmā ya‘rishūna, thumma kulī min kulli al-thamarāti faslukī subula rabbiki dhululan</p>
<p>“Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah: ‘Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon, dan di tempat yang dibuat manusia, lalu makanlah dari segala buah-buahan, dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan.’”</p>
<p>Penelitian: Nugroho (2022): “Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Inovasi Pembelajaran di Pesantren” (Jurnal Tarbiyah). Teknologi mempercepat inovasi.</p>
<p>Refleksi: Teknologi adalah sungai, mengalirkan ilmu ke setiap sudut taman pendidikan.</p>
<p>Praktik: Coba satu alat teknologi (misal: Google Classroom) untuk pembelajaran inovatif dan share pengalaman di grup.</p>
<p><strong>4. Jiwa Kreativitas</strong>: Bunga yang Mekar di Hati<br />
Inovasi adalah bunga kreativitas yang mekar di hati santri dan guru. Dorong mereka untuk berimajinasi—misal, membuat cerita digital atau kerajinan dari limbah.</p>
<p>Seperti pelukis di kanvas pesantren, kreativitas mengubah kelas menjadi karya seni.</p>
<p>Penelitian: Csikszentmihalyi &amp; Sawyer (2022): “Nurturing Creativity in Educational Settings” (Creativity Research Journal). Kreativitas menumbuhkan inovasi.</p>
<p>Refleksi: Kreativitas adalah embun, menyegarkan setiap langkah menuju masa depan bercahaya.</p>
<p>Praktik: Rancang satu aktivitas kreatif (misal: santri bikin poster digital) untuk menyemai inovasi di kelas.</p>
<p><strong>5. Taman Prestasi</strong>: Merayakan Buah Inovasi</p>
<p>Setiap benih inovasi berhak mekar menjadi prestasi. Rayakan karya santri, guru, atau sekolah—misal, pameran proyek atau video TikTok edukasi—seperti pesta takjil di bulan Ramadan.</p>
<p>Prestasi adalah taman, menunjukkan bahwa inovasi telah berbuah manis.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Kahf (18): 7</p>
<p style="text-align: right;">إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا</p>
<p>Innā ja‘alnā mā ‘alā al-arḍi zīnatan lahā linabluwahum ayyuhum aḥsanu ‘amalan</p>
<p>“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami uji siapa di antara mereka yang terbaik perbuatannya.”</p>
<p>Penelitian: Pratama (2023): “Kolaborasi Kreatif untuk Inovasi Pendidikan Berbasis Prestasi” (Jurnal Manajemen Pendidikan). Prestasi memotivasi inovasi.</p>
<p>Refleksi: Prestasi adalah bunga melati, harum sebagai saksi perjuangan inovasi.</p>
<p>Praktik: Adakan satu acara kecil (misal: pameran karya santri) untuk merayakan inovasi dan share idenya di grup.</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>Lima pilar ini adalah puisi untuk SDG 4: cahaya ide membuka inklusivitas, denyut kolaborasi memastikan mutu, sentuhan teknologi memodernisasi ilmu, jiwa kreativitas membentuk insan unggul, taman prestasi merangkul keberhasilan.</p>
<p>Pendidikan pun menjadi oase, menyirami jiwa-jiwa muda!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Wahai penabur benih, jangan hanya menatap bulan purnama! Tulis satu bait di grup atau catatan: “Hari ini, aku menabur inovasi dengan [aksi] demi [tujuan] sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku menabur inovasi dengan kuis digital demi santri bersinar di madrasah!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin,</p>
<p>Semoga pendidikan kita bagai bintang di langit, bercahaya hingga akhir zaman!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menabur-benih-inovasi-untuk-masa-depan-yang-bercahaya/">Menabur Benih Inovasi untuk Masa Depan yang Bercahaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/menabur-benih-inovasi-untuk-masa-depan-yang-bercahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Keberlanjutan Strategi Pendidikan untuk Masa Depan yang Gemilang</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-keberlanjutan-strategi-pendidikan-untuk-masa-depan-yang-gemilang/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-keberlanjutan-strategi-pendidikan-untuk-masa-depan-yang-gemilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 22:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1504</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Wahai para penjaga ilmu, di bawah langit senja sekolah,madrasah, pesantren, mari kita rajut mimpi! Hari...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-keberlanjutan-strategi-pendidikan-untuk-masa-depan-yang-gemilang/">Menjaga Keberlanjutan Strategi Pendidikan untuk Masa Depan yang Gemilang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Wahai para penjaga ilmu, di bawah langit senja sekolah,madrasah, pesantren, mari kita rajut mimpi!</p>
<p>Hari 10, kita menari dalam puisi strategi, menjaga Keberlanjutan Strategi Pendidikan agar sekolah, madrasah, pesantren kita bagai bintang yang tak pernah redup.</p>
<p>Strategi telah dirangkai (Hari 4), semangat membumbung (Hari 5), hambatan dipatahkan (Hari 6), kolplay berseri (Hari 7), pengajaran berkilau (Hari 8), evaluasi menari (Hari 9).</p>
<p>Kini, bagaimana menjaga agar semua lestari, bagai pohon kurma yang terus berbuah?</p>
<p>Bersama SDG 4, kita ukir masa depan santri/siswa yang gemilang, penuh hikmah!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 261</p>
<p style="text-align: right;">مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ</p>
<p>Mathalu alladhīna yunfiqūna amwālahum fī sabīli Allāhi kamathali ḥabbatin anbatat sab‘a sanābila fī kulli sunbulatin mi’atu ḥabbatin, wa-Allāhu yuḍā‘ifu liman yashā’u</p>
<p>“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai terdapat seratus biji. Dan Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.”</p>
<p>Pendidikan adalah biji yang kita tanam, keberlanjutan adalah tangkainya yang menjulang. Mari menari dalam tujuh langkah puitis ini:</p>
<p><strong>1. Visi-Misi</strong>: Cahaya yang Menuntun Jiwa</p>
<p>Bagai bintang utara di malam gelap, visi-misi adalah lentera pendidikan.</p>
<p>“Santri berakhlak mulia” atau “sekolah inklusif” harus mengalir dalam setiap langkah, agar strategi tak pernah tersesat.</p>
<p>Tanamkan tujuan ini di hati guru, ustadz, dan santri, seperti puisi yang terukir di dinding pesantren.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 269</p>
<p style="text-align: right;">يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا</p>
<p>Yu’tī al-ḥikmata man yashā’u, waman yu’ta al-ḥikmata faqad ūtiya khayran kathīran</p>
<p>“Dia menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki, dan barang siapa diberi hikmah, sungguh telah diberi kebaikan yang banyak.”</p>
<p>Penelitian: Hidayat (2023): “Keberlanjutan Strategi Pendidikan Berbasis Visi-Misi di Madrasah” (Jurnal Pendidikan Islam). Visi-misi adalah akar keberlanjutan.</p>
<p>Refleksi: Visi-misi bagai nyanyian nasyid di pagi hari, membangunkan jiwa untuk terus melangkah.</p>
<p>Praktik: Tulis satu visi-misi di grup, hubungkan dengan langkah keberlanjutan (misal: “Santri IT unggul, lanjutkan kelas coding!”).</p>
<p><strong>2. Evaluasi Berkala</strong>: Cermin yang Merangkum Perjalanan</p>
<p>Keberlanjutan tak lahir tanpa cermin yang jujur. Evaluasi berkala, seperti menatap jejak di pasir gurun, menunjukkan apa yang telah berkembang dan apa yang perlu disirami.</p>
<p>Catat keberhasilan (misal: santri jago tahfidz) dan tantangan (misal: kurikulum digital lelet), lalu tasyakuran langkah kecil bagai pesta takjil.</p>
<p>Penelitian: Hallinger &amp; Heck (2023): “Monitoring and Evaluation for Sustainable School Strategies” (Educational Management Administration &amp; Leadership).</p>
<p>Evaluasi rutin menjaga strategi tetap hidup.</p>
<p>Refleksi: Evaluasi adalah puisi yang ditulis ulang, memperindah bait demi bait perjalanan.</p>
<p>Praktik: Tulis satu keberhasilan strategi (misal: “Kuis digital sukses!”) dan usul perbaikan (misal: tambah variasi kuis).</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Menyemai Biji di Hati Pendidik</p>
<p>Guru dan ustadz adalah petani di ladang pendidikan. Tanpa ilmu dan semangat mereka, strategi akan layu.</p>
<p>Beri pelatihan (misal: teknologi pengajaran) dan ruang berbagi, seperti ngobrol di serambi masjid, agar mereka terus berkembang bagai bunga di musim semi.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Qasas (28): 77</p>
<p style="text-align: right;">وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ</p>
<p>Wabtaghi fīmā ātāka Allāhu al-dāra al-ākhirata, walā tansa naṣībaka min al-dunyā, wa-aḥsin kamā aḥsana Allāhu ilayka</p>
<p>“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebaikan negeri akhirat, dan janganlah lupa bagianmu dari dunia, serta berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.”</p>
<p>Penelitian: Leithwood &amp; Sun (2023): “Teacher Capacity Building for Sustainable School Improvement” (School Leadership &amp; Management). Pemberdayaan guru menjaga strategi abadi.</p>
<p>Refleksi: Guru adalah pelita, menyala untuk menerangi, namun perlu minyak agar tak padam.</p>
<p>Praktik: Usul satu pelatihan untuk guru/ustadz (misal: bikin video edukasi) demi strategi lestari.</p>
<p><strong>4. Sarana-Prasarana</strong>: Fondasi yang Menopang Impian</p>
<p>Bagai masjid yang kokoh di tengah desa, sarana-prasarana adalah tulang punggung pendidikan.</p>
<p>Wi-Fi kencang, laptop canggih, atau ruang kelas nyaman adalah nafas keberlanjutan. Pastikan semua terjaga, agar strategi tak tersandung di tengah jalan.</p>
<p>Penelitian: Susilo (2023): “Optimalisasi Sarana Digital untuk Keberlanjutan Pendidikan” (Jurnal Manajemen Pendidikan). Sarana modern menjaga strategi tetap relevan.</p>
<p>Refleksi: Sarana adalah jembatan, menghubungkan mimpi santri dengan kenyataan yang indah.</p>
<p>Praktik: Cek satu fasilitas (misal: proyektor) dan usul perawatan (misal: servis bulanan) untuk strategi abadi.</p>
<p><strong>5. Keterlibatan Stakeholder</strong>: Harmoni dalam Musyawarah</p>
<p>Pendidikan adalah tarian bersama, tak mungkin sendirian. Ortu, komite, warga, bagai dawai dalam kecapi, harus selaras.</p>
