MuhammadiyahJombang.Com– Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 1 Jombang menggelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5RA), Jumat (22/10/24).
Tema yang diangkat dalam acara tersebut adalah “Suara Demokrasi Pemilihan Ikatan Pelajar Muhammadiyah”.
Acara tersebut digelar untuk meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pemahaman nilai – nilai pancasila dan konsep rahmatan til alamin sehingga dapat membentuk karakter peserta didik yang semangat belajar sepanjang hayat terutama dalam menghadapi kehidupan di lingkungan masyarakat.
Pemilihan ikatan pelajar Muhammadiyah dilaksanakan dengan beberapa tahap, pertama adalah sosialisasi pemahaman demokrasi dan pembuatan poster menarik untuk bekal pemilihan.
Kedua, debat antar pasangan calon ikatan pelajar Muhammadiyah serta penyampaian visi misi dari semua pasangan calon.
Kegiatan pemilihan atau pencoblosan dilaksanakan layaknya pemilu sungguhan.
Kegiatan proyek penguatan profil pelajar pancasila rahmatan lil alamin dengan tema suara demokrasi ini juga dimeriahkan dengan penampilam berbagai karya kreasi peserta didik, mulai dari tampilan berbagai tarian yang disuguhkan dari kelas VII- IX serta tampilan spektakuler tapak suci.
Kepala MTs Muhammadiyah 1 Jombang, Ika Nurdinana, S.Hum dalam sambutannya mengatakan pemilihan Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah momen penting dalam kehidupan Madrasah.
Menurutnya, pemilihan ini merupakan representasi dari kehendak dan aspirasi para siswa, sekaligus menjadi cermin dari karakter mereka sebagai pelajar Pancasila.
Melalui pemilihan ini, siswa diajak untuk berpikir kritis, mengevaluasi, dan memilih calon pemimpin yang dianggap mampu mewakili aspirasi dan kepentingan siswa secara luas.
Suara mereka menjadi manifestasi dari semangat demokrasi yang harus dijunjung tinggi sebagai wujud dari sikap mencintai tanah air dan bangsa.
Pemilihan Ketua IPM periode 2025/2026 adalah wujud penanaman demokrasi sejak dini dan merupakan implementasi dari P5.”
Waka kurikulum, Farid Faisal, menambahkan, pemilihan ketua ikatan pelajar Muhammadiyah sebagai kegiatan yang sangat bagus, karena dapat membentuk peserta didik yang memiliki kebebasan dalam memberikan hak pilih dan pendapat.
Menurutnya, kegiatan ini juga mengajarkan peserta didik untuk dapat berpartisipasi dalam menentukan sebuah keputusan yang bijak sebagai masyarakat yang taat aturan Negara dengan demokrasi .
Salah satu guru, Wiranda Dwi mengungkapkan bahwa, kegiatan ini dapat membantu peserta didik dengan mudah memahami demokrasi, menjadikan kegiatan ini sebagai wadah komunikasi yang baik dan bijak untuk bekal peserta didik memiliki karakter kepemimpinan di masa yang akan datang.”
Sementara salah satu pendidik, Immatus menyampaikan, saya sangat antusias dapat mengikuti kegiatan ini, saya juga berlatih kurang lebih 3-4 hari untuk persiapan tampilan Karena kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan tentang demokrasi Tetapi juga wadah kreasi dapat menampilkan bakat serta dengan demokrasi kita dapat menyampaikan aspirasi dan pendapat dalam sebuah penentuan keputusan.***
Penulis : Junanita