Muhammadiyahjombang.com – Jelang Ramadhan 1446 hijriah, kepemimpinan RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung resmi berganti.
Hal tersebut terjadi setelah Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, Dr Abdul Malik, MP IPU melantik dr. Dwi Rizki Wulandari M.Pd (45) sebagai direktur yang baru, Rabu (26/2/25) kemarin.
Pelantikan dr Rizki dilangsungkan secara sederhana di aula SMA/SMK Muhammadiyah Mojoagung.
Atas pelantikan tersebut, maka mantan direktur RSI Hasanah Mojokerto dua periode itu telah sah memimpin RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung hingga tahun 2029 mendatang.
Saat ditemui wartawan di kantor barunya, dr Rizki mengaku sudah tidak merasa asing dengan RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.
Sebab menurutnya, sebelum rumah sakit itu beroperasi, ia dulu ditugaskan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur untuk mengawal pengurusan ijin operasionalnya.
Demikian juga saat RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung mengalami masa transisi dari direktur lama ke direktur sementara, ia juga ditugaskan oleh PWM Jatim untuk menjadi pendamping.
“Jadi sebenarnya kontak saya dengan rumah sakit ini itu ya sudah beberapa kali, begitu”, ujar dr Rizki.
Terhadap keberadaan rumah sakit kebanggaan warga Muhammadiyah Mojoagung tersebut, dr Rizki menilai memiliki potensi yang luar biasa.
“Secara competitor itu tidak terlalu banyak, trus kemudian lingkungan di sekitarnya itu ada pasar, pabrik, itu potensi yang luar biasa sekali”, ucapnya.
Sehingga dr. Rizki Optimis RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung masih memiliki potensi untuk dikembangkan lebih besar dan lebih maju lagi.
“Dan saya yakin dengan kita masih punya aset yang sedemikian banyaknya ini kalau kita mau mengembangkan ke pelayanan yang lain masih besar sekali (peluangnya)”, ungkapnya.

Atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, dr Rizki bertekad akan menjadikan RSU PKU sebagai rumah sakit rujukan yang berbasis kompetensi.
“Kita harus meneguhkan diri bahwa kita ini punya kompetensi tertentu, sehingga dianggap oleh Negara kita ini layak menjadi rujukan dari rumah sakit-rumah sakit lainnya”, ujarnya.
Namun soal arah kompetensi yang dimaksud, dr Rizki mengaku belum dapat memastikannya.
Hanya saja berdasarkan penilaiannya terhadap potensi dan hasil diskusi bersama direktur sebelumnya, ia melihat adanya peluang dari RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung menjadi rumah sakit rujukan atas penyakit paru dan TBC.
“Fasilitasnya memang belum lengkap sekarang, tetapi saya yakin dengan penataan yang sekarang, perencanaan yang baik, itu tidak lama kita bisa menuju ke sana”, ucap dr Rizki optimis.
Terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, dr Rizki meyakinkan mereka agar tidak ragu datang ke RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.
Sebab menurutnya, fasilitas yang ada di rumah sakit itu sangat mumpuni, dokternya lengkap dan mutu pelayanan terhadap pasiennya dimonitor dengan sangat baik.
“Di rumah sakit kita ini fasilitasnya cukup mumpuni dan nyaman saya lihat, akses juga mudah, kemudian dokter-dokternya juga lengkap, dan di sini mutu dan keselamatan pasien itu termonitor dengan baik”, ujar dr Rizki.
“Sehingga jangan khawatir kalau yang dicari oleh panjenengan itu solusi untuk permasalahan kesehatan itu akan jenengan dapatkan”, pungkasnya.***
Penulis : Purnomo
Editor : Sultan Achmad