<p>Ajak mereka musyawarah, berbagi ide, seperti berbagi kurma di malam Ramadan, agar strategi terus hidup dalam pelukan komunitas.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hujurat (49): 13</p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ</p>
<p>Yā ayyuhā al-nāsu innā khalaqnākum min dhakarin wa-unthā waja‘alnākum shu‘ūban waqabā’ila lita‘ārafū, inna akramakum ‘inda Allāhi atqākum</p>
<p>“Wahai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakanmu dari laki-laki dan perempuan, serta menjadikanmu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.”</p>
<p>Penelitian: Bryk &amp; Schneider (2022): “Community Engagement for Sustainable Educational Outcomes” (Journal of School Leadership). Stakeholder menyokong keberlanjutan.</p>
<p>Refleksi: Musyawarah adalah simfoni, merangkai nada-nada cinta untuk pendidikan.</p>
<p>Praktik: Undang satu stakeholder (misal: ortu) untuk musyawarah ide keberlanjutan (misal: kelas digital).</p>
<p><strong>6. Kurikulum Karakter</strong>: Akar Akhlak yang Menyemai Keabadian</p>
<p>Strategi pendidikan tak lengkap tanpa akhlak. Semai nilai amanah, sabar, dan ikhlas dalam kurikulum, seperti menabur bunga di taman pesantren. Akhlak adalah ruh yang membuat strategi hidup selamanya.</p>
<p>Penelitian: Rahmah (2022): “Pendidikan Karakter untuk Keberlanjutan Nilai Akhlak di Pesantren” (Jurnal Tarbiyah). Akhlak menjaga strategi berpijar.</p>
<p>Refleksi: Akhlak adalah embun pagi, menyegarkan setiap langkah pendidikan.</p>
<p>Praktik: Tambah satu nilai akhlak (misal: ikhlas) ke kurikulum (misal: sesi refleksi) untuk strategi lestari.</p>
<p><strong>7. Analisis SWOT</strong>: Menyusun Ulang Peta Perjalanan<br />
Di akhir, kembali ke cermin SWOT, seperti penyair yang merangkai bait baru. Lihat kekuatan (misal: tim guru kompak), kelemahan (misal: dana terbatas), peluang (misal: teknologi baru), dan ancaman (misal: perubahan regulasi).</p>
<p>Ini adalah puisi penutup, menyusun ulang strategi agar terus berkembang.</p>
<p>Penelitian: Fullan &amp; Quinn (2022): “Sustaining Educational Strategies for Long-Term Impact” (Journal of Educational Change). SWOT menjaga strategi relevan.</p>
<p>Refleksi: SWOT adalah lukisan, menggambarkan warna-warna masa depan pendidikan.</p>
<p>Praktik: Tulis satu peluang (misal: “Aplikasi edukasi gratis”) dan usul langkah keberlanjutan (misal: adopsi Quizizz).</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>Tujuh langkah ini adalah puisi untuk SDG 4: visi-misi menjaga tujuan inklusif, evaluasi memastikan mutu, SDM menyemai pendidik unggul, sarana menopang mimpi, stakeholder merangkul semua, akhlak membentuk insan mulia, SWOT merangkai strategi abadi.</p>
<p>Pendidikan pun menari, menuju masa depan yang berkilau!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Wahai penutur ilmu, jangan hanya termenung di bawah pohon kurma!</p>
<p>Tulis satu bait di grup atau catatan: “Hari ini, aku menjaga strategi lestari dengan [aksi] demi [tujuan] sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku menjaga strategi lestari dengan musyawarah ortu demi kelas digital yang gemilang di Lembaga Pendidikan!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin,</p>
<p>Semoga pendidikan kita bagai bintang di langit malam, terus bersinar hingga akhir zaman!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-keberlanjutan-strategi-pendidikan-untuk-masa-depan-yang-gemilang/">Menjaga Keberlanjutan Strategi Pendidikan untuk Masa Depan yang Gemilang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-keberlanjutan-strategi-pendidikan-untuk-masa-depan-yang-gemilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investasi Sehat: Aset Berharga Untuk Masa Depan Gemilang</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/investasi-sehat-aset-berharga-untuk-masa-depan-gemilang/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/investasi-sehat-aset-berharga-untuk-masa-depan-gemilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 13:19:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1534</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Ubaidillah Ichsan, S. Pd Sekretaris PCM Diwek Jombang &#160; Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh &#8220;Health is not everything, but without health, everything is meaningless&#8221; &#8220;(Kesehatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/investasi-sehat-aset-berharga-untuk-masa-depan-gemilang/">Investasi Sehat: Aset Berharga Untuk Masa Depan Gemilang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Oleh: <strong>Ubaidillah Ichsan, S. Pd</strong><br />
Sekretaris PCM Diwek Jombang</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>&#8220;Health is not everything, but without health, everything is meaningless&#8221;<br />
&#8220;(Kesehatan bukanlah segalanya, tapi tanpa kesehatan, segalanya tidak berarti)&#8221;</p>
<p>Seringkali kita meremehkan kesehatan sampai akhirnya &#8220;sakit itu mahal&#8221; menjadi realita pahit.</p>
<p>Padahal, sehat adalah aset utama yang memungkinkan kita beraktivitas optimal dan meraih masa depan cerah.</p>
<p>Mengabaikan kesehatan kini, berarti menanggung konsekuensi penyakit di kemudian hari.</p>
<p>Untuk investasi jangka panjang yang menguntungkan, pola hidup sehat dan kebiasaan positif wajib diterapkan.</p>
<p>Mulai dari rutin berolahraga untuk detoksifikasi dan menjaga kebugaran, pola makan seimbang yang kaya nutrisi, istirahat cukup agar tubuh pulih sempurna, hingga berpikir positif untuk kesehatan mental dan emosional.</p>
<p>Kebiasaan ini bukan hanya menjauhkan kita dari penyakit kronis seperti jantung, diabetes, atau hipertensi, tetapi juga membuat tubuh lebih segar dan bersemangat menghadapi tantangan.</p>
<p>Maka, jangan tunggu sakit baru sadar betapa nikmatnya sehat. Mari jadikan kesehatan sebagai prioritas utama. Allah SWT berfirman,</p>
<p style="text-align: right;">وَأَنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلْقُوا۟ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ</p>
<p>Artinya:<br />
&#8220;Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik&#8221; (Qs. Al-Baqarah: 195)</p>
<p>Dan kebanyakan orang itu lalai dari nikmat sehat tersebut. Dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,</p>
<p style="text-align: right;">نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ</p>
<p>Artinya:<br />
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” (HR. Bukhari No. 6412).</p>
<p>Jadi, Menjaga kesehatan adalah bentuk syukur atas nikmat Allah dan investasi terbaik untuk hidup berkualitas.</p>
<p>Dengan pola hidup sehat, kita tidak hanya menghindari penderitaan akibat penyakit, tetapi juga membuka peluang lebih luas untuk berkarya dan meraih kebahagiaan.</p>
<p>Prioritaskan sehatmu, karena itu adalah modal utama kebahagiaanmu.</p>
<p>Semoga bermanfaat,<br />
Wassalamu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/investasi-sehat-aset-berharga-untuk-masa-depan-gemilang/">Investasi Sehat: Aset Berharga Untuk Masa Depan Gemilang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/investasi-sehat-aset-berharga-untuk-masa-depan-gemilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Kolaborasi Biar Strategi Gacor di Sekolah/Madrasah/Pesantren!</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/bangun-kolaborasi-biar-strategi-gacor-di-sekolah-madrasah-pesantren/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/bangun-kolaborasi-biar-strategi-gacor-di-sekolah-madrasah-pesantren/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 22:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1501</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Yuk, rekan-rekan pendidik, masih ngegas gak? Hari 7 kita ngebut bahas Bangun Kolaborasi Biar Strategi...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/bangun-kolaborasi-biar-strategi-gacor-di-sekolah-madrasah-pesantren/">Bangun Kolaborasi Biar Strategi Gacor di Sekolah/Madrasah/Pesantren!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Yuk, rekan-rekan pendidik, masih ngegas gak?</p>
<p>Hari 7 kita ngebut bahas Bangun Kolaborasi Biar Strategi Gacor di Sekolah/Madrasah/Pesantren! Strategi udah dirancang (Hari 3), dieksekusi (Hari 4), tim disemangatin (Hari 5), hambatan digebuk (Hari 6), tapi kalau tim gak kompak, ya kayak santri rebutan sandal pas sholat Jumat—chaos! Yuk, cek 7 trik buat bikin budaya kolaborasi yang bikin strategi ngehits, sekolah/madrasah/pesantren cetar, dan nyambung sama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hujurat (49): 10</p>
<p style="text-align: right;">إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ</p>
<p>Innamā al-mu’minūna ikhwatun fa-aṣliḥū bayna akhawaykum, wa-ittaqū Allāha la‘allakum turḥamūna</p>
<p>“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”</p>
<p>Kolaborasi itu kayak santri bagi-bagi takjil: saling bantu, senyum, dan happy bareng! Ayo, simak 7 trik biar tim kompak:</p>
<p><strong>1. Analisis SWOT</strong>: Kenali Tim Biar Kolplay Makin Gacor!<br />
Kolaborasi gak jalan kalau gak tahu siapa jago apa. Cek SWOT sekolah/madrasah/pesantren: kekuatan (misal: ustadz pinter ngajar), kelemahan (misal: komunikasi lelet), peluang (misal: donatur baru), ancaman (misal: rapat numpuk).</p>
<p>Ini bantu bagi tugas biar semua kebagian peran kece!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah As-Saff (61): 4</p>
<p style="text-align: right;">إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ</p>
<p>Inna Allāha yuḥibbu alladhīna yuqātilūna fī sabīlihi ṣaffan ka-annahum bunyānun marṣūṣun</p>
<p>“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang rapi seakan-akan mereka adalah bangunan yang kokoh.”</p>
<p>Penelitian: Arifin (2022): “Peran Analisis SWOT dalam Membangun Kolaborasi Tim Sekolah Islam” (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam).</p>
<p>SWOT bantu tahu siapa bikin tim solid.</p>
