MuhammadiyahJombang.com – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM Jombang yang tergabung dalam komunitas Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) Cipayung Plus mengadakan dialog publik bersama DPRD Jombang, Rabu (19/2/25).
Acara tersebut digelar di Kedai Merdeka kota Jombang.
Hadir dalam acara diskusi ini, Donny Anggun, S.Sos, Wakil Ketua DPRD, Anas Burhani, Ketua Komisi B DPRD Jombang, dan M. Ishomuddin Haidar, Anggota DPRD Jombang.
Selain itu juga hadir Ayatulloh Khumaini, komisioner KPU Jombang, Achmad Zani, Komisioner Bawaslu Jombang, dan Mukari, S.Sos., M.Si, Akademisi dari Unversitas Darul Ulum Jombang.
Dalam dialog publik tersebut komunitas Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) Cipayung Plus menyampaikan harapan kepada bupati dan wakil bupati Jombang terpilih yang dilantik hari ini, Kamis (20/2/25).
Tema yang dijadikan bahan diskusi adalah “Menyongsong pemimpin baru kabupaten Jombang”‘.
Dalam diskusi itu, IMM Jombang fokus menyoroti terpangkasnya anggaran pendidikan sebagai imbas dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.
Dengan adanya inpres nomer 1 tahun 2025, IMM Jombang menilai, efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah beresiko akan mengorbankan hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Beberapa dampak dari pengurangan anggaran tersebut dipandang oleh IMM Jombang dapat menurunkan kualitas pendidikan dan bertambahnya angka putus sekolah.
Atas hal ini, Abdul Maliki, Ketua Umum IMM Jombang meminta agar Instruksi Presiden nomer 1 tahun 2025 dicabut atau dikaji ulang dan diganti dengan Instruksi Presiden yang lebih pro rakyat/mementingkan kepentingan ummat.
Sementara Donny Anggun, Wakil Ketua DPRD Jombang mengingatkan bahwa program pendidikan sudah masuk dalam visi-misi Bupati Jombang terpilih.
Untuk itu Anggun mengajak seluruh masyarakat termasuk mahasiswa untuk mengawalnya.
Sebab dengan banyaknya anggaran yang harus dipangkas sebagai konsekwensi dari “efisiensi anggaran” yang dilakukan pemerintah, maka banyak bidang yang harus dilakukan penyesuaian-penyesuaian, sehingga menurut Anggun, pemerintah harus bisa memilah dan memilih serta mengatur mana yang harus diprioritaskan.
Penulis : Abdul Maliki
Editor : Sultan Achmad