MuhammadiyahJombang.Com – SMK Muhammadiyah 2 jogoroto Jombang menggelar peringatan Hari Pahlawan, Senin (11/11/24).
Peringatan hari Pahlawan tersebut dilakukan dengan menggelar upacara di halaman SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto.
Upacara tersebut dilaksanakan dengan mendatangkan Kapt. Endang Prabowo, anggota Koramil Jogoroto sebagai inspektur upacara.
Sementara yang menjadi petugas upacara adalah siswa kelas X Ak 3.
Selain siswa/I SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto, siswa/I MTs Muhammadiyah 2 Jogoroto juga iktu hadir menjadi peserta uapacara.
Dalam amanatnya, Endang Prabowo, mengajak seluruh peserta upacara untuk memaknai peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum pembaruan semangat dan dedikasi.
Endang Prabowo juga menekankan pentingnya kehadiran warga negara yang mampu berinovasi dan mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangan masa kini.

Selain upacara, peringatan Hari Pahlawan nasional di SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto juga dimeriahkan dengan pembacaan Puisi karya Chairil Anwar oleh Rena Desi, siswi kelas X Ak 3.
Selain itu ada juga penampilan drama kolosal yang mengisahkan “Insiden Hotel Yamato” oleh pengurus IPM, XI Tsm, serta XII AK 1 dan 2.
Setelah upacara selesai, Ust. Rofii, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto membuka acara lomba dalam rangka memperingati hari Pahwalan.
Cukup beragam lomba yang digelar, mulai dari fashion show dan cosplay, membaca puisi, membuat poster dengan teknik kolase, dan membuat video pendek yang bertemakan Hari Pahlawan.
“Setiap anak memiliki skill dan kreativitasnya masing masing, maka dengan adanya lomba-lomba seperti ini, diharapkan anak-anak dapat mencurahkan kreativitasnya dan dapat menumbuhkan rasa tanggungjawab yang baik,” ujar Ust. Rofii, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto.

Lomba ini tidak hanya digelar untuk menyemarakkan Hari Pahlawan saja, tapi juga untuk mengasah kreatifitas, skill, rasa tanggungjawab, serta kemampuan bekerjasama siswa.
Pada lomba fashion show dan cosplay, terdapat 13 pasang peserta yang memakai kostum ala pahlawan, Seperti busana Cut Nyak Dhien, I Gusti Ngurah Rai, Martha Christina Tiahahu dan lain lain.
Lomba membaca puisi juga tidak kalah menariknya.
Lomba baca puisi diikuti oleh satu siswa dari setiap kelasnya.
Puisi yang dibaca juga beragam, ada yang membaca puisi karya sendiri dan ada pula yang membaca puisi karya Peri Sandi Huizche yang berjudul ” Mata Luka Sengkon Karta”.
Setiap kelas juga membawa tim berjumlah 4 siswa untuk mengikuti lomba membuat poster dengan teknik kolase.
Lomba dengan teknik kolase ini menggunakan sampah plastic untuk bahan utamanya, sebagai salah satu bentuk mengurangi jumlah sampah plastik.
Lomba yang satu ini dilaksanakan secara bersamaan dengan lomba membaca puisi.
Dengan waktu hanya 2 jam lamanya, tiap-tiap tim bekerjasama mulai dari menggambar sketsa, menggunting sampah plastik, hingga menempelkannya menjadi sebuah hiasan.
Setelah waktu berakhir, tiap peserta segera mengumpulkan karya yang telah dibuat kepada panitia untuk penjurian.

Sedangkan pada lomba membuat video pendek, para siswa diberi waktu selama 1 minggu sebelum berlangsungnya acara.
Video-video yang diambil pun memiliki tema yang cukup beragam, misalnya tema penjajahan, tema peperangan, hingga menceritakan salah satu tokoh pahlawan.
Pada lomba ini, para siswa juga diwajibkan untuk menunjuk satu tim beranggotakan minimal 4 orang.

Setelah perlombaan selesai, panitia mengumumkan para juara dari masing-masing lomba.
Para pemenang dari berbagai lomba itu adalah:
Fashion show
1. X Ak 1
2. X Ak 2
3. XII Ak 1
Puisi
1. X Ak 3
2. X Ak 1
3. XII Ak 1
Poster
1. XII Ak 1
2. XI Tsm 3
3. XII Tsm 1
Video Pendek
1. XII Ak 1
2. X Ak 2
3. XII AK 2
Penulis : Devi
Editor : Sultan Achmad