MuhammadiyahJombang.com – Pengajian Umum Ahad Pagi (PUAP) Ahad 18 September 2022 di Masjid Baiturrahman Desa Segodo PCM Sumobito, kali ini menghadirkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, ustadz Dr Ir Abdul Malik, MP. IPU, ada yang hal penting disampaikan ustadz Abdul Malik ketika memberikan materi dalam program PUAP.
Hal ini disampaikan Ketua Cabang Sumobito, Muhamad Nasrullah disapa Nasrullah menyampaikan kehadiran ustadz Abdul Malik sebenarnya sudah lama ditunggu jama’ah. Sehingga ketika ustadz Abdul Malik hadir jama’ah yang datangpun hadir meluber melebihi jumlah sekitar tiga ratus lebih. Bahkan tidak hanya warga PCM Sumobito saja tetapi sebagian juga bersal dari PCM Mojoagung, Kesamben dan Tembelang.
“Alhamdulillah kemarin -ahad- beliau ustadz Abdul Malik bisa hadir. Semoga apa yang disampaikan dapat memotivasi jama’ah untuk terus berdakwah di masing-masing wilayahnya, khususnya mereka jama;’ah yang berusia muda,” ujar Nasyrullah.
Isi tausyiahnya? Nasrullah mengungkapkan sebelum menyampaikan tausiah ustadz Abdul Malik menyampaikan permintaan maaf karena baru sekarang bisa memenuhi undangan dari PCM Sumobito. Meski begitu kegiatan PUAP di sini dan PCM yang lain selalu dimonitornya.
Kedua, masih kata Nasrullah, menjelaskan bahwasannya ustadz Malik selaku Pimpinan Daerah Jombang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan PUAP di PCM Sumobito ini, karena tidak hanya setiap Ahad selalu ada PUAP tetapi jama’ah yang hadir kali ini juga banyak. Bahkan mencapai 300 jamaah lebih. Ini menunjukkan bahwa ghirroh Muhammadiyah Cabang Sumobito sangat hidup.
Menariknya, kata Nasrullah, menceritakan ketika mengawali tausiahnya, ustadz Malik mengawalinya dengan mengajukan pertanyaan kepada jama’ah yang hadir. Pertanyaan tersebut diulang kembali oleh Nasyrullah begini kalimatnya,
“Jika di depan saya ada dua kotak amal/infak, kotak A bertuliskan infak untuk pembangunan masjid sedangkan kotak B bertuliskan infak untuk pembinaan ustadz/ ustadzah TPQ atau mubaligh muda Muhammadiyah, kotak mana yang lebih cepat penuh?”
Mendengar pertanyaan tersebut, lanjut Nasrullah, maka spontan para jama’ah kompak memilik kotak A.
Jawaban ini sudah diprediski ustadz Malik sebelumnya. Sebab jawaban ini sama dengan sebagian besar muslim pada umumnya. Karena pembangunan masjid dan gedung AUM jauh lebih populer bagi para pemimpin persyarikatan.