Oleh: Vico Taufiqul Huda
Aji Pranoto, seorang remaja yang hidup dalam lingkungan yang menjunjung tinggi kesopanan, Terlahir tanpa mempunyai tangan kanan.
Namun, dia merasa bahwa dirinya tidak kidal. Dia merasa mampu melakukan apapun dengan tangan kiri dan tangan kanannya.
Kesopanan tengah membuatnya muak.
Aji akhirnya melakukan apapun dengan tangan kirinya di dalam lingkungan di mana menggunakan tangan kiri dianggap sebagai suatu hal yang tidak sopan.
Namun Aji akhirnya menyerah dengan aksi pemberontakannya tersebut karena tidak membuahkan hasil.
Tepat di hari saat dia ingin menggunakan tangan kanannya, sebuah kejadian aneh mulai disadarinya.
Dia mulai sadar kalau tangan kanannya tidak bergerak saat dia ingin menggunakannya di depan orang lain.
Dia akhirnya izin untuk pergi ke UKS.
Di saat sendirian di ruang UKS, Aji merasakan sakit yang luar biasa pada tangan kanan fiktifnya. Dan itu adalah awal mula kesengsaraan Aji hingga akhirnya dia tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam dirinya.***
Editor : Sultan Achmad