MuhammadiyahJombang.Com – Wartawan Cilik Madrasah Penghafal Al-Qur’an MI Muhammadiyah 10 Rejosopinggir Tembelang Jombang Najah Ardhyni dan Dzakira Ilmillahi Mewancarai Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jombang, Dr. H. Muhajir, S. Pd., M. Ag, Senin (25/11/24).
Wawancara dilakukan langsung di Kantor Kemenag Kab. Jombang.
Dalam kesempatan tersebut, Najah Ardhyni mengajukan 5 pertanyaan diantaranya:
1.Maaf ini saya berbicara dengan Bapak siapa? Beliau Menjawab
Saya Muhajir Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Jombang
2. Apa yang membuat hari guru ini istimewa bagi Bapak sebagai Kepala Kemenag Jombang?
Guru itu adalah orang yang luar biasa kita itu harus menganggap Guru kita sebagai orang tua, Bagi saya orang tua itu ada 3 yang pertama orang tua yang melahirkan kita yg kedua orang tua yang membimbing kita mengajar kita dan itu adalah bapak ibu guru kita dan yang ketiga kalau kita sudah berkeluarga kita punya ayah ibu mertua, jadi bagi saya guru sangat penting karena dari gurulah kita mengetahui tentang semua hal pengetahuan apapun itu kita mengetahui dari guru bahkan sampai kita bisa mengenal Allah Tuhan yang kita sembah itu adalah guru, ada ungkapan dalam Bahasa Arab Laulalmurobbii maa aroftu robbii “jika bukan karena guru, aku nggak Tahunku.
3. Apakah ada program atau kegiatan khusus yang Kemenag Jombang lakukan untuk memperingati hari Guru tahun ini?
Jadi tadi pagi kita mengadakan kegiatan upacara dalam rangka Hari Guru Nasional kemudian kita kemarin ada lomba apresiasi untuk Guru2 teladan.

4. Apa saja upaya yang dilakukan Kemenag Jombang untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah?
Kita lewat teman2 diseksi pendidikan Madrasah itu sekarang ini sedang getol mengkampanyekan revitalisasi KKM, KKG dan MGMP wadah bernaungnya para guru untuk meningkatkan kompetensinya harapan kami kepada Bapak Ibu guru itu kwalitas kompetensinya semakin meningkat maka diharapkan nanti ketika mengajar diMadrasah bisa memotivasi anak2 madrasah untk lebih berprestasi baik prestasi akademik maupun non akademik, kita berharap lewat kegiatan program revitalisasi KKG MGMP itu guru guru kita di Kabupaten Jombang akan bisa lebih baik lagi sehingga prestasi madrasah kita bisa maju, bermutu dan mendunia.
5. Apa tantangan terbesar yang dihadapi oleh guru di Jombang saat ini, bagaimana cara menghadapinya?
Kita sekarang berada di era revolusi industri 4.0, kita berada di era distrupsi jadi yang namanya era distrupsi itu adalah era dimana terjadi perubahan yang sangat fundamental yang sangat mendasar yang mempengaruhi semua sektor kehidupan manusia dikarenakan perkembangan teknologi informasi, tantangan bagi guru kedepan adalah bagaimana guru bisa beradaptasi dengan segala perubahan ini dengan segala perkembangan teknologi informasi, guru harus berubah kalau tidak berubah ya tidak bisa contoh begini kalau guru sekarang masih suka ngasih Pr sementara anak2 dirumah sudah bisa mencari jawaban PR-nya di google jawabannya pasti seratus semua, ini contoh kecil tantangan guru diEra sekarang.

Kemudian dilanjut Dzakira Ilmillahi mengajukan 5 pertanyaan, berikut pertanyaannya:
1 . Bagaiman Kemenag Jombang Memfasilitasi pengembangan profesi dan ketrampilan guru-guru Madrasah? Beliau menjawab :
Jadi di Kemenag itu ada program2 untuk peningkatan kompetensi guru, ada pelatihan2 yang dilakukan, ada pelatihan melalui online, ada yg offline lewat Kelompok Kerja Guru, Musyawarah Guru Mata Pelajaran, ini adalah upaya2 yang dilakukan agar kompetensi guru2 kita meningkat dan itu berdampaknya pada prestasi siswa siswi madrasah yang ada diKabupaten Jombang, jika gurunya semakin pinter maka muridnya semakin pinter, kalau guru2 berprestasi maka muridnya berprestasi.
