MuhammadiyahJombang.Com – Menyemarakkan 1 Abad berdirinya Muhammadiyah di Jombang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mojoagung menggelar acara 2 (dua) hari berturut – turut.
Sehari sebelumnya, Sabtu 26 Oktober 2024, telah diselenggarakan Pawai Ta’aruf yang diikuti ratusan peserta dari berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ada di Mojoagung. Kemudian pada Ahad pagi, 27 Oktober 2024, diselenggarakan Tabligh Akbar yang bertempat di Masjid Darun Najah, Desa Bandaran, Mojoagung.
Tak kalah dengan kegiatan pawai di hari sebelumnya, Tabligh Akbar ini juga dihadiri ratusan jama’ah dari berbagai AUM di Mojoagung. Selain jama’ah yang membludak, tabligh akbar yang menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sebagai narasumber ini, juga dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang. Mulai dari ketua, para wakil ketua, serta dari UPP dan majelis.
Tak ketinggalan, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Jombang juga hadir dalam gelaran acara yang diselenggarakan oleh PCM Mojoagung kali ini.
Sekitar pukul 06.13 WIB, segera setelah narasumber datang, MC membuka acara.
Salah satu siswi MI Muhammadiyah (MIM) 5 Mojoagung membacakan ayat suci Al – Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah yang dipandu oleh Paduan Suara SMA – SMK Muhammadiyah Mojoagung.
Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Taufik Faletehan, S.Pd selaku Ketua PCM Mojoagung. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan data detail tentang Cabang Mojoagung, diantaranya jumlah masjid yang dimiliki, serta jumlah AUM kesehatan dan pendidikan.

Melanjutkan sambutan sebelumnya, Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.P selaku Ketua PDM Jombang berpesan bahwa meskipun PCM Mojoagung telah berada di posisi atas, harus tetap melanjutkan berkarya, terutama dalam menghasilkan kader – kader unggul dan terus menyiapkan regenerasi ulama – ulama muda agar siap tampil mengemban amanah dakwah, baik pada level Jombang atau di atasnya. Oleh karenanya, kesempatan yang luas harus diberikan kepada calon – calon ulama besar yang berasal dari Mojoagung.
Ini bukan harapan kosong belaka, mengingat data yang ada menyebutkan bahwa banyak kader Muhammadiyah di Mojoagung yang merupakan alumni pesantren.

Memasuki acara inti yakni ceramah yang disampaikan oleh Dr. dr. Sukadiono, M.M selaku Ketua PWM Jawa Timur, yang ternyata juga asli wong njombang.
Banyak hal disampaikan oleh Pak Suko, begitu panggilan akrabnya, pada kesempatan kali ini.
Mengawali ceramahnya, beliau berpesan pada PCM Mojoagung terkait apapun masalah yang dihadapi oleh PCM nantinya, akan selalu ada PDM dan PWM yang selalu siap membantu.
Dalam ceramahnya yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam itu, banyak hal telah disampaikan oleh Pak Suko, di mana intinya adalah menjadi kader Muhammadiyah haruslah memiliki jiwa yang bijaksana.
Kebijaksanaan ini harus diaplikasikan dalam segala segi kehidupan, termasuk dalam dakwah dan berinteraksi dengan masyarakat.
Beliau juga menyentil aktivitas saling serang para asatidz di Indonesia yang mudah sekali menjustifikasi orang lain. Mudah mengkafirkan dan menyalahkan orang lain bukanlah suatu sikap yang bijaksana.
Beliau berharap aktivitas dakwah Muhammadiyah dapat disampaikan dengan bijaksana.
Terakhir, mengutip Q.S Al Hujurat ayat 6, Pak Suko berpesan agar sebagai kader Muhammadiyah juga harus bersikap bijaksana dalam menerima informasi atau berita, tidak ceroboh, dan tidak bersikap bodoh dalam menyikapi arus informasi yang sangat deras dalam berbagai media.
Salah satu jama’ah yang merupakan anggota ‘Aisyiyah ranting Karobelah menyampaikan rasa bahagianya dengan acara tabligh akbar kali ini.
Beliau merasa banyak sekali ilmu yang didapat dan dapat meluaskan jiwa.
Acara berakhir sekira pukul 07.30 WIB, ditutup dengan makan pecel bersama yang telah disiapkan oleh ibu – ibu ‘Aisyiyah PCA Mojoagung.
Tak hanya itu, juga hadir pada acara Tabligh Akbar kali ini, Rumah Sakit dan Klinik PKU Muhammadiyah Mojoagung yang menawarkan layanan pengobatan secara gratis kepada jama’ah, diantaranya pemeriksaan tulang, pemeriksaan tekanan darah, dan juga donor darah.***
Penulis : Nizza Nazillah. D – SMA SMK Muhammadiyah Mojoagung
Editor : Riska - MPaud Dasmen PDA Jombang