Muhammadiyahjombang.com – Dalam rangka menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai sosial sejak dini, MIM 10 Jombang melaksanakan program Gema Sajadah (Gerakan Madrasah Sampah Jadi Sedekah).
Kegiatan yang digelar MIM 10 Jombang ini merupakan bagian dari program Kementerian Agama RI yang bertujuan mengedukasi siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah dan semangat berbagi.
Mengisi masa libur Idul fitri 1446 H, MIM 10 Jombang memberikan tugas kepada seluruh siswa untuk mengumpulkan botol plastik bekas dari rumah atau lingkungan sekitarnya.
Siswa diminta untuk membawa minimal 5 botol plastik bekas saat kembali masuk sekolah pada tanggal 9 April 2025.
Botol-botol bekas yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Sampah plastik tersebut tidak hanya akan didaur ulang menjadi barang-barang berguna, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab sosial siswa.

Kepala MIM 10 Jombang, Ustadz Annas Fauzi,S.Pd.I menegaskan bahwa program ini merupakan langkah kecil namun bermakna dalam membentuk karakter siswa.
“Dengan Gema Sajadah, kami ingin menunjukkan bahwa sedekah tidak harus selalu berupa uang. Dari sampah pun bisa menjadi ladang kebaikan jika dikelola dengan bijak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan rutin dilakukan sebagai bentuk kontribusi madrasah terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.
Antusiasme siswa dan dukungan wali murid terhadap kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai cinta lingkungan dan semangat berbagi dapat ditanamkan sejak usia dini melalui aksi sederhana namun berdampak besar.
Dengan mengusung semangat “Sampah Jadi Sedekah”, MIM 10 Jombang terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, ramah lingkungan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.***
Penulis : Fithrotul Khoiriyah
Editor : Sultan Achmad






