Muhammadiyahjombang.com – Bagi warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang, Masjid KH Ahmad Dahlan bukanlah nama yang asing. Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang dan menjadi salah satu ikon penting dakwah Muhammadiyah di kota santri.
Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan dipercayakan kepada dua tokoh Muhammadiyah Jombang, yakni KH Fatkhurrohman Sani dan KH Djaelani. Berkat dukungan doa serta partisipasi finansial dari seluruh warga Muhammadiyah, dalam waktu sekitar satu tahun bangunan masjid yang lama didambakan tersebut mulai berdiri.
Masjid KH Ahmad Dahlan dibangun dua lantai dengan ukuran 16 x 25 meter dan dirancang mampu menampung sekitar 300 jamaah. Total anggaran pembangunan masjid ini mencapai lebih dari Rp2,5 miliar.
Masjid ini berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean Nomor 15, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Keberadaannya menjadi bagian dari kawasan terpadu yang diberi nama Jombang Muhammadiyah Center (JMC).
Di kawasan JMC tersebut, selain Masjid KH Ahmad Dahlan dan gedung SMAM 1 Jombang yang telah berdiri, PDM Jombang juga merencanakan pembangunan Pondok Pesantren, kantor bersama PDM dan Organisasi Otonom (Ortom), pusat bisnis, pusat pertanian, serta gedung pertemuan.
Sejarah Pembangunan
Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan dimulai pada tahun 2018. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Prof. Dr. KH Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Meski proses pembangunan belum sepenuhnya rampung, sejak tahun 2019 masjid ini sudah mulai difungsikan untuk kegiatan ibadah masyarakat. Sejumlah kegiatan besar, seperti Pengajian Umum Ahad Pagi (PUAP) PDM Jombang, beberapa kali digelar di masjid tersebut.
Pada tahun 2022, PDM Jombang membentuk kepengurusan Ta’mir Masjid KH Ahmad Dahlan untuk mengelola sekaligus menyelesaikan pembangunan masjid. KH Fatkhurrohman Sani dipercaya sebagai Ketua Ta’mir pertama.
Pasca pandemi Covid-19, pemanfaatan Masjid KH Ahmad Dahlan semakin dioptimalkan. Tidak hanya sebagai tempat shalat, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan dakwah dan pendidikan. Pengajian Umum Ahad Pagi rutin digelar setiap satu bulan sekali.
Pada bulan Ramadhan tahun 2023, PDM Jombang mengadakan kegiatan Semarak Ramadhan selama satu bulan penuh di Masjid KH Ahmad Dahlan. Kegiatan tersebut menjadi magnet tersendiri bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Selain itu, berbagai program kajian dan pendidikan juga mulai dikembangkan. Di antaranya Kajian Tarjih setiap Rabu malam, Kajian Tafsir Surat Yasin setiap Kamis malam, Kajian Syuruq setiap Sabtu pagi, Kajian Subuh harian, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) untuk anak dan orang dewasa dengan jadwal rutin setiap pekan.
Masjid KH Ahmad Dahlan juga menjadi lokasi Pengajian Umum Sabtu Pagi (PUSPA) yang digelar rutin setiap bulan pada Sabtu kedua, sebagai pengganti PUAP.
Ke depan, Ta’mir Masjid KH Ahmad Dahlan berencana mengembangkan program-program sosial yang berkelanjutan, agar keberadaan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah dan pendidikan, tetapi juga memberi manfaat sosial bagi masyarakat di sekitarnya. ***
Penulis : Purnomo
Editor : Sultan Achmad












