Sejarah Singkat Berdirinya MIM 10 Jombang

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM 10 Jombang, Sekolah unggulan di wilayah Kecamatan Tembelang

MIM 10 Jombang, Sekolah unggulan di wilayah Kecamatan Tembelang

MuhammadiyahJombang.Com – Madarasah Ibtidaiyah Muhammadiyah atau yang disingkat MIM 10 Jombang adalah salah satu lembaga pendidikan Islam yang kini dikenal luas sebagai madarasah berprestasi di Kabupaten Jombang.

Namun, siapa sangka bahwa perjalanan panjang madarasah ini dimulai dari sebuah sekolah sederhana bernama MI Roudhoh, yang didirikan pada akhir tahun 1960-an.

Sejarah ini tidak hanya menggambarkan semangat pendidikan para pendirinya, tetapi juga dukungan besar masyarakat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Awal Berdirinya MI Roudhoh

MI Roudhoh didirikan oleh H. Ikhsan, seorang tokoh masyarakat yang memiliki visi besar untuk meningkatkan taraf pendidikan masyarakat Dusun Kedunggaleh Desa Rejosopinggir Tembelang Jombang.

Sekolah ini berdiri di samping rumah H. Ikhsan dengan tujuan mulia, yaitu menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah tersebut.

Dalam wawancara dengan tim jurnalis MIM 10 Jombang, Drs. Fatkhul Munir, cucu H. Ikhsan sekaligus Ketua Yayasan MIM 10, mengenang sejarah ini dengan penuh rasa bangga.

“Sekolah ini awalnya adalah MI Roudhoh yang didirikan oleh H. Ikhsan, kakek saya. Beliau sangat peduli dengan pendidikan masyarakat saat itu, terutama di Dusun Kedunggaleh. Tujuannya agar masyarakat bisa lebih terdidik dan melek ilmu,” ujarnya.

Baca Juga:  MIM 10 Jombang Sukses gelar Tasmi' Al-qur'an Satu Juz Sekali Duduk

Pada masa itu, fasilitas pendidikan di daerah Kedunggaleh sangat terbatas.

Banyak masyarakat yang kesulitan menyekolahkan anak-anaknya karena jarak sekolah yang ada saat itu sangat jauh.

Dengan dorongan semangat untuk mencerdaskan masyarakat, H. Ikhsan kemudian mendirikan MI Roudhoh sebagai solusinya.

Dukungan dari masyarakat sangat besar, sehingga siswa yang mendaftar tidak hanya berasal dari Dusun Kedunggaleh, tetapi juga dari Desa Kedungngotok dan sekitarnya.

Tantangan Awal: Minimnya Sarana dan Prasarana

Seperti halnya lembaga pendidikan yang baru berdiri, MI Roudhoh menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal sarana dan prasarana.

Pada awalnya, pendirian sekolah ini sepenuhnya bergantung pada biaya pribadi H. Ikhsan.

Gedung sekolah, bangku, dan fasilitas belajar lainnya dibangun secara swadaya tanpa bantuan dari pemerintah.

“Tantangan terbesarnya saat itu adalah fasilitas yang sangat minim. Bangku sekolah dan gedungnya dibuat seadanya, karena semuanya masih menggunakan dana pribadi. Namun, masyarakat sangat mendukung, sehingga tidak ada kendala dari sisi sosial,” ungkap Drs. Fatkhul Munir.

Baca Juga:  MIM 10 Jombang Jadi Sekolah Pengirim Peserta Terbanyak Dalam Munaqosyah Se Kecamatan Tembelang

Perubahan Nama dan Lokasi

Pada tahun 1991, terjadi peristiwa penting dalam sejarah MI Roudhoh.

Tanah waqaf di Dusun Jatimenok, sebelah timur Dusun Kedunggaleh, disediakan sebagai lokasi baru untuk sekolah ini.

Tanah tersebut awalnya merupakan milik Abah H. Said, yang kemudian dibeli oleh beberapa pihak untuk diwaqafkan sebagai tempat berdirinya madrasah.

Dengan berpindahnya lokasi sekolah ke tanah waqaf tersebut, MI Roudhoh berganti nama menjadi MI Muhammadiyah 10.

