Oleh : Achmad Shidiq
Menjadi seorang muslim adalah suatu pilihan untuk semua manusia, dan memilih menjadi seorang muslim adalah salah satu nikmat Allah yang tidak bisa ternilai.
Bahkan dengan islam inilah kita dimuliakan, dan dengan Islam pula kita direndahkan bila tidak menginginkannya.
Seperti apa yang dikatakan oleh sahabat mulia Nabi Muhammad SAW, Umar bin Khattab ra
إِنَّا قَوْمٌ أَعَزَّنَا اللهُ بِالْإِسْلَامِ، فَلَنْ نَبْتَغِيَ الْعِزَّةَ بِغَيْرِهِ
”Sesungguhnya kita kaum yang dimuliakan Allah dengan Islam, kami tidak meminta kemuliaan dari yang lain”.
Menjadi seorang yang beriman tentunya kita harus bangga.
Bangga dengan statusnya karena kita menjadi makhluk pilihan, bangga karena kebaikan kebaikan yang Allah Ta’ala khususkan untuk kita.
Lalu apa saja kebaikan kebaikan yang Allah Ta’ala janjikan untuk kita?
Allah Ta’ala berkalam di dalam surat Ghofir ayat 7-9 :
الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ
شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ (7) رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي
وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (8) وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ
السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (9) }
“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arasy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan), Ya Tuhan kami,
rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala (7) ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Maha bijaksana (8) dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu, maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar.”(9)
Ayat diatas menjelaskan kepada kita betapa besarnya rahmat Allah kepada orang orang beriman.
Poin penting dalam ayat diatas adalah:
1. Malaikat adalah makhluk Allah yang paling ta’at kepada Allah Ta’ala, selalu senantiasa bertasbih dan bertahmid kepada Allah.
2. Arsy Nya Allah adalah makhluk Allah yang paling besar, dan harus dipikul delapan malaikat (lihat surat Al-Haqqoh ayat 17)
3. Malaikat selalu memintakan ampun,rahmat , memohon agar dijauhkan dari panasnya Neraka Jahim, meminta supaya dimasukan kedalam jannahNya, diberikan keturunan yang baik dan sholih, dan dijauhkan dari melakukan kejelakan kejelakan untuk orang beriman yang bersegera dalam bertaubat, dan selalu bersabar di jalan Allah Ta’ala
4. Bersegera dalam bertaubat dan bersabar di jalan Allah adalah amalan yang sangat dicintai oleh Allah dan para malaikat.
5. Kerugian besar untuk seorang mukmin bila dia wafat dan masih membawa dosa dosa yang banyak, padahal malaikat selalu mendoakan untuk kita.
6. Menjadi orang yang sabar, bersegara dalam bertaubat, dan mendapatkan doa dari malaikat adalah sebuah keberuntungan yang sangat besar.
Maka berbanggalah kita menjadi seorang mukmin yang sejati.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَاجْعَلْنَا التَّوَّابِيْنَ وَ الصَّابِرِيْنَ فِيْ سَبِيْلِكَ و قِنَا عَذَابَ الجَحِيْمِ. رَبَّنَا وَ أَدْخِلْنَا جَنَّاتِ
عَدْنِ الَّتِيْ وَعَدْتَنَا وَ أصْلِحْ لَنَا ذُرِّيَّاتِنَا وَ قِنَا عَنِ السَّيِّأتِ اِنَّكَ أَنْتَ العَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Sumber refrensi : Kitab tafsir Qur’anil Adzim Ibnu Katsir surat Ghofir,ayat 7-9.
Walhamdulillahi robbil `Alamin
Editor : Sultan Achmad