MuhammadiyahJombang.com – Pengajian Umum Ahad Pagi (PUAP) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumobito Jombang pada Ahad (5/3) menghadirkan ustadz Sinasan asal Kertosono Nganjuk membahas tentang bagaimana agar terhindar dari siksa api neraka.
“Materi yang disampaikan sangat menarik, Alhamdulillah jama’ah juga antusias hingga datang dari berbagai ranting,” ujar Kepala SMP M3 Al Muhlis Mentoro Sumobito Jombang, ustadz Suratman, S.Ag.
Kata ustadz Suratman mengulang isi materi yang disampaikan ustadz Sinasan, adapun amalan yang mampu menghindarkan dari api neraka di antaranya tidak khawatir ketika dalam kondisi takut.
Seseorang mampu menahan diri agar tidak cemas tentang bagaimana nasibnya pada masa datang. Sebab Allah sudah menjamin rezeki setiap hambaNya.
Berikutnya, kata ustadz Suratman, jika sangat menginginkan dan sangat membutuhkan. Artinya seseorang mampu menahan diri ketika banyak kemauan dan keinginan. Poin terakhir agar terhindar api neraka adalah mampu menahan diri ketika marah.
“Jangan sampai kita menasehati dengan perasaan marah, karena setan akan mudah masuk melalui pintu amarah sehingga apa yang di bicarakan adalah hinaan, cacian dan semisalnya,” tutur ustadz Suratman.
Menariknya dikatakan ustadz Suratman sebelum pengajian PUAP dimulai terlebih dulu ada opening pembacaan QS. Al Mulk dari siswa SD Muhammadiyah 1 Sumobito Jombang. (*)
Editor : Doni Osmon