<p>Refleksi: SWOT itu kayak cek daftar santri, biar tahu siapa jago ngapain.</p>
<p>Praktik: Tulis satu kekuatan tim (misal: “Bu Fatimah jago bikin kuis”) dan usulin peran kolaborasi (misal: bikin bank soal bareng).</p>
<p><strong>2. Visi-Misi</strong>: Satuin Tujuan Biar Gak Tarik-Tarikan!</p>
<p>Tim gak bakal kompak kalau visi-misi beda-beda. Ingatkan tujuan sekolah/madrasah/pesantren, kayak “santri jago tahfidz digital” atau “madrasah unggul akhlak”.</p>
<p>Ini bikin semua ngerasa satu tim, gak kayak main kelereng sendiri-sendiri!</p>
<p>Penelitian: Hargreaves &amp; O’Connor (2022): “Collaborative Professionalism: Building a Culture of Teamwork in Schools” (Journal of Professional Capital and Community).</p>
<p>Visi-misi nyatuin tim.</p>
<p>Refleksi: Visi-misi itu kayak nasyid bareng, bikin semua nyanyi sama nada.</p>
<p>Praktik: Share satu poin visi-misi di grup (misal: “Kita mau santri pinter IT!”) dan ajak tim bilang, “Ayo wujudin bareng!”</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Bikin Guru/Ustadz Jadi MVP Tim!<br />
Guru/ustadz itu bintangnya kolaborasi, tapi kalau cuma disuruh ngajar doang, ya loyo.</p>
<p>Kasih pelatihan bareng (misal: bikin video edukasi pake CapCut) atau ajak ngasih ide.</p>
<p>Jangan cuma bilang, “Bu, ngajarnya udah kayak ustadzah di TikTok belum?”</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Mujadilah (58): 11</p>
<p style="text-align: right;">يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ</p>
<p>Yarfa‘i Allāhu alladhīna āmanū minkum wa-alladhīna ūtū al-‘ilma darajātin</p>
<p>“Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”</p>
<p>Penelitian: Johnson &amp; Morris (2021): “Teacher Empowerment Through Collaborative Strategic Planning” (Educational Leadership). Pelatihan bareng bikin guru kolplay.</p>
<p>Refleksi: Guru/ustadz yang dilibatin itu kayak santri dapet es teh pas buka, semangat nambah!</p>
<p>Praktik: Ajak satu guru/ustadz bikin ide bareng (misal: kuis online) buat strategi (misal: kelas digital).</p>
<p><strong>4. Kurikulum Karakter</strong>: Akhlak Bikin Tim Nempel Kayak Lem!<br />
Kolaborasi butuh akhlak, kayak amanah dan saling sabar. Adain kegiatan karakter, misal ngobrol soal kerja sama sambil ngemil di teras pesantren. Kompak kayak santri antri sholat subuh!</p>
<p>Penelitian: Rahmawati (2021): “Pendidikan Karakter Berbasis Kerja Sama untuk Budaya Kolaboratif di Pesantren” (Jurnal Tarbiyah). Akhlak bikin tim lengket.</p>
<p>Refleksi: Akhlak itu kayak sambel di nasi goreng, bikin tim pedes kompak!<br />
Praktik: Adain sesi 5 menit sama tim buat sharing nilai kerja sama yang bantu strategi (misal: kelas tahfidz digital).</p>
<p><strong>5. Keterlibatan Stakeholder</strong>: Ajak Semua Ikut Ngegas Bareng!<br />
Kolaborasi gak cuma tim guru/ustadz, Bro! Musyawarah sama ortu, komite, atau tetangga pesantren.</p>
<p>Bayangin, ortu bantu ide buat lab digital—tim auto kompak kayak boyband!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Asy-Syura (42): 38</p>
<p style="text-align: right;">وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ</p>
<p>Wa-alladhīna istajābū li-rabbihim wa-aqāmū al-ṣalāta wa-amruhum shūrā baynahum wa-mimmā razaqnāhum yunfiqūna</p>
<p>“Dan orang-orang yang mematuhi seruan Tuhannya, melaksanakan sholat, dan urusan mereka diputuskan bersama melalui musyawarah, serta menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan.”</p>
<p>Penelitian: Lee &amp; Tan (2023): “Engaging Stakeholders for Collaborative School Improvement” (Asia Pacific Journal of Education). Stakeholder bikin kolaborasi ngegas.</p>
<p>Refleksi: Musyawarah sama stakeholder itu kayak tambah topping di bakso, bikin tim tambah seru!</p>
<p>Praktik: WA satu stakeholder (misal: ortu) buat minta ide kolaborasi (misal: dukung kelas coding).</p>
<p><strong>6. Sarana-Prasarana</strong>: Fasilitas Bikin Kolplay Makin Nyaman!</p>
<p>Tim gak bakal kompak kalau ruang guru panas kayak dapur pas buka puasa! Pastikan sarana, kayak Wi-Fi atau ruang rapat, support kolaborasi.</p>
<p>Jangan sampai tim musyawarah pake papan tulis yang tintanya abis!</p>
<p>Penelitian: Pratomo (2023): “Optimalisasi Sarana-Prasarana untuk Mendukung Kolaborasi Pendidik” (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan). Fasilitas oke bikin tim betah.</p>
<p>Refleksi: Sarana kece itu kayak AC di musim panas, bikin tim kolplay tanpa keringetan.</p>
<p>Praktik: Cek satu fasilitas (misal: Wi-Fi rapat) dan usulin perbaikan (misal: upgrade kecepatan) biar kolaborasi lancar.</p>
<p><strong>7. Evaluasi Berkala</strong>: Cek Kolplay, Jangan Cuma Ngopi Doang!</p>
<p>Kolaborasi gak bakal kuat kalau gak dievaluasi. Cek rutin, catet apa yang bikin tim kompak (misal: “Rapat mingguan asyik!”) atau kurang (misal: “Komunikasi via WA lelet”). Rayain progress, kayak bagi-bagi es teh pas rapat!</p>
<p>Penelitian: Fullan &amp; Edwards (2022): “Monitoring Collaborative Cultures for Strategic Success” (School Leadership &amp; Management). Evaluasi bikin kolaborasi stay gacor.</p>
<p>Refleksi: Evaluasi itu kayak cek rapor santri, bikin tim tahu udah sekompak apa.</p>
<p>Praktik: Tulis di grup satu hal yang bikin tim kompak (misal: “Musyawarah bikin ide ngalir!”) dan usulin ide biar lebih kolplay.</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>7 trik ini dukung SDG 4: SWOT satuin kekuatan tim, visi-misi jaga fokus inklusif, SDM bikin guru/ustadz kolplay, karakter bikin tim solid, stakeholder bawa dukungan, sarana fasilitasi kerja bareng, evaluasi jamin mutu pendidikan.</p>
<p>Jadi, semua belajar sambil senyum!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Jangan cuma baca sambil nyanyi! Lakuin satu aksi buat bikin tim kolplay.</p>
<p>Tulis di grup atau catetan: “Hari ini, aku bikin tim kolplay dengan [aksi] biar strategi [tujuan] di sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku bikin tim kolplay dengan sesi sharing amanah biar strategi tahfidz digital gacor di pesantren!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin, ayo bikin sekolah/madrasah/pesantren kita kompak kayak santri nyanyi nasyid pas pwrpisahan!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Catatan:<br />
kolplay&#8221; itu istilah gaul yang buat menggambarkan kolaborasi alias kerja sama tim yang kece dan kompak!</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/bangun-kolaborasi-biar-strategi-gacor-di-sekolah-madrasah-pesantren/">Bangun Kolaborasi Biar Strategi Gacor di Sekolah/Madrasah/Pesantren!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/bangun-kolaborasi-biar-strategi-gacor-di-sekolah-madrasah-pesantren/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Semangat Tim Biar Strategi Gak Cuma Ngebul!</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/jaga-semangat-tim-biar-strategi-gak-cuma-ngebul/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/jaga-semangat-tim-biar-strategi-gak-cuma-ngebul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 22:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1498</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Yo, para pendidik kece, apa kabar? Hari ke 5 kita ngebut bahas Jaga Semangat Tim...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/jaga-semangat-tim-biar-strategi-gak-cuma-ngebul/">Jaga Semangat Tim Biar Strategi Gak Cuma Ngebul!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Yo, para pendidik kece, apa kabar?</p>
<p>Hari ke 5 kita ngebut bahas Jaga Semangat Tim Biar Strategi Gak Cuma Ngebul di Sekolah/Madrasah/Pesantren! Strategi udah dirancang (Hari 3), udah dieksekusi (Hari 4), tapi kalau tim guru, ustadz, sama komite pada lemes kayak santri abis ngafal 10 juz, ya ambyar!</p>
<p>Yuk, simak 7 trik biar tim stay ngegas, strategi jalan, dan sekolah/madrasah/pesantren kita gacor abis, nyambung sama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-‘Asr (103): 1-3</p>
<p style="text-align: right;">وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ۝ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ</p>
<p>Wal-‘aṣri, inna al-insāna lafī khusrin, illā alladhīna āmanū wa‘amilū al-ṣāliḥāti watawāṣaw bil-ḥaqqi watawāṣaw bil-ṣabri</p>
<p>“Demi masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.”</p>
<p>Tim yang kompak itu kayak santri rebutan takjil: saling dorong tapi tetep happy! Ayo, cek 7 trik biar tim gak kehabisan bensin:</p>
<p><strong>1. Analisis SWOT</strong>: Cek Apa yang Bikin Tim Ngegas!</p>
<p>Tim bakal loyo kalau gak tahu apa yang bikin mereka semangat.</p>
<p>Buka SWOT sekolah/madrasah/pesantren: kekuatan (misal: guru/ustadz pinter bikin kuis), kelemahan (misal: rapat mulu sampe pegel), peluang (misal: ada donatur Wi-Fi), ancaman (misal: santri pada kabur ke sekolah sebelah).</p>
<p>Pakai ini buat kasih “vitamin” motivasi!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 197</p>
<p style="text-align: right;">وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ</p>
<p>Wa tazawwadū fa-inna khayra al-zādi al-taqwā</p>
<p>“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”</p>
<p>Penelitian: Hidayat (2022) dalam Jurnal Pendidikan Islam Indonesia: “SWOT bantu temuin apa yang nyalain semangat tim buat strategi.”</p>
<p>Refleksi: SWOT itu kayak cek dompet sebelum ke kantin, tahu apa yang bikin tim ngegas!</p>
<p>Praktik: WA satu guru/ustadz, tanya, “Bro, apa sih yang bikin lo semangat ngajar?” Catet jawabannya buat strategi!</p>
<p><strong>2.Visi-Misi</strong>: Ingatkan Tujuan, Biar Gak Malesan!</p>
<p>Tim bisa keok kalau lupa kenapa kita capek-capek bikin strategi. Ingatkan visi-misi sekolah/madrasah/pesantren, kayak “santri jago coding” atau “madrasah nomor satu di kampung”.</p>
<p>Ceritain ini biar tim inget misi mulia, bukan cuma ngejar gaji!</p>
<p>Penelitian: Day &amp; Sammons (2022) dalam Educational Management Administration &amp; Leadership: “Visi-misi yang diulang-ulang bikin tim stay fokus dan semangat.”</p>
