Muhammadiyahjombang.com – SLB Muhammadiyah Jombang kembali mencatatkan capaian membanggakan pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Sekolah ini menerima 19 siswa baru, yang sekaligus menjadi jumlah penerimaan peserta didik baru terbanyak di antara 17 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kabupaten Jombang.
Berdasarkan data hasil asesmen, dari 19 siswa baru tersebut terdiri atas 8 siswa autis, 4 siswa tunarungu, 4 siswa tunagrahita, dan 3 siswa Down syndrome. Dengan penambahan tersebut, kini jumlah peserta didik di SLB Muhammadiyah Jombang mencapai 120 siswa.
Kepala SLB Muhammadiyah Jombang, Isti Fatmawati, M.Pd., mengatakan bahwa tren penerimaan siswa baru tahun ini masih didominasi oleh anak dengan spektrum autisme.
“tahun ini kami menerima 19 siswa baru, dan mayoritas merupakan siswa autis. Hal ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat kepada SLB Muhammadiyah Jombang sebagai tempat pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap peserta didik, didukung guru yang kompeten serta program terapi dan pengembangan kemandirian.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Achmad Fathul Iman, S.Pd., menjelaskan bahwa dominasi siswa autis bukanlah fenomena yang terjadi hanya pada tahun ini.
“Tren meningkatnya jumlah siswa autis sudah kami rasakan dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, kondisi serupa juga dialami oleh hampir seluruh SLB di Kabupaten Jombang. Setiap tahun, jumlah peserta didik dengan spektrum autisme terus bertambah dibandingkan kategori disabilitas lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sekolah untuk terus mengembangkan layanan pendidikan yang lebih adaptif. Penguatan kompetensi guru, penyediaan media pembelajaran yang sesuai, serta kolaborasi dengan orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan siswa autis agar mampu mandiri dan mengembangkan potensinya secara optimal.
Dengan total 120 siswa, SLB Muhammadiyah Jombang terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan setiap anak. Sekolah berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya deteksi dini, intervensi yang tepat, serta pendidikan berkualitas bagi anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berprestasi.













Komentar