Muhammadiyahjombang.com – MI Muhammadiyah 2 Jombang memperingati Hari Santri pada Kamis (22/10/2026) melalui rangkaian kegiatan religius mulai apel pagi, salat Duha, mengaji pagi, hingga salat Zuhur berjamaah yang dilanjutkan kultum, murajaah, dan hafalan doa-doa harian. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai kesantrian, memperkuat pembiasaan ibadah, serta membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia.
Dalam sambutan apel pagi, Kepala MI Muhammadiyah 2 Jombang, Novita AD, mengajak siswa menjadikan Hari Santri sebagai momentum untuk meningkatkan semangat belajar, disiplin beribadah, menghormati guru, dan berbakti kepada orang tua.
Pesan tersebut selaras dengan kultum yang disampaikan Muhammad Amron Mubarak, siswa kelas IV, berjudul “Birrul Walidain: Berbakti kepada Kedua Orang Tua”. Ia menjelaskan pentingnya berbuat baik kepada ayah dan ibu yang telah merawat, menyayangi, serta memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

Ustaz Abdul Kharis Fanani, S.Pd.I., kemudian memperkuat materi tersebut. Beliau menyampaikan bahwa berbakti kepada orang tua dan mengharap doa restu mereka merupakan salah satu kunci penting meraih kesuksesan. Beliau juga mengingatkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan jalan menuju surga.
“Anak yang hebat adalah anak yang segera melaksanakan perintah orang tuanya dalam kebaikan. Jika berbakti kepada orang tua, insyaallah Allah SWT juga akan menyayangi kita,” pesan beliau.
Melalui kegiatan ini, MI Muhammadiyah 2 Jombang berharap semangat Hari Santri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga tercermin dalam keseharian siswa melalui kebiasaan beribadah, semangat menuntut ilmu, dan akhlak mulia kepada orang tua serta guru.*
Penulis : Asmara











Komentar