<p>Refleksi: Visi-misi itu kayak alarm subuh, nyanyi biar tim bangun dari malesan.</p>
<p>Praktik: Di rapat atau grup, sebutin satu visi-misi (misal: “Kita mau santri pinter digital!”) dan hubungin sama kerja tim (misal: ngajar pake Canva).</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Bikin Guru/Ustadz Jadi Sultan Lapangan!</p>
<p>Guru/ustadz itu MVP strateginya, tapi kalau gak disemangatin, ya redup kayak lampu mati listrik!</p>
<p>Kasih pelatihan kece (misal: bikin slide pake AI) atau puji di depan umum.</p>
<p>Jangan cuma bilang, “Pak, ngajarnya kayak ustadz di TV!”</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Anfal (8): 60</p>
<p style="text-align: right;">وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ</p>
<p>Wa a‘iddū lahum mā istaṭa‘tum min quwwatin</p>
<p>“Dan siapkanlah untuk mereka segala kekuatan yang kamu mampu.”</p>
<p>Penelitian: Spillane &amp; Sun (2021) dalam Journal of Educational Administration: “Pujian dan pelatihan bikin guru on fire jalankan strategi.”</p>
<p>Refleksi: Guru/ustadz yang disupport itu kayak santri dapet jatah es teh, semangat nambah!</p>
<p>Praktik: Share pujian buat satu guru/ustadz di grup (misal: “Bu Hani, kuis Zoom-nya bikin santri betah!”) atau usulin ide pelatihan.</p>
<p><strong>4. Kurikulum Karakter</strong>: Akhlak Bikin Tim Makin Lengket!</p>
<p>Tim yang akhlaknya joss, kayak saling sabun—eh, sabar maksudnya—pasti kompak jalanin strategi.</p>
<p>Adain kegiatan karakter, misal ngobrol soal amanah sambil nyanyi nasyid di pondok. Kompak kayak santri antri mandi pagi!</p>
<p>Penelitian: Santoso (2021) dalam Jurnal Tarbiyah: “Akhlak mulia di tim bikin motivasi strategi naik level.”</p>
<p>Refleksi: Akhlak itu kayak Wi-Fi, bikin tim connect tanpa putus-putus.</p>
<p>Praktik: Adain sesi ngobrol 5 menit sama tim tentang satu nilai (misal: kerja sama) yang bantu strategi.</p>
<p><strong>5. Keterlibatan Stakeholder</strong>: Semua Ikut Ngegas, Bukan Cuma Tim Guru!</p>
<p>Tim guru/ustadz doang gak cukup, Bro! Ajak ortu, komite, atau tetangga pesantren buat nyemangatin.</p>
<p>Bayangin, komite bawa gorengan ke rapat strategi—auto semangat, kan? Musyawarah bareng bikin semua ngerasa, “Ini tim gue!”</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ali Imran (3): 159</p>
<p style="text-align: right;">فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ</p>
<p>Fa-bimā raḥmatin mina Allāhi linta lahum, wa-law kunta faẓẓan ghalīẓa al-qalbi la-infaddū min ḥawlika, fa-u‘fu ‘anhum wa-istaghfir lahum wa-shāwirhum fī al-amr</p>
<p>“Maka berkat rahmat dari Allah, engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.”</p>
<p>Penelitian: Tan &amp; Low (2023) dalam International Journal of Leadership in Education: “Stakeholder yang dilibatin bikin tim ngerasa punya backing, semangat nambah.”</p>
<p>Refleksi: Musyawarah sama stakeholder itu kayak nambah sambel di nasi uduk, bikin semangat pedes!</p>
<p>Praktik: Kirim WA ke satu stakeholder (misal: ortu) buat minta ide nyemangatin tim (misal: dukung kelas digital).</p>
<p><strong>6. Sarana-Prasarana</strong>: Fasilitas Jangan Bikin Tim Ngambek!</p>
<p>Tim gak bakal semangat kalau ruang guru panas kayak dapur pesantren pas buka puasa!</p>
<p>Pastikan fasilitas, kayak proyektor atau Wi-Fi, bikin tim betah jalanin strategi.</p>
<p>Jangan sampai ngajar pake papan tulis yang tintanya abis!</p>
<p>Penelitian: Lestari (2023) dalam Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan: “Fasilitas yang oke bikin tim semangat eksekusi strategi.”</p>
<p>Refleksi: Sarana kece itu kayak sandal baru, bikin tim jalan tanpa lelet.</p>
<p>Praktik: Tanya tim, “Fasilitas apa yang bikin kalian happy kerja?” (misal: AC di ruang guru). Usulin ke kepala sekolah/pesantren!</p>
<p><strong>7. Evaluasi Berkala</strong>: Rayain Kerennya Tim, Jangan Cuma Ngecek!</p>
<p>Tim bakal drop kalau cuma disuruh kerja tanpa lihat hasil. Evaluasi rutin, kasih tahu progress (misal: “Santri udah 70% jago tahfidz digital!”), dan adain pesta kecil, kayak bagi-bagi teh botol pas rapat! Jangan cuma bilang, “Sip, lanjut!”</p>
<p>Penelitian: Hallinger &amp; Wang (2022) dalam School Effectiveness and School Improvement: “Evaluasi yang ngasih apresiasi bikin tim pengen lari lebih kenceng.”</p>
<p>Refleksi: Evaluasi itu kayak like di postingan santri, bikin tim ngerasa dihargai.</p>
<p>Refleksi: Evaluasi itu kayak like di postingan santri, bikin tim ngerasa dihargai.</p>
<p>Praktik: Tulis satu pencapaian tim di grup (misal: “Keren, kelas coding udah jalan sebulan!”) buat bikin semua ngerasa juara.</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>7 trik ini dukung SDG 4 di sekolah/madrasah/pesantren: SWOT bikin tim tahu apa yang nyemangatin, visi-misi jaga fokus inklusivitas, SDM bikin guru/ustadz cetar, karakter bikin tim kompak, stakeholder bawa vibe positif, sarana bikin kerja asyik, evaluasi pastikan pendidikan top. Jadi, semua bisa belajar sambil senyum!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Jangan cuma baca sambil ngemil keripik! Lakuin satu aksi buat jaga semangat tim.</p>
<p>Tulis di grup atau catetan pribadi: “Hari ini, aku nyemangatin tim dengan [aksi] biar strategi [tujuan] di sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku nyemangatin tim dengan puji Pak Udin di grup biar strategi tahfidz digital makin gacor di pesantren!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin,</p>
<p>Ayo bikin tim sekolah/madrasah/pesantren kita semangat kayak santri nyanyi nasyid pas haul!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/jaga-semangat-tim-biar-strategi-gak-cuma-ngebul/">Jaga Semangat Tim Biar Strategi Gak Cuma Ngebul!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/jaga-semangat-tim-biar-strategi-gak-cuma-ngebul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Kesehatan: Tuntutan Islam di Era Moderen</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-kesehatan-tuntutan-islam-di-era-moderen/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-kesehatan-tuntutan-islam-di-era-moderen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 11:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1531</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Ubaidillah Ichsan, S.Pd Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PDM Jombang Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh &#8220;Technology makes life easier, but don&#8217;t let it replace physical activity...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-kesehatan-tuntutan-islam-di-era-moderen/">Menjaga Kesehatan: Tuntutan Islam di Era Moderen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Oleh <strong>Ubaidillah Ichsan, S.Pd</strong><br />
Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PDM Jombang</p>
<p>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</p>
<p>&#8220;Technology makes life easier, but don&#8217;t let it replace physical activity and healthy social interaction&#8221;<br />
&#8220;(Teknologi mempermudah hidup, tapi jangan biarkan ia menggantikan aktivitas fisik dan interaksi sosial yang menyehatkan)&#8221;</p>
<p>Di tengah gempuran makanan siap saji dan gaya hidup serba instan, tantangan menjaga pola makan sehat semakin besar.</p>
<p>Fenomena &#8220;mager&#8221; (malas gerak) yang diiringi aktivitas bermedia sosial seharian tanpa olahraga, kian memperparah kondisi tubuh.</p>
<p>Akibatnya, berbagai penyakit seperti diabetes, asam lambung, hipertensi, kolesterol, dan asam urat mudah menyerang.</p>
<p>Islam, sebagai agama yang sempurna, telah mengatur pola makan dan minum dengan sangat baik.</p>
<p>Prinsip utamanya adalah moderasi, menjauhi segala bentuk berlebihan. Allah SWT berfirman,</p>
<p style="text-align: right;">وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوٓا</p>
<p>Artinya:<br />
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”(Qs. Al-A’raf: 31)</p>
<p>Ayat ini menegaskan larangan untuk melampaui batas dalam konsumsi makanan dan minuman, karena berlebihan adalah sifat yang dibenci Allah dan menyerupai perbuatan setan.</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,</p>
<p style="text-align: right;">ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه</p>
<p>Artinya:<br />
“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR At-Tirmidzi (2380), Ibnu Majah (3349), Ahmad (4/132), dan lain-lain)</p>
<p>Hadits ini memberikan panduan praktis tentang porsi makan yang ideal, menekankan pentingnya tidak mengisi perut secara penuh agar tubuh tetap ringan dan sehat.</p>
<p>Jadi menjaga kesehatan tubuh adalah amanah dari Allah.</p>
<p>Dengan mengikuti tuntunan Islam untuk makan secukupnya dan tidak berlebihan, serta aktif bergerak, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik dari berbagai penyakit modern, tetapi juga menjalankan perintah agama.</p>
<p>Moderasi adalah kunci menuju hidup yang lebih sehat, berkah, dan jauh dari penyakit.</p>
<p>Semoga bermanfaat,<br />
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-kesehatan-tuntutan-islam-di-era-moderen/">Menjaga Kesehatan: Tuntutan Islam di Era Moderen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/menjaga-kesehatan-tuntutan-islam-di-era-moderen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menerapkan Strategi di Sekolah/Madrasah/Pesantren: Tips Biar Gak Cuma Wacana</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/menerapkan-strategi-di-sekolah-madrasah-pesantren-tips-biar-gak-cuma-wacana/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/menerapkan-strategi-di-sekolah-madrasah-pesantren-tips-biar-gak-cuma-wacana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 22:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1495</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Yo, rekan-rekan pendidik, apa kabar? Hari 4 kita gaspol bahas Menerapkan Strategi di Sekolah/Madrasah/Pesantren: Tips...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menerapkan-strategi-di-sekolah-madrasah-pesantren-tips-biar-gak-cuma-wacana/">Menerapkan Strategi di Sekolah/Madrasah/Pesantren: Tips Biar Gak Cuma Wacana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Yo, rekan-rekan pendidik, apa kabar? Hari 4 kita gaspol bahas Menerapkan Strategi di Sekolah/Madrasah/Pesantren: Tips Biar Gak Cuma Wacana.</p>
