MuhammadiyahJombang.com – BTM Surya Amanah (SA) PDM Jombang terus berbenah dalam manajemen pelayanan melalui jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga keuangan lain. Hal ini disampaikan Direktur BTM SA Jombang, Dr. Drs. Firman, MPd, agar BTM SA dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam finansial.
Menurut Firman, BTM SA Jombang sebenarnya sudah beberapa kali melakukan kerjasama. Pada tahun 2022 sudah menjalin kerjasama dengan Bank Rinjani Syariah Malang, dan pada awal Maret 2023 ini BTM SA kembali melakukan kerjasama dengan perbankan syariah nasional Bank Syariah Indonesia (BSI).
Bahwa kerjasama dengan BSI, lanjut Firman sebagai wujud kepercayaan BSI kepada BTM Surya Amanah, sebagai lembaga keuangan PDM Jombang yang sudah mendapat kepercayaan masyarakat luas.
Kerjasama ini, tandas Firman sekaligus Dosen FKIP Jombang ditujukan penguatan bidang permodalan, penguatan sumber daya insani BTM SA dalam bentuk pelatihan pengelolaan keuangan secara profesional dan syariah. Pelatihan ini nanti juga bisa diikuti pengurus 20 koperasi Aisyiyah Jombang.
Di tempat sama, pimpinan BSI Mojokerto Drs Syahyu Isadiono menjelaskan kerja sama anatara BSI dengan BTM SA Jombang disebabkan profesionalitas dan prospek BTM SA. Hal ini berdasarkan laporan RAT selama 2 tahun terakhir, serta hasil evaluasi tim BSI Mojokerto menyatakan BTM SA keuangannya sehat dan layak menjadi mitra kerjasama BSI dalam pengelolaan dana umat secara syariah.
Sementara itu, Ketua PDM Jombang sekaligus pendiri dan pengawas BTM SA Dr. Ir. Abdul Malik, MP. IPU, menegaskan BTM SA memang di dorong untuk bekerja secara profesional dan aktif menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan lembaga keuangan lain agar kinerjanya semakin mendapat kepercayaan umat.
Pendirian BTM SA bertujuan sebagai penyangga keuangan umat, terlebih pada saat ini menjadi sangat penting kehadirannya, karena selain membantu masyarakat dalam memulihkan iklim usaha, dan ekonomi keluarga selepas pandemi.
Perkembangan BTM SA, ucap ustadz Malik-nama panggilan Abdul Malik- diharapkan dapat mensupport cabang dan AUM yang sedang semarak menghidupkan dan mensukseskan gerakan Satu Cabang Satu Pesantren dan tiada hari tanpa berita giat AUM Muhammadiyah dan Aisyiyah. Semua gerakan ini membutuhkan dana besar, dan salah satu sumber dana selain dari infak dan shodaqoh jama’ahnya adalah dari BTM SA.(*)
Editor : Doni Osmon