MuhammadiyahJombang.Com – Komisi Nasional (KOMNAS) Disabilitas Republik Indonesia mengunjungi rumah siswa Tunagrahita SMA Muhammadiyah 1 Jombang, Jumat (15/11/24) kemarin.
Kunjungan itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari pelatihan HKSR (Hak Kesehatan Seksual Reproduksi) & TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) terhadap disabilitas di hotel Fatma kota Jombang.
Pelatihan HKSR & TPKS disabilitas di hotel Fatma berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 14 hingga 15 November 2024.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan siswa disabilitas dari beberapa sekolah SLB dan reguler inklusif se Kabupaten Jombang.
Pelatihan itu dilakukan untuk mencegah dan menguatkan kelompok rentan disabilitas agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan proteksi diri dari kekerasan seksual.
SMA Muhammadiyah 1 memiliki siswa disabilitas tuna grahita, sehingga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“SMA Muhammadiyah 1 Jombang terpilih secara langsung oleh Cabdin Jombang dalam mengikuti kegiatan tersebut. Karena SMAM 1 tergolong sekolah inklusif dan ramah disabilitas” ujar Rachmad, guru Bimbingan Konseling (BK) SMAM 1.
Usai pelatihan, siswa tuna grahita SMAM 1 mendapat kunjungan langsung ke rumah dari Komnas Disabilitas.

“Kunjungan tersebut merupakan kebanggaan bagi kami selaku orangtua siswa penyandang disabilitas. Tentu menjadi perhatian dan motivasi kami untuk mendidik ananda lebih baik lagi kedepannya” ujar orangtua siswa tuna grahita dari SMAM 1.
Kunjungan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melakukan asesmen terhadap siswa disabilitas. Khususnya penanganan dari orangtua siswa dalam melakukan pengasuhan.
“Ini merupakan sinergitas yang baik antara SMAM 1, orangtua siswa, dan Komnas Disabilitas. Kami berharap terjalin hubungan yang baik diantara 3 unsur ini. Sehingga kami dapat maksimal dalam mendidik siswa yang tergolong disabilitas di SMAM 1” ujar Rachmad, guru BK SMAM 1.***
Penulis : Rafly
Editor : Sultan Achmad