<p>Udah kenal konsep (Hari 1), tahu pentingnya (Hari 2), dan bikin rencana kece (Hari 3).</p>
<p>Sekarang, saatnya eksekusi biar strategi gak cuma numpang lewat di kertas!</p>
<p>Yuk, cek 7 poin implementatif supaya sekolah/madrasah/pesantren kita makin cetar, sesuai SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah As-Saff (61): 2-3</p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ ۝ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ</p>
<p>Yā ayyuhā alladhīna āmanū lima taqūlūna mā lā taf‘alūna. Kabura maqtan ‘inda Allāhi an taqūlū mā lā taf‘alūna</p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan.”</p>
<p>Jadi, jangan cuma omong doang, ayo action! Ini 7 tips biar strategi jalan mulus:</p>
<p><strong>1. Analisis SWOT</strong>: Cek Lagi, Jangan Asal Gas!</p>
<p>Strategi cuma jadi wacana kalau datanya lelet. Cek ulang SWOT sekolah/madrasah/pesantren: kekuatan (guru/ustadz jago ngajar), kelemahan (internet ngap-ngapan), peluang (komunitas lokal suportif), ancaman (sekolah sebelah promo gila).</p>
<p>Data kuat, strategi mantap!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 197</p>
<p style="text-align: right;">وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ</p>
<p>Wa tazawwadū fa-inna khayra al-zādi al-taqwā</p>
<p>“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”</p>
<p>Penelitian: Sari (2020) dalam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam: “SWOT yang diperbarui rutin bikin strategi lebih aplikatif.”</p>
<p>Refleksi: SWOT itu kayak GPS, bikin kita gak nyasar pas eksekusi strategi.</p>
<p>Praktik: Update satu data SWOT (misal: cek apakah internet masih lemot) dan sesuaikan strategi (misal: cari provider baru).</p>
<p><strong>2. Visi-Misi</strong>: Pegang Teguh, Jangan Lupa Jalan!</p>
<p>Visi-misi itu bukan cuma hiasan website, Bro! Pastikan strategi yang dijalankan nyambung sama visi-misi sekolah/madrasah/pesantren, kayak “pendidikan Islam unggul” atau “santri go digital”.</p>
<p>Kalau lupa, strateginya bisa kebablasan!</p>
<p>Penelitian: Fullan &amp; Hargreaves (2023) dalam Journal of Professional Capital and Community: “Visi-misi yang dijadikan pegangan bikin implementasi strategi lebih fokus.”</p>
<p>Refleksi: Visi-misi itu kayak kompas, bikin kita gak lari ke arah yang salah.</p>
<p>Praktik: Cek satu strategi (misal: kelas coding), pastikan nyambung sama visi-misi (misal: literasi digital). Tulis di notes!</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Guru/Ustadz Jadi Superhero!</p>
<p>Guru/ustadz itu MVP-nya strategi! Biar strategi gak mandek, kasih mereka pelatihan kece (misal: ngajar pake Canva) dan semangat tim.</p>
<p>Kalau guru/ustadz happy, strategi auto lancar!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Anfal (8): 60</p>
<p style="text-align: right;">وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ</p>
<p>Wa a‘iddū lahum mā istaṭa‘tum min quwwatin</p>
<p>“Dan siapkanlah untuk mereka segala kekuatan yang kamu mampu.”</p>
<p>Penelitian: Bryk et al. (2021) dalam Educational Leadership: “Pelatihan guru yang relevan bikin strategi pendidikan hidup.”</p>
<p>Refleksi: Guru/ustadz yang on fire bikin strategi gak cuma mimpi.</p>
<p>Praktik: Ajak satu guru/ustadz ngobrol, tanya pelatihan apa yang mereka butuh (misal: ngajar online).</p>
<p><strong>4. Kurikulum Karakter</strong>: Akhlak Jalan, Prestasi Aman!</p>
<p>Strategi oke harus nyantol ke akhlak siswa/santri. Tambahin kegiatan karakter, kayak proyek amal atau cerita tentang sabun—eh, sabar maksudnya! Ini bikin siswa/santri cemerlang akademik dan attitude.</p>
<p>Penelitian: Nugroho (2022) dalam Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan: “Kurikulum karakter yang terintegrasi bikin strategi pendidikan lebih berdampak.”</p>
<p>Refleksi: Akhlak itu bensinnya pendidikan Islam, bikin strategi melaju kencang.</p>
<p>Praktik: Rancang satu kegiatan karakter (misal: bikin video tentang kejujuran) untuk minggu ini.</p>
<p><strong>5. Keterlibatan Stakeholder</strong>: Ayo Ngumpul, Jangan Sendirian!</p>
<p>Strategi gak jalan kalau cuma kepala sekolah/pesantren yang ngegas.</p>
<p>Ajak orang tua, komite, atau warga sekitar musyawarah. Bayangin, semua bantu dorong, strategi auto ngebut!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ali Imran (3): 159</p>
<p style="text-align: right;">فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ</p>
<p>Fa-bimā raḥmatin mina Allāhi linta lahum, wa-law kunta faẓẓan ghalīẓa al-qalbi la-infaddū min ḥawlika, fa-u‘fu ‘anhum wa-istaghfir lahum wa-shāwirhum fī al-amr</p>
<p>“Maka berkat rahmat dari Allah, engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.”</p>
<p>Penelitian: Ng &amp; Chan (2022) dalam Asia Pacific Journal of Education: “Keterlibatan komunitas bikin strategi pendidikan lebih grounded.”</p>
<p>Refleksi: Musyawarah itu kayak bumbu rendang, bikin strategi makin sedap!</p>
<p>Praktik: WA satu stakeholder (misal: ketua komite) buat ngobrol soal strategi (misal: dana buat lab).</p>
<p><strong>6. Sarana-Prasarana</strong>: Fasilitas Jangan Cuma Janji!</p>
<p>Strategi cuma omdo kalau fasilitasnya zonk. Pastikan sarana, kayak Wi-Fi atau ruang tahfidz, beneran support rencana. Jangan sampai siswa/santri belajar coding pake kalkulator!</p>
<p>Penelitian: Pratama (2021) dalam Jurnal Ilmu Pendidikan: “Fasilitas yang mendukung strategi bikin pembelajaran lebih efektif.”</p>
<p>Refleksi: Sarana itu kayak sepatu lari, bikin strategi melesat tanpa lecet.</p>
<p>Praktik: Cek satu fasilitas (misal: proyektor) dan usulin perbaikan kalau rusak.</p>
<p><strong>7. Evaluasi Berkala</strong>: Cek Progress, Jangan Angguk-angguk Doang!</p>
<p>Biar strategi gak nyasar, evaluasi rutin dong. Bikin checklist sederhana, kayak “udah berapa siswa/santri jago digital?” atau “guru/ustadz happy gak?”.</p>
<p>Kalau gak dicek, strateginya kayak kapal tanpa nahkoda!</p>
<p>Penelitian: Robinson &amp; Gray (2023) dalam Journal of School Leadership: “Evaluasi berkala bikin strategi tetap on track.”</p>
<p>Refleksi: Evaluasi itu kayak cek kesehatan, bikin strategi tetap fit.</p>
<p>Praktik: Bikin satu pertanyaan evaluasi untuk strategi (misal: “Apa dampak kelas digital buat siswa?”).</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>7 tips ini dukung SDG 4 di sekolah/madrasah/pesantren: SWOT bikin strategi tepat sasaran, visi-misi jaga fokus inklusivitas, SDM kasih tenaga guru/ustadz, karakter bentuk siswa/santri keren, stakeholder bawa dukungan, sarana bikin belajar asyik, evaluasi pastikan mutu pendidikan merata.</p>
<p>Jadi, semua bisa sekolah dengan happy!</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Ayo, jangan cuma baca sambil ngopi! Lakuin satu aksi buat jalanin strategi.</p>
<p>Tulis di grup atau catetan pribadi: “Hari ini, aku jalanin strategi [strategi] biar [tujuan] di sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku jalanin strategi pelatihan Canva biar guru/ustadz bikin slide kece di madrasah!”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin, ayo bikin sekolah/madrasah/pesantren kita ngehits dengan strategi yang gak cuma wacana!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/menerapkan-strategi-di-sekolah-madrasah-pesantren-tips-biar-gak-cuma-wacana/">Menerapkan Strategi di Sekolah/Madrasah/Pesantren: Tips Biar Gak Cuma Wacana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/menerapkan-strategi-di-sekolah-madrasah-pesantren-tips-biar-gak-cuma-wacana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masjid KH Ahmad Dahlan, Masjid Baru Namun Padat Dengan Kegiatan Yang Inspiratif</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/masjid-kh-ahmad-dahlan-masjid-baru-namun-padat-dengan-kegiatan-yang-inspiratif/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/masjid-kh-ahmad-dahlan-masjid-baru-namun-padat-dengan-kegiatan-yang-inspiratif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 13:21:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1527</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Masjid KH Ahmad Dahlan yang didirikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menjadi salah satu pusat kegiatan keislaman yang aktif dan terbuka untuk semua...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/masjid-kh-ahmad-dahlan-masjid-baru-namun-padat-dengan-kegiatan-yang-inspiratif/">Masjid KH Ahmad Dahlan, Masjid Baru Namun Padat Dengan Kegiatan Yang Inspiratif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com </strong>&#8211; Masjid KH Ahmad Dahlan yang didirikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang menjadi salah satu pusat kegiatan keislaman yang aktif dan terbuka untuk semua kalangan.</p>
<p>Masjid KH Ahmad Dahlan terletak di jalan Kapten Piere Tendean nomor 15 Sengon Jombang.</p>
<p>Masjid KH Ahmad Dahlan tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat melalui berbagai program pengajian rutin.</p>
<p>Setiap malam ba’da maghrib, masjid ini menyelenggarakan pengajian kitab Bulughul Maram yang diikuti oleh jamaah dari berbagai penjuru.</p>
<p>Selain itu, setiap Rabu malam juga diadakan Pengajian Tarjih, sebuah kajian yang mengupas persoalan keislaman berdasarkan pendekatan tarjih khas Muhammadiyah.</p>
<p>Sementara itu, pada Kamis malam, di masjid Ahmad Dahlan juga digelar pengajian tafsir Al-Qur’an yang kegiatannya juga dapat diikuti secara online melalui Youtube di channel Media DakwahMu.</p>
<p>Tak hanya menyasar kalangan dewasa, Masjid KH Ahmad Dahlan juga aktif dalam pembinaan generasi muda dan lansia.</p>