Perubahan nama ini sekaligus menandai integrasi sekolah ke dalam jaringan pendidikan Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam besar yang telah lama berkiprah dalam dunia pendidikan di Indonesia.

“Tahun 1991 menjadi tonggak penting karena saat itu tanah waqaf di Dusun Jatimenok mulai digunakan. Sekolah kami pindah ke lokasi tersebut dan secara resmi berubah nama menjadi MI Muhammadiyah 10,” tambah Drs. Fatkhul Munir.

Respon Masyarakat dan Perkembangan MI Muhammadiyah 10

Perubahan ini disambut antusias oleh masyarakat. MIM 10 terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi berkualitas, baik dalam hal keilmuan maupun akhlak.

Baca Juga:  Keyla Norjanah, Siswi MIM 10 Jombang Raih Juara II Dalam lomba Tilawah Alqur'an

“Respon masyarakat luar biasa. Mereka sangat antusias dengan keberadaan sekolah ini, karena dari awal hingga sekarang, kami terus berupaya menjaga kualitas pendidikan. Dukungan masyarakat menjadi motivasi kami untuk terus berkembang,” kata Drs. Fatkhul Munir.

Madarasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 10 Jombang

Dukungan masyarakat tetap menjadi kekuatan utama madrasah ini. Kini, MIM 10 Jombang memiliki sarana dan prasarana yang jauh lebih baik, serta tenaga pengajar yang kompeten.

Keberadaan MIM 10 tidak hanya menjadi pusat pendidikan formal, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan keagamaan di daerah sekitarnya.

Sejarah panjang MI Muhammadiyah 10 Jombang, dari MI Roudhoh hingga menjadi bagian dari Muhammadiyah, adalah bukti nyata dedikasi dan kerja keras untuk mencerdaskan masyarakat.

Perjalanan ini mengajarkan bahwa semangat gotong-royong dan komitmen yang kuat dapat mengatasi berbagai keterbatasan.

“Harapan kami, MI Muhammadiyah 10 terus berkembang, menjadi madrasah yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” pungkas Drs. Fatkhul Munir.

Semoga MI Muhammadiyah 10 terus berkiprah dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi.***

Penulis : Fithrotul Khoiriyah

Editor : Sultan Achmad

Berita Terkait

MIM 10 Jombang Sukses gelar Tasmi’ Al-qur’an Satu Juz Sekali Duduk
Keyla Norjanah, Siswi MIM 10 Jombang Raih Juara II Dalam lomba Tilawah Alqur’an
MIM 10 Jombang Gelar Program Life Skill Ramadhan
SMP MBS Jombang Luluskan 73 Siswa dalam Munaqosyah Al-Qur’an Metode Ummi Dihadiri Trainer Pusat
MIM 10 Jombang Sapu Bersih Piala PORSENI Kecamatan Tembelang 2025
Siswa SMP Muhammadiyah 1 Jombang Kreatif Ubah Sampah Jadi Barang Berharga
Menjaga Mutu Pengajar, TPQ Al-Fattah SMA Muhammadiyah 1 Jombang Gelar Supervisi Guru Quran Metode UMMI
SMP Muhammadiyah 1 Jombang Gelar MUHISA COMPETITION 2025

Berita Terkait

Rabu, 26 Maret 2025 - 21:18 WIB

MIM 10 Jombang Sukses gelar Tasmi’ Al-qur’an Satu Juz Sekali Duduk

Minggu, 23 Maret 2025 - 07:12 WIB

Keyla Norjanah, Siswi MIM 10 Jombang Raih Juara II Dalam lomba Tilawah Alqur’an

Jumat, 14 Maret 2025 - 07:53 WIB

MIM 10 Jombang Gelar Program Life Skill Ramadhan

Kamis, 27 Februari 2025 - 16:33 WIB

SMP MBS Jombang Luluskan 73 Siswa dalam Munaqosyah Al-Qur’an Metode Ummi Dihadiri Trainer Pusat

Minggu, 23 Februari 2025 - 18:49 WIB

MIM 10 Jombang Sapu Bersih Piala PORSENI Kecamatan Tembelang 2025

Berita Terbaru

Siswa MIM 10 Jombang mengumandangkan adzan

Pendidikan

MIM 10 Jombang Gelar Program Life Skill Ramadhan

Jumat, 14 Mar 2025 - 07:53 WIB