Oleh Ubaidillah Ichsan
“A sincere person is never disappointed with the good deeds he has done because he believes Allah is All-seeing and will reward him fairly.”
“(Orang yang ikhlas tidak pernah kecewa dengan amal baik yang telah dia lakukan karena yakin Allah Maha melihat dan akan membalasnya dengan adil)”
Ikhlas merupakan satu-satunya jalan menuju surga. Tanpa keikhlasan suatu amal tidak akan diterima, dan tanpanya juga seorang hamba akan terjerumus ke dalam neraka.
Berusahalah untuk mengingat hal ini, ketika perasaaan tidak ikhlas itu kembali hadir.
Ikhlas adalah niat murni dalam melakukan sesuatu semata-mata karena Allah SWT, tanpa mengharapkan imbalan duniawi. Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya,
وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ
Artinya:
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (Qs. Al-Bayinah:5)
Yang dimaksud dengan agama yang lurus pada ayat di atas adalah terjauhkannya amal ibadah dari perkara-perkara syirik dan menuju kepada tauhid.
Maka disinilah pentingnya ikhlas dalam seluruh amal ibadah karena pengaruh ikhlas terhadap amalan itu sangatlah besar, amal yang kecil dan sedikit jika dilakukan dengan ikhlas dapat memperoleh pahala yang besar.
Maka oleh sebab itu keikhlasan merupakan faktor utama dan mendasar yang menjadi syarat diterimanya amal seseorang.
Ikhlas disini adalah rahasia antara manusia dengan Allâh Swt. Posisi keikhlasan terletak di hati, maka sangat mungkin seseorang mengaku ikhlas di mulut, namun hatinya berkata lain.
Oleh karena itu, hanya dirinya sendiri dan Allâh Swt semata yang mengetahui apakah ia telah benar-benar ikhlas atau tidak.
Marilah kita berdoa kepada Allâh Swt semoga kita semua termasuk di antara mereka yang mampu beramal dengan ikhlas.
Semoga bermanfaat.
Editor : Sultan Achmad