<p>Setiap sore hari, masjid Ahmad Dahlan menggelar TPQ anak-anak yang mengajarkan cara membaca dan memahami Al-Qur’an.</p>
<p>Menariknya, ada pula TPQ khusus lansia yang menjadi wadah para orang tua untuk terus memperdalam ilmu baca alquran dengan pendekatan yang sesuai usia.</p>
<p>Program andalan lainnya adalah Pengajian Umum Sabtu Pagi (PUSPA) yang digelar setiap satu bulan sekali (pada hari Sabtu kedua).</p>
<p>Kegiatan ini selalu dipadati ribuan jamaah dari berbagai daerah dan menghadirkan pembicara nasional.</p>
<p>PUSPA menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Jombang dan sekitarnya untuk bersilaturahmi dan menambah wawasan keislaman.</p>
<p>Dengan ragam kegiatan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, Takmir Masjid KH Ahmad Dahlan di Sengon Jombang, terus berkomitmen menjadi pusat dakwah yang mencerdaskan, mencerahkan, dan membina umat secara berkelanjutan.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/masjid-kh-ahmad-dahlan-masjid-baru-namun-padat-dengan-kegiatan-yang-inspiratif/">Masjid KH Ahmad Dahlan, Masjid Baru Namun Padat Dengan Kegiatan Yang Inspiratif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/masjid-kh-ahmad-dahlan-masjid-baru-namun-padat-dengan-kegiatan-yang-inspiratif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Merumuskan Strategi Efektif untuk Sekolah/Madrasah/Pesantren</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/bagaimana-merumuskan-strategi-efektif-untuk-sekolah-madrasah-pesantren/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/bagaimana-merumuskan-strategi-efektif-untuk-sekolah-madrasah-pesantren/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 22:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1491</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Assalamu’alaikum, rekan-rekan pendidik! Setelah mengenal konsep (Hari 1) dan urgensi (Hari 2) manajemen strategik, kini...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/bagaimana-merumuskan-strategi-efektif-untuk-sekolah-madrasah-pesantren/">Bagaimana Merumuskan Strategi Efektif untuk Sekolah/Madrasah/Pesantren</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Assalamu’alaikum, rekan-rekan pendidik!</p>
<p>Setelah mengenal konsep (Hari 1) dan urgensi (Hari 2) manajemen strategik, kini kita pelajari Bagaimana Merumuskan Strategi Efektif untuk Sekolah/Madrasah/Pesantren.</p>
<p>Strategi yang berbasis data dan kolaborasi akan membawa institusi kita unggul, selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).</p>
<p>Mari simak 7 poin implementatif untuk merancang strategi yang realistis!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hasyr (59): 18</p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ</p>
<p>Yā ayyuhā alladhīna āmanū ittaqū Allāha waltanẓur nafsun mā qaddamat lighadin</p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”</p>
<p>Merumuskan strategi efektif berarti merencanakan masa depan pendidikan dengan penuh takwa.</p>
<p>Berikut 7 poin implementatif untuk mewujudkannya:</p>
<p><strong>1. Analisis SWOT</strong>: Dasar Strategi Berbasis Data<br />
Strategi efektif dimulai dengan SWOT untuk menggali kekuatan (misal: guru/ustadz berdedikasi), kelemahan (misal: akses teknologi terbatas), peluang (misal: hibah pendidikan), dan ancaman (misal: regulasi baru) sekolah/madrasah/pesantren.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 197</p>
<p style="text-align: right;">وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ</p>
<p>Wa tazawwadū fa-inna khayra al-zādi al-taqwā</p>
<p>“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”</p>
<p>Penelitian: Sa’diyah (2021) dalam Jurnal Tarbiya: “Analisis SWOT berbasis data lokal perkuat perencanaan strategis madrasah.”</p>
<p>Refleksi: SWOT adalah fondasi, seperti bekal takwa untuk masa depan pendidikan.</p>
<p>Praktik: Buat draf satu strategi dari hasil SWOT (misal: kelas digital untuk atasi keterbatasan teknologi).</p>
<p><strong>2. Visi-Misi Jelas</strong>: Menetapkan Tujuan Strategis</p>
<p>Strategi efektif membutuhkan visi-misi yang jelas, menentukan arah sekolah/madrasah/pesantren, seperti pendidikan Islam yang unggul atau inklusif.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ash-Sharh (94): 7-8</p>
<p style="text-align: right;">فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ ۝ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ</p>
<p>Fa-idhā faraghta fa-insab, wa-ilā rabbika farghab</p>
<p>“Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu keadaan), tetaplah bekerja keras (untuk keadaan yang lain), dan kepada Tuhanmulah engkau berharap.”</p>
<p>Penelitian: Bush &amp; Glover (2022) dalam Educational Management Administration &amp; Leadership: “Visi-misi yang terdefinisi jelas arahkan strategi institusi pendidikan.”</p>
<p>Refleksi: Visi-misi ibarat lentera, menerangi langkah strategis institusi.</p>
<p>Praktik: Tulis satu tujuan strategis berdasarkan visi-misi (misal: tingkatkan literasi digital siswa/santri dalam 6 bulan).</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Melibatkan Guru/Ustadz dalam Perencanaan</p>
<p>Strategi efektif melibatkan guru/ustadz dalam merumuskan rencana, memastikan pelaksanaan yang kuat melalui pelatihan dan kolaborasi tim.</p>
<p>Penelitian: Harris &amp; Jones (2021) dalam Journal of Educational Change: “Keterlibatan guru dalam perencanaan strategis tingkatkan komitmen dan keberhasilan.”</p>
<p>Refleksi: Guru/ustadz adalah jantung strategi, menggerakkan rencana menjadi kenyataan.</p>
<p>Praktik: Adakan rapat singkat dengan guru/ustadz untuk diskusikan satu prioritas strategi (misal: pelatihan teknologi pembelajaran).</p>
<p><strong>4. Kurikulum Karakter</strong>: Mengintegrasikan Akhlak dalam Strategi</p>
<p>Strategi efektif memprioritaskan kurikulum karakter, seperti amanah dan ketangguhan, untuk membentuk siswa/santri unggul secara akademik dan akhlak.</p>
<p>Penelitian: Rahmi (2021) dalam Jurnal Pendidikan Indonesia: “Integrasi karakter dalam strategi pendidikan hasilkan lulusan berakhlak mulia.”</p>
<p>Refleksi: Karakter mulia adalah ruh pendidikan Islam, menopang strategi unggul.</p>
<p>Praktik: Tambahkan satu aktivitas karakter dalam kurikulum (misal: sesi refleksi tentang kejujuran di kelas/pondok).</p>
<p><strong>5. Keterlibatan Stakeholder</strong>: Musyawarah untuk Strategi Inklusif</p>
<p>Strategi efektif dirumuskan melalui musyawarah dengan orang tua, masyarakat, dan komite, memastikan dukungan dan relevansi lokal.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ali Imran (3): 159</p>
<p style="text-align: right;">فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ</p>
<p>Fa-bimā raḥmatin mina Allāhi linta lahum, wa-law kunta faẓẓan ghalīẓa al-qalbi la-infaddū min ḥawlika, fa-u‘fu ‘anhum wa-istaghfir lahum wa-shāwirhum fī al-amr</p>
<p>“Maka berkat rahmat dari Allah, engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.”</p>
<p>Penelitian: Mestry &amp; Schmidt (2023) dalam International Journal of Educational Development: “Musyawarah dengan stakeholder hasilkan strategi yang relevan dan berkelanjutan.”</p>
<p>Refleksi: Musyawarah mencerminkan kebijaksanaan Islam dalam merumuskan strategi inklusif.</p>
<p>Praktik: Undang satu stakeholder (misal: orang tua atau komite) untuk rapat singkat tentang prioritas strategi institusi.</p>
<p><strong>6. Sarana-Prasarana</strong>: Merencanakan Fasilitas Pendukung Strategi</p>
<p>Strategi efektif mencakup perencanaan sarana, seperti lab komputer atau perpustakaan kitab kuning, untuk mendukung tujuan pendidikan sekolah/madrasah/pesantren.</p>
<p>Penelitian: Wahyuni (2022) dalam Jurnal Administrasi Pendidikan: “Perencanaan sarana yang strategis dukung implementasi rencana pendidikan.”</p>
<p>Refleksi: Fasilitas adalah alat untuk wujudkan strategi pendidikan yang unggul.</p>
<p>Praktik: Undang satu stakeholder (misal: orang tua atau komite) untuk rapat singkat tentang prioritas strategi institusi.</p>
<p><strong>7. Evaluasi Berkala</strong>: Menetapkan Indikator Keberhasilan</p>
<p>Strategi efektif memerlukan evaluasi dengan indikator jelas, seperti peningkatan prestasi siswa/santri atau kepuasan stakeholder, untuk memastikan keberhasilan.</p>
<p>Penelitian: Leithwood et al. (2022) dalam School Leadership &amp; Management: “Indikator evaluasi yang terukur pastikan strategi pendidikan efektif.”</p>
<p>Refleksi: Evaluasi adalah cermin untuk pastikan strategi tetap di jalur keunggulan.</p>
<p>Praktik: Tentukan satu indikator keberhasilan untuk strategi (misal: 80% siswa/santri menguasai keterampilan digital dalam 1 tahun).</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>7 poin ini mendukung SDG 4 di sekolah/madrasah/pesantren: SWOT memastikan perencanaan berbasis data, visi-misi menargetkan inklusivitas, SDM meningkatkan kualitas pengajaran, karakter membentuk siswa/santri holistik, stakeholder mendukung kolaborasi, sarana memfasilitasi pembelajaran modern, dan evaluasi menjamin mutu pendidikan yang merata.</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Lakukan satu tindakan untuk merumuskan strategi efektif. Tulis di grup ini atau catatan pribadi: “Hari ini, aku merumuskan strategi [strategi] untuk [tujuan] di sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku merumuskan strategi kelas tahfidz digital untuk meningkatkan hafalan santri di pesantren.”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin, mari wujudkan sekolah/madrasah/pesantren unggul dengan strategi efektif!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/bagaimana-merumuskan-strategi-efektif-untuk-sekolah-madrasah-pesantren/">Bagaimana Merumuskan Strategi Efektif untuk Sekolah/Madrasah/Pesantren</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/bagaimana-merumuskan-strategi-efektif-untuk-sekolah-madrasah-pesantren/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Manajemen Strategik Penting?</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/mengapa-manajemen-strategik-penting/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/mengapa-manajemen-strategik-penting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 22:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1488</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Assalamu’alaikum, rekan-rekan pendidik! Setelah mengenal manajemen strategik di Hari 1, kini kita bahas Mengapa Manajemen...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/mengapa-manajemen-strategik-penting/">Mengapa Manajemen Strategik Penting?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Assalamu’alaikum, rekan-rekan pendidik!</p>
