MuhammadiyahJombang.Com – Pasca ujian tahfidz, santri SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jazaul Ihsan Jombang mengadakan Rihlah Akbar, kemarin.
Rihlah Akbar merupakan kegiatan mendaki gunung yang rutin dilakukan setiap satu tahun sekali,
Rihlah akbar tersebut diikuti oleh seluruh siswa SMA MBS Jombang mulai dari tanggal 25 hingga 27 Oktober 2024.
Gunung yang dituju kali ini adalah gunung Penanggungan yang memiliki ketinggian 1.653 mdpl.
Meski menguras tenaga dan penuh tantangan, namun para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Didampingi oleh dua guru, para siswa berangkat dari sekolah pada pukul 13.00 WIB.
Dengan mengendarai mobil elf, mereka meluncur menuju gunung Penanggungan.
Sekitar pukul 16.30 WIB, para siswa tiba di basecamp Tamiajeng Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto.
Setelah beristirahat dan menunaikan shalat Maghrib, mereka mulai melakukan pendakian.
Ada empat pos yang dilalui. Pada setiap pos tersebut, para siswa beristirahat untuk melepas lelah.
Setelah menempuh perjalanan selama empat jam, mereka tiba di puncak Bayangan pada pukul 22.00 WIB.
Di tempat itulah, para siswa mendirikan tenda untuk bermalam.
Keesokan harinya, sekitar pukul 03.30 WIB, para siswa melanjutkan perjalananya lagi menuju puncak gunung.
Setelah berjuang keras selama dua jam, pada pukul 05.30 WIB, tibalah mereka di puncak gunung penanggungan.
Di area puncak, para siswa tak lantas mau beristirahat. Karena terpesona oleh keindahan alam yang ada di puncak gunung Penanggungan, mereka memilih menikmatinya dengan bersuka ria dan berfoto bersama.
Hebatnya, meski posisinya berada di puncak gunung, ternyata ada seorang ibu paruh baya yang menjajakan dagangannya berupa gorengan hangat dan minuman.
Menikmati suasana puncak gunung yang indah sambil mencicipi jajanan yang dijual ibu paruh baya itu tentu saja membuat suasana di puncak gunung Penanggungan menjadi lebih menyenangkan.
Puas menikmati pesona alam di puncak gunung Penanggungan yang memukau, satu jam kemudian para siswa mulai turun.
Setelah tiba di basecamp dan beristirahat, mereka kemudian melanjutkan perjalanan dengan mengendarai truk menuju ke sebuah vila yang ada di Kecamatan pacet.
Di vila itulah, para siswa kemudian beristirahat hingga keesokan harinya pulang dan tiba di SMA MBS Jombang sekitar pukul 16.30 WIB.
Elvinda Harmonis, Wakil Kepala SMA MBS Jombang menyebut, total ada 22 siswa yang mengikuti Rihlah Akbar.
Menurutnya, Rihlah Akbar sengaja digelar untuk memberikan kesempatan kepada para siswa refreashing dan melepas lelah setelah mengikuti ujian tahfidz dan ujian tulis.
“Pasca Rihlah akbar, saya berharap para siswa merasa bergembira sehingga dapat kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan penuh semangat”, ujar Elvinda Harmonis.
Hal senada juga diungkapkan oleh Naufal, Ketua pelaksana Rihlah Akbar.
Dari kegiatan tersebut, ia mengaku mendapatkan banyak hikmah terutama dalam melatih kebersamaan dan kekompokan.
“Pelajaran yang bisa kita ambil dari kegiatan Rihlah Akbar ini adalah rasa kebersamaan, melatih kekompakan tim, serta mengagumi ciptaan Allah SWT”, ungkap Naufal.
Penulis : Tim SMA MBS Jombang
Editor : Sultan Achmad