2. Apa pesan Bapak untuk guru diJombang dalam rangka Hari Guru Nasional ini?
Pesan saya untk para guru pertama adalah bahwa guru itu adalah kunci bagi keberhasilan pendidikan siswa siswi kita di Madrasah berganti kurikulum berapa kalipun maka ketika gurunya tidak bisa beradaptasi ya percuma, jadi ada ada ungkapan dalam bahasa Arab ” Al-Maddah Muhimmah Walakinnatthoriqoh Ahammu Mina Maddah” Materi termasuk kurikulum didalamnya itu penting tetapi metodologi lebih penting dari materinya itu sendiri “At thoriqoh Muhimmah Walakinnal Muallim Ahammu Minatthoriqoh” Metodologi itu penting tapi yang lebih penting itu semua adalah gurunya, jadi pesan saya kepada para guru pertama mari kita tingkatkan kwalitas kita, mari kita tingkatkan kompetensi kita, mari kita berikan kepada putra putri kita pada siswa siswi kita bekal pengetahuan yang nanti akan bermanfaat kepada putra putri siswa siswi kita ketika dewasa, itu sesungguhnya sudah disampaikan oleh Sayyidina Ali “Allimu Auladakum Ala Ghoiri Syakilatikum Fainnahum Makhluqun Li Zaman Ghoiri Zamanikum, kita ini diminta untuk mengajarkan kepada putra putri kita pada siswa siswi kita bekal pengetahuan yang diperlukan putra putri kita di zamannya, kenapa? Karena putra putri kita dilahirkan bukan di zaman kita, makanya pesan kepada para guru ketika kita sekarang mengajar kita harus bekali siswa siswi kita putra putri kita dengan bekal pengetahuan yang bener2 akan dibutuhkan oleh putra putri kita siswa siswi kita ketika nanti mereka dewasa, supaya siswa siswi kita menjadi orang sukses tidak hanya didunia tetapi juga diakhirat.
3. Apa harapan Bapak untuk masa depan pendidikan diJombang?
Harapan saya adalah pendidikan diJombang nanti bisa melahirkan generasi2 yang menjadi pemimpin bamgsa, saya yakin di Jombang ini banyak orang2 banyak anak2 yang potensinya luar biasa dan ketika itu dikembangkan saya yakin jadi orang2 luar biasa, Akira pngen jadi guru saya doakan mudah2han jadi guru. Aamiin, Najah pengin jadi Polwan mudah2han jadi Polwan beneran. Aamiin Ya Rabbal Alamin, saya yakin ketika kita berkomitmen yang baik tentang pendidikan kita diJombang saya yakin nanti banyak orang2 Jombang yang akan sukses memimpin negeri ini dan itu sudah banyak terbukti, banyak pemimpim2 negeri ini yang dari Jombang atau minimal pernah ada diJombang.
4. Apa pesan Bapak untk siswa MI Muhammadiyah 10?
Pesan saya untuk anak-anak MI Muhammadiyah 10 pertama rajin belajar, rajin belajar tidak hanya di sekolah tetapi juga dirumah yang kedua kita harus meneladani Rosulullah untuk senantiasa berakhlaqul karimah, jadi diMadrasah kita harus jadi anak2 yg berakhlaqul karimah karena sesungguhnya madrasah itu kita mengenal prestasi2 madrasah yang pertama adalah prestasi di bidang akhlak mulia jadi saya berharap di samping rajin belajar akhlaqnya semuanya berakhlaq mulia yang ketiga saya berharap nanti akan banyak prestasi2 bisa dihadirkan dari siswa siswi di Mafrasah.
5. Tiga kata untk MI Muhammadiyah 10?
Keren, hebat bermartabat.
Demikian wawancara Warcil MI Muhammadiyah 10 bersama Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Jombang.***
Penulis : Annas Fauzi, S. Pd. I
Editor : Sultan Achmad