<p>Setelah mengenal manajemen strategik di Hari 1, kini kita bahas Mengapa Manajemen Strategik Penting?</p>
<p>Di tengah disrupsi teknologi, globalisasi, dan regulasi pendidikan, sekolah/madrasah/pesantren harus beradaptasi untuk tetap unggul dan mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).</p>
<p>Manajemen strategik adalah kompas untuk hadapi tantangan ini. Mari simak 7 poin implementatif yang menjelaskan urgensinya!</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Anfal (8): 60</p>
<p style="text-align: right;">وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ</p>
<p>Wa a‘iddū lahum mā istaṭa‘tum min quwwatin</p>
<p>“Dan siapkanlah untuk mereka segala kekuatan yang kamu mampu.”</p>
<p>Manajemen strategik memungkinkan sekolah/madrasah/pesantren menghadapi perubahan eksternal dan mencetak lulusan siap bersaing. Berikut 7 poin yang menunjukkan pentingnya:</p>
<p><strong>1. Analisis SWOT</strong>: Menavigasi Disrupsi Eksternal</p>
<p>Manajemen strategik penting karena SWOT membantu sekolah/madrasah/pesantren mengenali dampak disrupsi, seperti teknologi AI atau regulasi baru, dan merumuskan strategi adaptasi.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 197</p>
<p style="text-align: right;">وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ</p>
<p>Wa tazawwadū fa-inna khayra al-zādi al-taqwā</p>
<p>“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”</p>
<p>Penelitian: Setiawati (2020) dalam Jurnal Pendidikan Islam: “SWOT memetakan peluang dan ancaman eksternal untuk strategi adaptif.”</p>
<p>Refleksi: SWOT ibarat radar, membantu sekolah/madrasah/pesantren mendeteksi perubahan dan bertindak bijak.</p>
<p>Praktik: Tulis satu disrupsi eksternal (misal: kurikulum baru) dan satu langkah adaptasi (misal: pelatihan guru).</p>
<p><strong>2. Visi-Misi Jelas</strong>: Menyelaraskan dengan Kebutuhan Global<br />
Manajemen strategik penting untuk menyesuaikan visi-misi sekolah/madrasah/pesantren dengan tuntutan global, seperti keterampilan abad 21 atau nilai Islam di era digital.</p>
<p>Penelitian: Beñalet et al. (2023) dalam International Journal of Research and Innovation in Social Science: “Visi-misi yang selaras dengan konteks global perkuat daya saing institusi.”</p>
<p>Refleksi: Visi-misi yang relevan adalah jembatan menuju pendidikan unggul di era disrupsi.</p>
<p>Praktik: Diskusikan dengan tim, apakah visi-misi mencerminkan kebutuhan global (misal: literasi digital atau akhlak mulia)?</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Guru/Ustadz Kompeten di Era Disrupsi<br />
Manajemen strategik penting untuk melatih guru/ustadz menghadapi perubahan, seperti menguasai teknologi pembelajaran atau metode pengajaran modern.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Anfal (8): 60</p>
<p style="text-align: right;">وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ</p>
<p>“Dan siapkanlah untuk mereka segala kekuatan yang kamu mampu.”</p>
<p>Penelitian: Hladchenko &amp; Benninghoff (2020) dalam Higher</p>
<p>Education: “Pelatihan guru berbasis teknologi tingkatkan adaptasi di era disrupsi.”</p>
<p>Refleksi: Guru/ustadz yang kompeten adalah benteng sekolah/madrasah/pesantren di tengah perubahan.</p>
<p>Praktik: Buat daftar satu keterampilan baru yang dibutuhkan guru/ustadz (misal: penggunaan platform e-learning).</p>
<p><strong>4. Kurikulum Karakter</strong>: Menyiapkan Siswa/Santri untuk Dunia Modern</p>
<p>Manajemen strategik penting untuk memperkuat kurikulum karakter, seperti ketangguhan dan kerja sama, agar siswa/santri siap bersaing di dunia yang penuh tantangan.</p>
<p>Penelitian: Yandri (2022) dalam Jurnal Pendidikan Karakter: “Karakter seperti resiliensi kunci keberhasilan siswa di era global.”</p>
<p>Refleksi: Karakter mulia adalah perisai siswa/santri untuk hadapi dunia yang berubah cepat.</p>
<p>Praktik: Rancang satu aktivitas kelas/pondok untuk kembangkan karakter (misal: proyek kelompok untuk kerja sama).</p>
<p><strong>5.Keterlibatan Stakeholder</strong>: Bersinergi Hadapi Perubahan</p>
<p>Manajemen strategik penting karena melibatkan orang tua, masyarakat, dan komite untuk mendukung sekolah/madrasah/pesantren menghadapi disrupsi, seperti kebutuhan dana untuk teknologi.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ali Imran (3): 159</p>
<p style="text-align: right;">فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ</p>
<p>Fa-bimā raḥmatin mina Allāhi linta lahum, wa-law kunta faẓẓan ghalīẓa al-qalbi la-infaddū min ḥawlika, fa-u‘fu ‘anhum wa-istaghfir lahum wa-shāwirhum fī al-amr</p>
<p>“Maka berkat rahmat dari Allah, engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu.</p>
<p>Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.”</p>
<p>Penelitian: Gupta &amp; Patel (2024) dalam International Journal of</p>
<p>Educational Management: “Kolaborasi stakeholder perkuat respons institusi terhadap perubahan.”</p>
<p>Refleksi: Musyawarah dengan stakeholder adalah kunci sinergi di era disrupsi.</p>
<p>Praktik: Undang satu stakeholder (misal: orang tua) untuk rapat singkat tentang kebutuhan teknologi sekolah/madrasah/pesantren.</p>
<p><strong>6. Sarana-Prasarana</strong>: Memfasilitasi Pendidikan Era Digital<br />
Manajemen strategik penting untuk meningkatkan fasilitas, seperti Wi-Fi atau lab digital, agar sekolah/madrasah/pesantren relevan dengan pendidikan modern.</p>
<p>Penelitian: Purnamawati (2020) dalam Jurnal Manajemen</p>
<p>Pendidikan: “Fasilitas digital dukung pembelajaran adaptif di era disrupsi.”</p>
<p>Refleksi: Sarana yang relevan adalah jembatan menuju pendidikan unggul di zaman modern.</p>
<p>Praktik: Identifikasi satu fasilitas yang perlu ditingkatkan (misal: akses internet) dan buat rencana sederhana.</p>
<p><strong>7. Evaluasi Berkala</strong>: Menjaga Relevansi Strategi<br />
Manajemen strategik penting untuk mengevaluasi apakah program sekolah/madrasah/pesantren, seperti tahfidz atau STEM, masih relevan dengan kebutuhan era disrupsi.</p>
<p>Penelitian: Beñalet et al. (2023): “Evaluasi berkala pastikan strategi pendidikan tetap selaras dengan perubahan eksternal.”</p>
<p>Refleksi: Evaluasi adalah kompas untuk menjaga sekolah/madrasah/pesantren di jalur yang benar.</p>
<p>Praktik: Pilih satu program (misal: kelas tahfidz atau coding) dan tanyakan kepada siswa/santri: “Apa manfaatnya untuk masa depan?”</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>Manajemen strategik mendukung SDG 4 di sekolah/madrasah/pesantren: SWOT menavigasi hambatan disrupsi, visi-misi menyelaraskan dengan kebutuhan global, SDM meningkatkan kompetensi, karakter menyiapkan siswa/santri tangguh, stakeholder mendukung pendanaan, sarana memfasilitasi pembelajaran modern, dan evaluasi menjamin mutu pendidikan inklusif.</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Lakukan satu tindakan untuk menghadapi disrupsi eksternal dengan manajemen strategik. Tulis di grup ini atau catatan pribadi: “Hari ini, aku menghadapi disrupsi [disrupsi] dengan [tindakan] di sekolah/madrasah/pesantren.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku menghadapi disrupsi teknologi dengan merencanakan lab digital di pesantren.”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin, mari wujudkan sekolah/madrasah/pesantren unggul dengan manajemen strategik!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/mengapa-manajemen-strategik-penting/">Mengapa Manajemen Strategik Penting?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/mengapa-manajemen-strategik-penting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PD Muhammadiyah Jombang Gelar Napak Tilas ke Jogjakarta</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-gelar-napak-tilas-ke-jogjakarta/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-gelar-napak-tilas-ke-jogjakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 03:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1522</guid>

					<description><![CDATA[<p>MuhammadiyahJombang.com &#8211; Lebih dari seratus perwakilan Pimpinan dan kader Muhammadiyah se Jombang bertolak ke Jogjakarta, Sabtu (19/7/25) pagi. Mereka akan mengikuti acara Napak Tilas Muhammadiyah...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-gelar-napak-tilas-ke-jogjakarta/">PD Muhammadiyah Jombang Gelar Napak Tilas ke Jogjakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MuhammadiyahJombang.com </strong>&#8211; Lebih dari seratus perwakilan Pimpinan dan kader Muhammadiyah se Jombang bertolak ke Jogjakarta, Sabtu (19/7/25) pagi.</p>
<p>Mereka akan mengikuti acara Napak Tilas Muhammadiyah selama dua hari.</p>
<p>Rombongan berangkat dari halaman Jombang Muhammadiyah Center (JMC) menggunakan dua bus.</p>
<p>Ada berbagai kegiatan yang akan diikuti peserta napak tilas di Jogja, diantaranya adalah Baitul Arqom di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta, menginap dan mengikuti berbagai kegiatan di Masjid Jogokaryan, Ziarah ke makam pendiri Muhanmadiyah KH Ahmad Dahlan, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Tak hanya pimpinan saja, beberapa Penasehat dan sesepuh Muhammadiyah juga turut dalam kegiatan tersebut, diantaranya adalah dr Rachmat Hadi dan KH Mohammad Asyik.</p>
<p>Dr Abdul Malik, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang menjelaskan, Napak Tilas ini digelar dalam rangka untuk memberikan penghargaan kepada para pejuang yang selama ini telah bekerja keras menggerakkan aktifitas Muhammadiyah di Cabang dan Daerah.</p>
<p>Seperti para ketua dan sekretaris PCM misalnya, mereka telah bekerja keras menjaga agar kegiatan Muhammadiyah di wilayahnya terus berjalan.</p>
<p>Demikian juga dengan para pejuang di daerah ternasuk di JMC, menurut Dr Abdul Malik banyak aktifis yang selama ini telah bekerja keras menghidupkan dan mensyiarkan kegjatan Muhammadiyah secara ikhlas, tanpa pamrih.</p>
<p>&#8220;Napak tilas ini bertujuan untuk menjaga dan membangkitkan ghieroh mereka dalam bermuhammadiyah,&#8221; ujar Dr Abdul Malik.</p>
<p>&#8220;Karena selama di Jombang mereka telah bekerja keras menghidupkan muhammadkyah dengan pengajian dan berbagai kegjatan yang lain,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Untuk mengikuti acara Napak Tilas tersebut, para peserta tidak dipungut biaya sepeserpun.</p>
<p>&#8220;Peserta tidak dikenakan biaya satu rupiahpun, tujuannya apa, untuk memberikan penghargaan pada mereka&#8221;, pungkas Abdul Malik.***</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-gelar-napak-tilas-ke-jogjakarta/">PD Muhammadiyah Jombang Gelar Napak Tilas ke Jogjakarta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pd-muhammadiyah-jombang-gelar-napak-tilas-ke-jogjakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Manajemen Strategik Pendidikan</title>
		<link>https://muhammadiyahjombang.com/pengenalan-manajemen-strategik-pendidikan/</link>
					<comments>https://muhammadiyahjombang.com/pengenalan-manajemen-strategik-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[muhammadiyahjombang]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 22:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muhammadiyahjombang.com/?p=1485</guid>

					<description><![CDATA[<p>بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Assalamu’alaikum, rekan-rekan pendidik! Hari ini, kita memulai perjalanan 30 hari untuk membangun sekolah unggul melalui...</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pengenalan-manajemen-strategik-pendidikan/">Pengenalan Manajemen Strategik Pendidikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right;">بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ<br />
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Assalamu’alaikum, rekan-rekan pendidik!</p>
<p>Hari ini, kita memulai perjalanan 30 hari untuk membangun sekolah unggul melalui manajemen strategik pendidikan.</p>
<p>Mari pelajari fondasinya dengan 7 poin praktis yang selaras dengan nilai Islam dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hasyr (59): 18</p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ</p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”</p>
<p>Manajemen strategik adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi untuk membawa sekolah menuju keunggulan. Berikut 7 poin implementatif yang menjadi pilarnya:</p>
<p><strong>1. Analisis SWOT</strong>: Memetakan Kekuatan dan Peluang</p>
<p>Manajemen strategik dimulai dengan SWOT untuk memahami potensi dan tantangan sekolah, seperti menyiapkan bekal untuk masa depan.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Baqarah (2): 197</p>
<p style="text-align: right;">وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ</p>
<p>Wa tazawwadū fa-inna khayra al-zādi al-taqwā</p>
<p>“Dan berbekallah, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”</p>
<p>Penelitian: Setiawati (2020) dalam Jurnal Pendidikan Islam: “SWOT membantu sekolah merumuskan strategi berbasis data.”</p>
<p>Refleksi: SWOT adalah cermin sekolah, menunjukkan kekuatan untuk dipertahankan dan kelemahan untuk diperbaiki.</p>
<p>Praktik: Tulis satu kekuatan (misal: guru berdedikasi) dan satu kelemahan (misal: fasilitas terbatas) sekolahmu hari ini.</p>
<p><strong>2. Visi-Misi Jelas</strong>: Arah Menuju Keunggulan</p>
<p>Visi-misi adalah kompas manajemen strategik, mengarahkan sekolah pada tujuan inspiratif dengan perencanaan penuh takwa.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ash-Sharh (94): 7-8</p>
<p style="text-align: right;">فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ ۝ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ</p>
<p>Fa-idhā faraghta fa-insab, wa-ilā rabbika farghab</p>
<p>“Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu keadaan), tetaplah bekerja keras (untuk keadaan yang lain), dan kepada Tuhanmulah engkau berharap.”</p>
<p>Penelitian: Beñalet et al. (2023) dalam International Journal of Research and Innovation in Social Science: “Visi-misi yang kuat memperkuat identitas institusi pendidikan.”</p>
<p>Refleksi: Visi-misi ibarat lentera, menerangi langkah sekolah menuju mutu.</p>
<p>Praktik: Tinjau visi-misi sekolah, catat apakah masih relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.</p>
<p><strong>3. Pemberdayaan SDM</strong>: Membangun Guru Unggul</p>
<p>Guru adalah jantung sekolah. Manajemen strategik memperkuat SDM melalui pelatihan untuk mempersiapkan kekuatan pendidikan.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Anfal (8): 60</p>
<p style="text-align: right;">وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ</p>
<p>Wa a‘iddū lahum mā istaṭa‘tum min quwwatin</p>
<p>“Dan siapkanlah untuk mereka segala kekuatan yang kamu mampu.”</p>
<p>Penelitian: Hladchenko et al. (2018) dalam Higher Education Research &amp; Development: “Pelatihan berbasis kebutuhan tingkatkan kompetensi guru.”</p>
<p>Refleksi: Guru yang terlatih adalah investasi untuk generasi unggul.</p>
<p>Praktik: Identifikasi satu kebutuhan pelatihan guru (misal: teknologi pembelajaran digital).</p>
<p><strong>5, Kurikulum Karakter</strong>: Menanamkan Nilai Mulia</p>
<p>Manajemen strategik mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum, membentuk siswa berakhlak mulia, sejalan dengan tujuan pendidikan Islam.</p>
<p>Penelitian: Yandri (2022) dalam Jurnal Pendidikan Karakter: “Nilai seperti integritas membentuk siswa yang bertanggung jawab.”</p>
<p>Refleksi: Karakter adalah ruh pendidikan, menyiapkan siswa untuk hidup bermakna.</p>
<p>Praktik: Pilih satu nilai karakter (misal: kejujuran) untuk ditekankan di kelas minggu ini.</p>
<p><strong>5. Keterlibatan Stakeholder</strong>: Kolaborasi untuk Mutu</p>
<p>Manajemen strategik melibatkan orang tua dan masyarakat sebagai mitra, mencerminkan semangat musyawarah untuk kebaikan bersama.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Ali Imran (3): 159</p>
<p style="text-align: right;">فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ</p>
<p>Fa-bimā raḥmatin mina Allāhi linta lahum, wa-law kunta faẓẓan ghalīẓa al-qalbi la-infaddū min ḥawlika, fa-u‘fu ‘anhum wa-istaghfir lahum wa-shāwirhum fī al-amr</p>
<p>“Maka berkat rahmat dari Allah, engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.”</p>
<p>Penelitian: Gupta &amp; Patel (2024) dalam International Journal of Educational Management: “Partisipasi stakeholder tingkatkan kinerja sekolah.”</p>
<p>Refleksi: Sekolah kuat jika didukung komunitas yang bersinergi.</p>
<p>Praktik: Hubungi satu orang tua atau anggota komite untuk diskusi sederhana tentang tujuan sekolah.</p>
<p><strong>6. Sarana-Prasarana</strong>: Mendukung Inovasi Belajar<br />
Fasilitas sekolah harus dioptimalkan untuk pembelajaran modern, bagian integral dari manajemen strategik untuk wujudkan pendidikan unggul.</p>
<p>Penelitian: Purnamawati (2020) dalam Jurnal Manajemen</p>
<p>Pendidikan: “Sarana yang baik dukung pembelajaran inovatif.”</p>
<p>Refleksi: Fasilitas adalah alat untuk wujudkan visi sekolah yang unggul.</p>
<p>Praktik: Cek satu fasilitas (misal: perpustakaan) dan catat apa yang perlu diperbaiki.</p>
<p><strong>7. Evaluasi Berkala</strong>: Memastikan Keberhasilan</p>
<p>Manajemen strategik memerlukan evaluasi untuk memastikan strategi berjalan, selaras dengan perintah Allah untuk mengevaluasi perbuatan.</p>
<p>Al-Qur’an: Surah Al-Hasyr (59): 18</p>
<p style="text-align: right;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ</p>
<p>“Hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”</p>
<p>Penelitian: Beñalet et al. (2023): “Evaluasi strategis kunci keberhasilan pendidikan.”</p>
<p>Refleksi: Evaluasi adalah cermin untuk memperbaiki langkah sekolah menuju mutu.</p>
<p>Praktik: Tinjau satu program sekolah (misal: ekstrakurikuler), apakah sudah capai tujuan?</p>
<p><strong>Keterkaitan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)</strong></p>
<p>7 poin ini mendukung SDG 4: SWOT mengatasi hambatan akses, visi-misi targetkan inklusivitas, SDM tingkatkan kompetensi guru, karakter bentuk siswa holistik, stakeholder dukung kolaborasi, sarana fasilitasi inovasi, dan evaluasi jamin mutu pendidikan yang inklusif dan merata.</p>
<p><strong>Tantangan Hari Ini</strong></p>
<p>Lakukan satu tindakan untuk memulai manajemen strategik. Tulis di grup ini atau catatan pribadi: “Hari ini, aku memulai manajemen strategik dengan [tindakan] untuk sekolahku.”</p>
<p>Contoh: “Hari ini, aku memulai manajemen strategik dengan diskusi tujuan sekolah untuk pendidikan inklusif.”</p>
<p style="text-align: right;">الحمد لله رب العالمين</p>
<p>Alhamdulillahirabbil&#8217;alamin,</p>
<p>Mari wujudkan sekolah unggul dengan manajemen strategik!</p>
<p style="text-align: right;">السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</p>
<p>Artikel <a href="https://muhammadiyahjombang.com/pengenalan-manajemen-strategik-pendidikan/">Pengenalan Manajemen Strategik Pendidikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muhammadiyahjombang.com">Muhammadiyah Jombang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muhammadiyahjombang.com/pengenalan-manajemen-strategik-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
